Surabaya (beritajatim.id) – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Surabaya resmi rampung. Setelah menyelesaikan proses penerimaan siswa baru tingkat SD, Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) kini memusatkan perhatian pada pelaksanaan SPMB jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang telah memasuki tahapan jalur afirmasi dan mutasi.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menyampaikan bahwa seluruh tahapan penerimaan siswa SD, mulai dari pendaftaran hingga daftar ulang, telah berjalan sesuai jadwal. Menurutnya, proses penerimaan berlangsung lancar dan para calon peserta didik yang dinyatakan diterima telah menyelesaikan registrasi ulang.
Meski demikian, Febrina mengingatkan orang tua yang anaknya belum memperoleh sekolah tujuan agar segera memanfaatkan pilihan sekolah lain yang masih tersedia, termasuk sekolah swasta di sekitar tempat tinggal. Dispendik, kata dia, telah berkoordinasi dengan berbagai sekolah swasta untuk memastikan seluruh anak usia sekolah tetap mendapatkan akses pendidikan pada tahun ajaran baru.
Selain memastikan pemerataan akses pendidikan, Dispendik juga mengajak seluruh satuan pendidikan memanfaatkan masa libur sekolah untuk meningkatkan kualitas layanan. Pembenahan fasilitas, penyempurnaan metode pembelajaran, hingga persiapan menyambut tahun ajaran baru dinilai menjadi langkah penting agar proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal.
Sementara itu, proses SPMB jenjang SMP telah memasuki jalur afirmasi dan mutasi yang berlangsung pada 25–26 Juni 2026. Tahapan ini menjadi bagian awal sebelum seleksi berlanjut ke jalur prestasi dan domisili.
Febrina menjelaskan, setelah proses afirmasi dan mutasi selesai disertai pengumuman hasil serta daftar ulang, Dispendik akan membuka jalur prestasi. Jalur tersebut meliputi prestasi lomba, penghafal kitab suci, serta prestasi akademik yang didasarkan pada nilai rapor dan hasil Tes Kemampuan Akademik.
Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, pendaftaran jalur prestasi lomba dan penghafal kitab suci berlangsung pada 27–29 Juni 2026, sedangkan hasil seleksinya diumumkan pada 30 Juni 2026. Selanjutnya, jalur prestasi akademik dibuka pada 1–3 Juli 2026 dengan pengumuman hasil pada 4 Juli 2026.
Tahapan terakhir dalam SPMB SMP adalah jalur domisili yang dijadwalkan berlangsung pada 5–6 Juli 2026. Hasil seleksi diumumkan pada 7 Juli 2026, sementara pemenuhan kuota dan proses daftar ulang dijadwalkan pada 8 Juli 2026.
Dispendik juga mengingatkan seluruh calon peserta didik dan orang tua agar kembali memeriksa kelengkapan data maupun dokumen yang telah diunggah ke dalam sistem. Ketelitian dalam memastikan data administrasi dinilai penting agar proses seleksi tidak mengalami kendala.
Febrina menegaskan bahwa pemetaan penerimaan siswa SMP masih mengacu pada data Kartu Keluarga (KK) Kota Surabaya. Oleh karena itu, masyarakat disarankan memilih sekolah yang lokasinya berada dekat dengan domisili agar peluang diterima lebih besar sekaligus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dispendik Surabaya berharap seluruh tahapan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berjalan lancar hingga selesai. Dengan pelaksanaan yang transparan dan sesuai jadwal, pemerintah daerah menargetkan seluruh calon peserta didik memperoleh kesempatan mengakses pendidikan sesuai jalur dan ketentuan yang telah ditetapkan. (aga)


as a preferred source on Google




