Surabaya (beritajatim.id) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memimpin langsung teatrikal perobekan Bendera Belanda dalam acara Refleksi Perobekan Bendera di depan Hotel Majapahit, Minggu (22/9/2024).
Acara yang dikemas dalam drama musikal bertajuk Berkibarlah Benderaku ini bertujuan untuk mengedukasi generasi muda agar tidak melupakan sejarah penting perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Wali Kota Eri Cahyadi menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan para siswa SMA agar mereka memahami pentingnya peristiwa perobekan bendera yang terjadi di Hotel Yamato, kini Hotel Majapahit. “Sejarah harus selalu diingat, terutama oleh anak muda,” ujar Eri.
Selain memimpin teatrikal, Wali Kota Eri juga berperan sebagai Residen Sudirman dan membacakan puisi Arek Suroboyo yang berhasil membangkitkan semangat para peserta dan penonton.
Teatrikal tahun ini juga menampilkan adegan persekusi terhadap wartawan Antara, Abdul Wahab, yang mencoba mendokumentasikan perobekan bendera. Pertunjukan ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dengan narasi yang terus diperbarui untuk menjaga semangat kebangsaan masyarakat.
Ribuan warga antusias menyaksikan acara ini, termasuk para veteran yang turut hadir. Seorang penonton, Maya Arsinta, mengungkapkan kekagumannya terhadap teatrikal yang menghidupkan kembali sejarah secara visual.
Sutradara Heri Prasetyo menambahkan bahwa pertunjukan ini dibuka dengan suasana pasca-kemerdekaan dan diakhiri dengan nyanyian Berkibarlah Bendera Negeriku oleh Fadila Intan, menutup acara dengan penuh semangat. (hdl)


as a preferred source on Google




