Jakarta (beritajatim.id) – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengapresiasi hasil survei yang dilakukan oleh Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) Universitas Gadjah Mada (UGM).
Survei tersebut mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan transportasi selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru 2024/2025).
Hasilnya menunjukkan 86 persen responden merasa puas dan sangat puas dengan penyelenggaraan transportasi selama periode tersebut.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa survei ini menjadi bahan evaluasi penting untuk terus meningkatkan layanan transportasi di masa mendatang.
“Kami sangat mengapresiasi hasil survei ini. Tingginya tingkat kepuasan masyarakat mencerminkan bahwa kebijakan dan program yang diterapkan selama Nataru berjalan efektif. Namun, kami tetap mencermati aspek-aspek yang memerlukan perbaikan untuk memastikan pengalaman perjalanan yang lebih baik di masa depan,” ujar Menhub Dudy di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Minggu (12/1/2025).
Indeks Kepuasan 88,28 Persen
Survei yang melibatkan 5.804 responden di tujuh provinsi dan berbagai simpul transportasi utama ini mencatat Indeks Kepuasan Pengguna Transportasi sebesar 4,39 dari skala 5, atau setara dengan 88,28 persen, masuk dalam kategori sangat puas.
Aspek keamanan sarana transportasi mencatat skor tertinggi, yakni 4,6 dari 5 atau 92,31 persen. Moda kereta api menjadi moda transportasi dengan indeks kepuasan tertinggi, yaitu 4,6 atau 92,59 persen.
Survei juga mencatat 89,7 persen responden mendukung kebijakan pemerintah selama Nataru 2024/2025, termasuk program mudik gratis dan penurunan harga tiket pesawat domestik sebesar 10 persen.
Kebijakan ini dinilai sangat membantu masyarakat dalam menikmati perjalanan yang lebih terjangkau.
Kemenhub bersama para pemangku kepentingan telah menerapkan sejumlah kebijakan strategis selama Nataru, di antaranya:
- Program Mudik Gratis untuk moda transportasi laut dan angkutan motor.
- Penurunan harga tiket pesawat domestik sebesar 10 persen.
- Manajemen lalu lintas di jalan tol dan non-tol melalui skema one way, contra flow, dan pengelolaan rest area.
- Optimalisasi layanan angkutan umum, termasuk inovasi pada moda kereta api.
“Kami berkomitmen terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi, tidak hanya saat Nataru, tetapi juga pada momen mudik lainnya seperti Lebaran 2025. Evaluasi hasil survei ini akan menjadi prioritas perbaikan ke depan,” tambah Menhub Dudy.
Menhub Dudy turut mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung suksesnya angkutan Nataru 2024/2025, serta kepada para pemangku kepentingan yang telah bekerja sama untuk mewujudkan transportasi yang selamat, aman, dan nyaman. (ted)


as a preferred source on Google




