Jakarta (beritajatim.id) – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Regional Kalimantan Subholding Upstream Pertamina kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesehatan dan keselamatan kerja dengan meraih NAKER AWARD 2024 dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Penghargaan bergengsi ini diserahkan pada Jumat lalu di Jiexpo Kemayoran Hall-C, Jakarta, dan dihadiri oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah, serta sejumlah pejabat tinggi dan perwakilan perusahaan.
Grup PHI yang menerima penghargaan antara lain PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field yang memperoleh Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident Award), serta PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dan PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) yang meraih penghargaan kategori platinum untuk Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS di Tempat Kerja.
Penghargaan tersebut diterima oleh perwakilan PHI, termasuk Senior Manager Production & Project Zona 9, Ade Diar Suhendar, dan Manager Health Regional 3, dr. Bambang Darmawan.
NAKER AWARD 2024 diberikan sebagai apresiasi atas kinerja perusahaan dalam pengelolaan ketenagakerjaan, dengan fokus pada kesehatan dan keselamatan kerja. Tahun ini, ajang tersebut mengusung tema “Akselerasi Transformasi Ketenagakerjaan Untuk Indonesia Emas 2024: Kompetensi, Kemandirian, dan Berdaya Saing.”
Direktur Utama PHI, Sunaryanto, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan pengakuan atas upaya kolaboratif perusahaan dalam meningkatkan budaya keselamatan. “Penghargaan ini adalah hasil dari kerja sama yang baik antara perusahaan, mitra kerja, dan pemangku kepentingan, yang semuanya berperan penting dalam membangun lingkungan kerja yang selamat dan berkelanjutan,” ujar Sunaryanto.
Ia menambahkan bahwa penerapan praktik keselamatan terbaik adalah kunci untuk menjaga keberhasilan operasional dan bisnis migas PHI di Kalimantan. “Kinerja keselamatan yang unggul mendukung stabilitas produksi di lapangan migas onshore dan offshore,” lanjutnya.
Selain penghargaan tersebut, PHI dan anak perusahaannya juga aktif dalam program-program keselamatan, seperti pelatihan lifeguard di pantai Pangempang yang diselenggarakan oleh PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) dan simulasi penanggulangan keadaan darurat di PEP Tarakan Field.
PT Pertamina Hulu Indonesia, sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, terus berkomitmen menjalankan operasional hulu migas di Kalimantan sesuai prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), dengan visi menjadi perusahaan migas kelas dunia. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PHI turut berkontribusi dalam bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, infrastruktur, dan tanggap bencana. (ren)


as a preferred source on Google




