Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Tiga Ular Sanca Kembang Diserahkan ke BBKSDA Jatim, Kesadaran Konservasi Masyarakat Meningkat

Tiga Ular Sanca Kembang Diserahkan ke BBKSDA Jatim, Kesadaran Konservasi Masyarakat Meningkat

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono News 6 Februari 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Salah satu ular sanca kembang yang diserahkan pada BBKSDA Jawa Timur
Salah satu ular sanca kembang yang diserahkan pada BBKSDA Jawa Timur

Banyuwangi (beritajatim.id) – Kesadaran masyarakat terhadap perlindungan satwa liar semakin meningkat. Hal ini dibuktikan dengan penyerahan tiga ekor ular Sanca Kembang (Malayopython reticulatus) ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BBKSDA Jatim) oleh Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Banyuwangi.

Ketiga ular tersebut ditemukan di sekitar permukiman warga sebelum diamankan oleh tim pemadam kebakaran. Selanjutnya, ular-ular ini diserahkan kepada Tim Matawali Resort Konservasi Wilayah (RKW) 13 Banyuwangi-Situbondo-Bondowoso dan ditempatkan di kandang transit sementara di Seksi KSDA Wilayah (SKW) 5 Banyuwangi untuk pemeriksaan kesehatan serta observasi lebih lanjut.

Proses Penyerahan Sesuai Standar Konservasi

Kepala BBKSDA Jawa Timur, Nur Patria Kurniawan, mengonfirmasi bahwa ketiga ular tersebut berada dalam kondisi sehat. Proses penyerahan satwa juga telah didokumentasikan dalam Berita Acara Penyerahan (BAP) sesuai dengan prosedur penanganan satwa liar di permukiman.

“Kami mengapresiasi kesadaran masyarakat dalam melestarikan satwa liar dengan menyerahkan ular Sanca Kembang kepada pihak berwenang. Ini langkah penting untuk memastikan keselamatan manusia sekaligus perlindungan terhadap satwa,” ujar Nur Patria.

Sanca Kembang: Predator Alami yang Berperan dalam Ekosistem

Sanca Kembang merupakan salah satu ular terbesar di dunia, mampu tumbuh hingga lebih dari enam meter. Ular ini memiliki pola sisik unik yang membantunya berkamuflase di alam liar.

Sebagai predator alami, Sanca Kembang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dengan mengendalikan populasi hewan seperti tikus dan burung kecil.

Baca Juga:  Pemkot Probolinggo Salurkan BLT DBHCHT Tahap I untuk 3.708 Warga

Meskipun tidak berbisa, ular ini memiliki lilitan kuat yang digunakan untuk melumpuhkan mangsanya sebelum menelan secara utuh. Ukurannya yang besar sering kali menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama jika ditemukan di sekitar permukiman atau peternakan.

Penyebab Ular Masuk ke Permukiman

Interaksi antara manusia dan satwa liar semakin sering terjadi, terutama karena:

  • Berkurangnya habitat alami akibat alih fungsi lahan
  • Ketersediaan makanan yang menipis di alam liar
  • Perubahan ekosistem yang membuat satwa mencari tempat berlindung di area pemukiman

Menurut BBKSDA Jatim, meningkatnya laporan temuan satwa liar di lingkungan manusia menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam keseimbangan ekosistem.

Oleh karena itu, pihaknya terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya konservasi dan tata cara penanganan satwa liar yang benar.

BBKSDA Jatim Imbau Masyarakat Laporkan Temuan Satwa Liar

BBKSDA Jawa Timur menegaskan bahwa penyerahan satwa liar yang ditemukan di permukiman merupakan langkah terbaik untuk mencegah konflik antara manusia dan satwa liar.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak bertindak sendiri jika menemukan satwa liar, tetapi segera melaporkan ke pihak berwenang agar dapat ditangani sesuai prosedur,” tambah Nur Patria.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam melindungi satwa liar, diharapkan interaksi negatif antara manusia dan satwa dapat diminimalisir, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem dan kelestarian keanekaragaman hayati. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026 News
Polres Pelabuhan Tanjungperak bersama Damkar Surabaya menyiram lahan jagung di Tambak Wedi untuk menghadapi ancaman kemarau panjang.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Kerahkan Damkar Siram Lahan Jagung Hadapi Ancaman Kemarau

18 Juli 2026 News
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026 News
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026 News
Polri dan Kepolisian RRT melakukan pertukaran buronan. Tiga WN China dipulangkan, sementara satu buron WNI diserahkan kepada Polri.

Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Tiga WN China Dipulangkan dan Satu WNI Diserahkan ke Indonesia

15 Juli 2026 News
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Benahi Layanan RSUD Soewandhie, Evaluasi Antrean Online, Farmasi hingga Kapasitas IGD

15 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.