Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»Senat AS Tolak Resolusi Pembatasan Kewenangan Trump soal Iran, Dua Senator Republik Berbalik Sikap

Senat AS Tolak Resolusi Pembatasan Kewenangan Trump soal Iran, Dua Senator Republik Berbalik Sikap

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Internasional 25 Juni 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Washington (beritajatim.id) – Dinamika politik di Amerika Serikat kembali memanas setelah Senat AS menolak sebuah resolusi yang bertujuan membatasi kewenangan Presiden Donald Trump dalam menangani konflik dengan Iran. Keputusan yang diambil pada Rabu (25/6) waktu setempat itu terjadi hanya sehari setelah majelis yang sama meloloskan resolusi berbeda yang menyerukan penghentian perang dengan Iran, sebuah langkah yang dianggap sebagai teguran politik terhadap Gedung Putih.

Pemungutan suara terbaru menghasilkan penolakan terhadap resolusi tersebut dengan perolehan suara 50 berbanding 47. Hasil ini menunjukkan perubahan sikap sejumlah senator Partai Republik yang sebelumnya mendukung upaya pengawasan lebih ketat terhadap kebijakan presiden terkait konflik Iran.

Perkembangan tersebut terjadi di tengah upaya pemerintah Amerika Serikat untuk melanjutkan negosiasi dengan Teheran guna mencapai kesepakatan jangka panjang yang dinilai dapat meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah. Di sisi lain, perdebatan mengenai batas kewenangan presiden dalam mengambil keputusan terkait operasi militer dan kebijakan luar negeri kembali menjadi sorotan di Washington.

Sehari sebelumnya, Senat AS mengesahkan resolusi dengan hasil suara 50-48 yang menyerukan diakhirinya perang dengan Iran. Meski tidak memiliki kekuatan hukum yang signifikan untuk membatasi tindakan presiden secara langsung, langkah itu dipandang sebagai sinyal politik bahwa sebagian anggota Senat menginginkan pengawasan yang lebih besar terhadap kebijakan luar negeri pemerintah.

Secara konstitusional, presiden Amerika Serikat memiliki hak veto terhadap berbagai produk legislasi yang dianggap bertentangan dengan kebijakan pemerintah. Karena itu, banyak pengamat menilai resolusi tersebut lebih bersifat simbolis daripada menjadi instrumen yang dapat secara nyata membatasi kewenangan eksekutif.

Baca Juga:  Ulang Tahun ke-68, Presiden Lazio Claudio Lotito Dapat Ucapan Khusus dari Klub

Donald Trump merespons hasil pemungutan suara pada Selasa dengan nada keras. Presiden menilai langkah Senat tersebut tidak tepat waktu dan justru berpotensi mempersulit proses diplomasi yang sedang dijalankan pemerintahnya terhadap Iran.

Sejumlah media Amerika Serikat melaporkan bahwa Trump juga menyampaikan ketidakpuasannya secara langsung kepada para senator Partai Republik dalam sebuah pertemuan tertutup di Capitol Hill pada Rabu. Dalam pertemuan itu, presiden disebut melontarkan berbagai kritik terhadap anggota partainya yang dianggap tidak sejalan dengan sikap Gedung Putih.

Menurut laporan media setempat, Senator John Kennedy menggambarkan suasana pertemuan tersebut sebagai sangat tegang. Sejumlah peserta yang hadir juga menyebut Trump menyampaikan berbagai keluhan dan keberatan terkait langkah politik yang diambil sebagian senator Republik.

Beberapa jam setelah pertemuan tersebut, dua senator Republik yang sebelumnya dikenal mendukung pengawasan terhadap kebijakan perang Iran, yakni Rand Paul dan Bill Cassidy, dilaporkan mengubah posisi politik mereka. Keduanya memilih mendukung sikap presiden dalam pemungutan suara terbaru, sehingga memperkuat posisi Gedung Putih dalam menghadapi tekanan dari parlemen.

Meski demikian, hasil pemungutan suara pada Rabu tidak mengubah ataupun membatalkan resolusi yang telah disahkan sehari sebelumnya. Resolusi pertama tetap berlaku sebagai pernyataan politik Senat, sementara hasil terbaru hanya menunjukkan adanya perubahan dukungan terhadap langkah pembatasan kewenangan presiden.

Trump menyambut hasil pemungutan suara terbaru dengan lebih positif. Melalui platform Truth Social, ia menilai keputusan Senat tersebut mengirimkan pesan tegas kepada Iran dan memperkuat posisi Amerika Serikat dalam menghadapi berbagai tantangan geopolitik di kawasan.

Baca Juga:  UEFA dan FIFA Belum Bahas Sanksi untuk Israel di Kompetisi Sepak Bola

Perkembangan ini menunjukkan bahwa isu Iran masih menjadi salah satu topik paling sensitif dalam politik Amerika Serikat. Selain menyangkut keamanan nasional dan kebijakan luar negeri, persoalan tersebut juga mencerminkan dinamika hubungan antara Gedung Putih dan Kongres, terutama menjelang berbagai agenda politik penting yang dapat memengaruhi arah kebijakan Washington di masa mendatang. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Andy Burnham

Starmer Mundur, Andy Burnham jadi Kandidat Terkuat Perdana Menteri Baru Inggris

24 Juni 2026 Internasional
Selat Hormuz

Iran Pastikan Selat Hormuz Kembali Normal, Pelayaran Dagang Pulih Pascakesepakatan dengan AS

23 Juni 2026 Internasional
Keir Starmer

Keir Starmer Umumkan Mundur dari Pimpinan Partai Buruh, Suksesi Tuntas Sebelum Parlemen Kembali

22 Juni 2026 Internasional
Selat Hormuz

Kapal Tanker Saudi Mulai Lintasi Selat Hormuz, Pasar Minyak Pantau Dampak Perdamaian AS-Iran

18 Juni 2026 Internasional
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

AS dan Iran Teken Kesepakatan Awal Akhiri Konflik Teluk, Negosiasi Gencatan Senjata Permanen Berlanjut

16 Juni 2026 Internasional
Shehbaz Sharif

AS dan Iran Capai Kesepakatan Damai, MoU Dijadwalkan Ditandatangani di Swiss pada 19 Juni 2026

15 Juni 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

Andy Burnham

Starmer Mundur, Andy Burnham jadi Kandidat Terkuat Perdana Menteri Baru Inggris

24 Juni 2026
Berita Terbaru
Pemkot Mojokerto membangun jamban sehat bagi 65 keluarga MBR melalui program BSSI 2026 untuk meningkatkan sanitasi dan kesehatan lingkungan.

Pemkot Mojokerto Bangun Jamban Sehat untuk 65 Keluarga MBR, Perkuat Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan

25 Juni 2026
Polres Lamongan mengungkap jaringan ganjal ATM lintas daerah. Lima tersangka residivis ditangkap bersama alat kejahatan dan mobil berpelat palsu.

Polres Lamongan Bongkar Jaringan Ganjal ATM Lintas Daerah, Lima Residivis dari Banten dan Lampung Ditangkap

25 Juni 2026

Merlin, Bebek Berjersey Meksiko yang Mendadak Jadi Maskot Tak Resmi Piala Dunia 2026

25 Juni 2026
DJP Jawa Timur menyita 230 aset milik 158 penunggak pajak dengan nilai Rp24,9 miliar dalam Pekan Sita Serentak untuk mengamankan penerimaan negara.

DJP Jatim Sita 230 Aset Penunggak Pajak Senilai Rp24,9 Miliar, Tunggakan Capai Rp621,2 Miliar

24 Juni 2026
Polsek Candi merespons laporan dugaan sabung ayam di Sidoarjo. Hasil pengecekan menunjukkan tidak ditemukan aktivitas perjudian maupun barang bukti.

Polsek Candi Tindaklanjuti Laporan Dugaan Sabung Ayam di Sidoarjo, Tak Temukan Praktik Perjudian

24 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.