Surabaya (beritajatim.id)– Roblox merupakan situs permainan yang memiliki lingkup sangat luas karena tidak hanya mencakup satu negara, melainkan seluruh negara yang memungkinkan berbagai orang dapat saling berinteraksi secara langsung.
Namun, roblox kini menjadi perbincangan panas dikalangan anak muda dan orang tua. Roblox dapat menjadi bukti nyata kalau game bukan soal grafik atau genre—tapi soal komunitas dan sayangnya, komunitas roblox sekarang tidak seaman dulu.
Ada anggapan bahwa game roblox memicu dampak buruk bagi anak-anak, hal ini menjadi satu konflik yang sedang berlangsung. Tapi, pernah gak sih kalian bertanya-tanya apa yang menjadikan roblox sebagai game ‘toxic’ ini?
Fitur chat dan Voice.
Roblox menjadi titik kumpul berbagai jenis orang yang berasal dari seluruh penjuru dunia. Hal ini memungkinkan interaksi secara langsung abaik menggunakan fitur chat mau pun voice.
Meskipun Roblox punya filter chat yang sensor kata-kata kasar, nyatanya banyak yang masih bisa nyelipin kata toxic pakai simbol, singkatan, atau kode yang kerap kali menimbulkan suasana tidak nyaman.
Selain itu, fitur voice dalam roblok memiliki beberapa persyaratan, yaitu dengan mendaftar menggunakan ktp. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menghindarkan anak-anak di bawah umur terlibat jauh dengan orang dewasa. Akan tetapi, justru banyak dari pemain roblox adalah anak-anak dibawah umur dengan menggunakan ktp orang tuanya. Hal ini memicu terjadinya toxic dalam roblox.
Komunitas sebagai kunci
Masalah toxic bukan berasal daei gamenya, tapi di pemainnya. Banyak yang masih kecil tapi udah ikut-ikutan toxic, atau justru pemain yang lebih tua malah ngegas duluan yang bikin suasana menjadi tidak sehat. Sayangnya, nggak semua player bisa mengatur emosi atau ngerti etika digital. Kebanyakan pemain roblox adalah anak muda dan anak dibawah umur sehingga pengaruh komunitas sangat menentukan sikap dan perilaku.
Suatu komunitas dapat menentukan bagaimana sikap yang dimiliki dalam setiap pemain. Komunitas yang baik akan menjadikan anggota tertib dan baik, sedangkan komunitas yang kurang baik dapat menjadikan anggota terpengaruh dan menjadi toxic baik dalam berbicara mau pun bertindak.
Pengawasan Orang Tua
Banyak dari orang tua merasa marah dengan game roblox karena dapat membuat anaknya lupa waktu, padahal permasalahan ada pada bagaimana pengawasan yang diberikan oleh orang tua. Roblox menjadi situs permainan yang menjadi pusat interaksi banyak orang, dan disinilah pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak agar anak tidak terjerumus pada hal-hal yang tidak diinginkan.
Untuk yang masih menyebut roblox sebagai game toxic, coba kalian pikir ulang karena sebuah game tidak akan bisa dimainkan tanpa pemain. Semuanya kembali bergantung pada tindakan dan etika pemain itu sendiri, jadi sangat penting untuk dapat mengontrol dan menjaga perilaku baik di dunia nyata maupun di dunia digital.
Filter circle-mu, aktifin fitur mute chat kalau perlu, dan jangan ragu laporin yang toxic. Karena seseru apa pun gamenya, kalau isinya penuh drama dan ejekan, ya nggak sehat juga buat mental. [aje]


as a preferred source on Google




