Gresik (beritajatim.id) – Kepedulian terhadap lingkungan sekaligus penguatan ketahanan pangan terus digaungkan Polres Gresik. Bersama Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Cabang Gresik, jajaran kepolisian menggelar aksi penanaman puluhan pohon produktif di kawasan Asrama Polisi (Aspol) Randuagung, Kecamatan Kebomas.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata Polres Gresik Polda Jatim dan Bhayangkari dalam memanfaatkan lahan yang sebelumnya kurang optimal, sekaligus mendorong terciptanya ruang hijau yang lebih sejuk dan sehat di wilayah perkotaan.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menjelaskan, bibit yang ditanam terdiri dari berbagai jenis tanaman produktif dan pohon peneduh. Beberapa di antaranya mangga, sono, klengkeng, jambu kristal, jambu air, hingga sawo jumbo.
Menurut AKBP Ramadhan Nasution, gerakan penanaman pohon ini merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan masyarakat di masa depan, baik dari sisi ekologi maupun ketahanan pangan lokal.
Ia menegaskan bahwa aksi tersebut bukan hanya sekadar kegiatan simbolis, tetapi bagian dari komitmen institusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di Kabupaten Gresik.
Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Ny. Yanggi Ramadhan menyampaikan bahwa penghijauan ini dilakukan sebagai bentuk aksi konkret dalam menciptakan lingkungan yang lebih asri. Ia menilai penanaman pohon buah menjadi pilihan strategis karena dapat memberikan manfaat ganda, yakni memperindah kawasan sekaligus menghasilkan nilai ekonomi.
Ny. Yanggi Ramadhan juga menyoroti kondisi Kabupaten Gresik yang dikenal sebagai kawasan industri dengan suhu udara relatif tinggi. Karena itu, penanaman pohon dinilai menjadi salah satu langkah mitigasi terhadap dampak perubahan iklim, termasuk menghadapi cuaca ekstrem yang dipengaruhi fenomena El Nino.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara Polri dan Bhayangkari kembali diperkuat, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan pemerintah daerah maupun sektor industri dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Aksi penanaman pohon produktif tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keseimbangan ekosistem, menciptakan udara yang lebih bersih, serta mendukung ketahanan pangan berbasis lingkungan berkelanjutan di Kabupaten Gresik. (tin)


as a preferred source on Google




