Jakarta (beritajatim.id) – Pada peringatan Hari Laut Sedunia (World Ocean Day), Sabtu (8/6/2024), Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan laut. Sebagai negara maritim, beliau menekankan bahwa laut harus dianggap sebagai halaman depan yang perlu selalu dijaga kebersihannya.
“Jadikan laut sebagai halaman depan, jangan buang sampah ke laut, tidak hanya plastik tapi semua jenis sampah,” ujar Menteri Trenggono dalam siaran resmi KKP di Jakarta.
Menteri Trenggono mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan laut. Sampah, terutama plastik, serta kegiatan eksploitasi yang tidak bertanggung jawab, dapat mengancam keberlanjutan ekosistem laut.
Pemanfaatan ruang laut untuk berbagai kegiatan harus memperhatikan keberlanjutan ekologi. Menteri KP juga menekankan bahwa aktivitas penangkapan ikan harus dilakukan dengan cara-cara yang ramah lingkungan.
“Kesehatan laut berpengaruh besar dalam menahan laju perubahan iklim. Ekosistem laut mampu menyerap karbon dalam jumlah besar, dan jika rusak, laut dapat melepaskan karbon yang tersimpan,” jelas Menteri Trenggono.
Beliau menegaskan pentingnya menjaga kebersihan laut untuk memastikan keberlanjutan kehidupan manusia. “Kita harus bersama-sama memastikan bahwa laut bersih dan sehat, karena laut memberi kehidupan bagi umat manusia. Jika ingin kehidupan yang aman, baik, dan sehat, jagalah laut,” pungkasnya.
Sekretaris Jenderal KKP, Rudi Heriyanto Adi Nugroho, menambahkan bahwa pada peringatan World Ocean Day tahun ini, KKP menggelar berbagai kegiatan edukasi seperti literasi pengelolaan sampah, workshop dan seminar terkait WOD, pelatihan teknik transplantasi terumbu karang, serta menghadirkan taman bacaan masyarakat.
KKP juga mengadakan aksi lingkungan seperti membersihkan sampah di laut dan pantai, penanaman mangrove, serta monitoring karang. Aksi bersih sampah ini dilakukan serentak di berbagai lokasi oleh Unit Pelaksana Teknis KKP dan warga masyarakat di seluruh Indonesia.
Seluruh kegiatan tersebut melibatkan berbagai kalangan masyarakat, termasuk anak-anak sekolah. “Kita harus bersama-sama melakukan tindakan nyata dalam menjaga ekosistem laut,” ujar Rudi.
Pihaknya berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian laut, sekaligus mengedukasi generasi muda mengenai isu-isu kelautan sesuai tema WOD tahun ini, “Catalyzing Action for Our Ocean & Climate”.
Dengan adanya berbagai kegiatan ini, KKP berupaya mendorong aksi nyata untuk menjaga laut demi keberlanjutan ekosistem dan masa depan yang lebih baik bagi semua. (ted)







