Jakarta (beritajatim.id) – Jajaran komisaris dan direksi PT Pertamina Drilling Services Indonesia menggelar Safari Ramadan di wilayah Project Kawasan Timur Indonesia (KTI) yang berlokasi di Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum bagi manajemen perusahaan untuk memperkuat komunikasi dengan para pekerja di lapangan sekaligus menegaskan komitmen terhadap budaya keselamatan kerja di industri pengeboran migas.
Pimpinan Perusahaan Hadir Langsung
Safari Ramadan tersebut dihadiri sejumlah pimpinan perusahaan, di antaranya Komisaris Utama Gema Iriandus Pahalawan dan Komisaris Adhi Brahmantya.
Dari jajaran direksi, turut hadir Direktur Utama Avep Disasmita, Direktur Keuangan Theo Satria, serta Direktur Pemasaran dan Pengembangan Jufrihadi bersama manajemen lainnya.
Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda perusahaan untuk mempererat hubungan antara manajemen dan pekerja di wilayah operasi, khususnya di Kawasan Timur Indonesia yang memiliki peran penting dalam aktivitas pengeboran perusahaan.
Apresiasi Kinerja Tim Wilayah KTI
Dalam kesempatan tersebut, Avep Disasmita menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah berkontribusi terhadap peningkatan kinerja operasional perusahaan di wilayah KTI.
Menurutnya, berbagai upaya perbaikan yang dilakukan sepanjang waktu terakhir telah memberikan hasil positif bagi perusahaan. Namun di tengah upaya peningkatan produktivitas, ia menegaskan bahwa aspek keselamatan kerja harus tetap menjadi prioritas utama.
Ia juga mengingatkan seluruh kru agar selalu bekerja secara waspada dan mengutamakan standar keselamatan dalam setiap aktivitas operasional.
Penerapan Stop Work Authority Ditekankan
Salah satu poin penting yang ditekankan dalam kegiatan tersebut adalah penerapan Stop Work Authority (SWA) oleh seluruh pekerja tanpa memandang jabatan atau posisi.
Avep menilai budaya keselamatan tidak dapat berjalan optimal tanpa keberanian pekerja untuk menghentikan pekerjaan ketika menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan.
Selain itu, manajemen juga menekankan pentingnya pelaksanaan Job Safety Analysis (JSA) sebelum setiap aktivitas kerja dimulai. Analisis tersebut menjadi langkah pencegahan untuk memastikan seluruh pekerjaan telah direncanakan secara aman dan terukur.
Manajemen juga mendorong pekerja untuk aktif berpartisipasi dalam tailgate meeting, yaitu forum komunikasi sebelum pekerjaan dimulai yang memungkinkan adanya dialog dua arah antara pekerja dan pengawas lapangan.
Target Zero Accident Tahun 2026
Dalam arahannya, Avep menegaskan bahwa perusahaan menargetkan pencapaian zero accident pada tahun 2026.
Target tersebut bukan sekadar slogan perusahaan, tetapi komitmen bersama seluruh pekerja dan manajemen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman di setiap operasi pengeboran.
Budaya keselamatan ini juga menjadi bagian dari implementasi standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang diterapkan secara konsisten di seluruh wilayah operasi perusahaan.
Komisaris Dorong Kinerja Lebih Baik
Pada kesempatan yang sama, Komisaris Utama Gema Iriandus Pahalawan juga menyampaikan apresiasi atas capaian positif perusahaan sepanjang tahun 2025.
Ia menilai kinerja tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan performa perusahaan pada tahun 2026. Meski demikian, ia mengingatkan agar seluruh jajaran tidak cepat berpuas diri dan terus memperkuat budaya keselamatan kerja.
Menurutnya, peningkatan kinerja operasional harus berjalan seiring dengan komitmen menjaga standar keselamatan dan lingkungan di setiap kegiatan pengeboran.
Management Walkthrough ke Rig Operasi
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, rombongan manajemen juga melakukan Management Walkthrough (MWT) ke rig PDSI#22.2/OW700-M.
Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung implementasi standar keselamatan serta memastikan operasional di lapangan berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan perusahaan.
Melalui kegiatan Safari Ramadan tersebut, manajemen Pertamina Drilling berharap dapat memperkuat sinergi, komunikasi, serta komitmen bersama dalam membangun budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan di seluruh wilayah operasi, khususnya di Kawasan Timur Indonesia. (ren)


as a preferred source on Google




