Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Ketua DPD RI Tekankan Pentingnya Afirmatif Fiskal untuk Pembangunan Daerah Kepulauan dan Pesisir

Ketua DPD RI Tekankan Pentingnya Afirmatif Fiskal untuk Pembangunan Daerah Kepulauan dan Pesisir

Teddy AHTeddy AH News 15 Agustus 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
AA LaNyalla Mahmud Mattalitti
AA LaNyalla Mahmud Mattalitti

Banten (beritajatim.id) – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menegaskan pentingnya kebijakan afirmatif fiskal untuk pemerataan pembangunan di daerah kepulauan dan pesisir. Sebagai negara maritim dengan 60 persen penduduk tinggal di kawasan pesisir, Indonesia harus memberi perhatian khusus pada pembangunan di wilayah tersebut. Hal ini disampaikan LaNyalla dalam acara Indonesia Smart Nation Award (ISNA) 2024 di ICE-BSD City, Tangerang, Banten.

LaNyalla menekankan perlunya kebijakan fiskal yang adil, terutama dalam hal transfer dana dari pemerintah pusat ke daerah kepulauan. “Afirmatif fiskal diperlukan untuk memastikan keadilan dan pemerataan pembangunan di kawasan kepulauan dan pesisir,” ujarnya. Menurutnya, terdapat kesenjangan besar dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) antara daerah daratan dengan daerah kepulauan, terutama di Indonesia Timur dan wilayah terluar yang masih tergolong tertinggal.

Dalam RUU Daerah Kepulauan yang diusulkan DPD RI, afirmatif fiskal menjadi fokus utama untuk memperkuat posisi daerah kepulauan dan pesisir. RUU ini bertujuan untuk memastikan pemerataan pembangunan antara daerah berbasis daratan dan daerah berbasis perairan.

LaNyalla juga menekankan pentingnya dukungan non-pemerintah untuk mempercepat kemajuan dan mengatasi masalah di wilayah kepulauan dan pesisir. Dia menyebut program Indonesia Smart City Nation Award (ISNA) oleh CITASIA sebagai contoh inisiatif yang baik. “Dengan teknologi yang tepat, wilayah pesisir dapat menjadi lebih tangguh dan adaptif terhadap tantangan, termasuk perubahan iklim,” katanya. Teknologi yang tepat, menurutnya, tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir tetapi juga berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional.

Baca Juga:  Polri Gandeng BSSN untuk Cegah Peretasan pada Tes Akademik Seleksi Akpol

Namun, LaNyalla mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam pembangunan di kawasan kepulauan dan pesisir, terutama terkait dengan Undang-Undang Cipta Kerja yang berdampak pada kemudahan investasi dan industri skala besar di wilayah tersebut. Dia mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi harus sejalan dengan keberlanjutan lingkungan untuk menghindari kerugian jangka panjang.

Dalam acara tersebut, LaNyalla didampingi oleh Senator asal Jakarta, Sylviana Murni, Senator asal Lampung, Bustami Zainuddin, dan Staf Khusus Ketua DPD RI, Sefdin Syaifudin. Turut hadir Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Restuardy Daud, Deputi Bidang Pengkajian Strategik Lemhannas, Reni Maryeni, Direktur Utama CITASIA, Inc, Fitrah Rachmat Kautsar, serta sejumlah bupati dan wali kota dari daerah kepulauan. (ted)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
AA LaNyalla Mahmud Mattalitti
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Universitas Terbuka dan UNESA mengembangkan menu kantin berbasis pangan lokal di Sidoarjo guna mewujudkan kantin sekolah sehat dan bergizi.

Universitas Terbuka Kembangkan Menu Kantin Berbasis Pangan Lokal di Sidoarjo

21 Juli 2026 News
Wamenhut meluncurkan dokumen status keanekaragaman hayati Indonesia sebagai acuan IBSAP 2025–2045 untuk mendukung konservasi berbasis data.

Wamenhut Luncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati, Jadi Acuan IBSAP 2025–2045 dan Target SDGs

21 Juli 2026 News
Polsek Kedunggalar berhasil memadamkan kebakaran lahan di Ngawi usai menerima laporan melalui Call Center 110. Polisi mengimbau warga waspada selama musim kemarau.

Respons Cepat Call Center 110, Polsek Kedunggalar Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Ngawi Sebelum Meluas

21 Juli 2026 News
Satlantas Polres Malang mengedukasi 1.250 pelajar SMAN 1 Sumberpucung tentang keselamatan berkendara dan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

Satlantas Polres Malang Edukasi 1.250 Pelajar SMAN 1 Sumberpucung, Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas

21 Juli 2026 News
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026 News
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Universitas Terbuka dan UNESA mengembangkan menu kantin berbasis pangan lokal di Sidoarjo guna mewujudkan kantin sekolah sehat dan bergizi.

Universitas Terbuka Kembangkan Menu Kantin Berbasis Pangan Lokal di Sidoarjo

21 Juli 2026
Berita Terbaru
PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026
Polri menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembiayaan PT PPA kepada PT BAS. Kerugian negara mencapai Rp38,8 miliar dan aset Rp14,4 miliar disita.

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Pembiayaan PT PPA ke PT BAS, Kerugian Negara Capai Rp38,8 Miliar

20 Juli 2026

12 Tips Menggoreng Ikan agar Tidak Berminyak, Renyah Tahan Lama dan Matang Sempurna

20 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.