Mojokerto (beritajatim.id) – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat langkah pemberantasan rokok ilegal dengan menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat. Upaya ini diwujudkan melalui Sosialisasi Tatap Muka Bidang Penegakan Hukum Cukai Ilegal yang melibatkan Kantor Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Sidoarjo, Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto, serta Polres Mojokerto Kota.
Acara yang diinisiasi oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto tersebut digelar di Aula Kantor Kelurahan Surodinawan pada Senin (25/8). Peserta sosialisasi terdiri dari para lurah se-Kecamatan Prajurit Kulon, perwakilan pedagang rokok, Ketua RW, serta anggota Satlinmas.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, atau yang akrab disapa Ning Ita, menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap peredaran rokok ilegal.
“Saya titip kepada panjenengan sebagai warga Kota Mojokerto, tolong dikenali kalau ada rokok ilegal. Ciri-cirinya akan disampaikan Bea Cukai, Polres, dan Kejaksaan. Kalau menemukan, segera laporkan ke pihak berwenang,” ujar Ning Ita.
Ia juga menekankan manfaat membeli rokok legal, karena cukai yang dibayarkan akan berkontribusi langsung pada pendapatan negara dan kembali ke daerah, termasuk untuk program pelayanan kesehatan gratis di Kota Mojokerto.
“Kalau memang di antara panjenengan ada yang merokok, belilah rokok yang legal atau resmi. Jangan membeli rokok ilegal. Dengan membeli rokok resmi, panjenengan ikut menyumbang pendapatan negara yang kembali ke daerah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ning Ita juga mengingatkan bahaya asap rokok bagi keluarga. Ia mengimbau masyarakat agar meminimalisir kebiasaan merokok, terutama di dalam rumah.
“Kalau bisa, jangan merokok. Atau setidaknya jangan merokok di dalam rumah karena ada keluarga yang bisa menjadi perokok pasif. Ini bagian dari upaya kita mewujudkan Kota Mojokerto sebagai Kota Sehat,” tambahnya.
Pemerintah Kota Mojokerto memastikan langkah pemberantasan rokok ilegal dilakukan secara masif dan berkelanjutan, tidak hanya lewat sosialisasi, tetapi juga operasi rutin oleh Satpol PP. Ning Ita berharap sinergi ini mampu menekan peredaran rokok ilegal di wilayah Mojokerto hingga tuntas. (tin)


as a preferred source on Google




