Grobogan (beritajatim.id) – Sebuah peristiwa tragis terjadi di salah satu pabrik di Godong, Grobogan, di mana seorang karyawati berinisial UNK (27) melahirkan anak keduanya saat sedang bekerja. Bayi yang lahir tersebut dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit setempat.
Peristiwa ini bermula saat UNK mengeluh sakit perut kepada rekan kerjanya, Kusmiati, yang kemudian mengira bahwa itu adalah gejala datang bulan. Namun, karena rasa sakit yang semakin hebat, Kusmiati menyarankan UNK untuk pulang dan beristirahat. Ketika duduk di lantai, tanpa diduga, UNK melahirkan seorang bayi yang tidak bergerak. Bayi tersebut kemudian diberikan pertolongan pertama oleh tim medis pabrik sebelum dilarikan ke rumah sakit.
Namun, meskipun bayi yang baru lahir tersebut mendapatkan perawatan oksigen, dokter di rumah sakit menyatakan bahwa bayi tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia setibanya di rumah sakit. “Bayi dengan berat badan 2,7 kg dan panjang 51 cm itu sudah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit,” ujar Kapolsek Godong, AKP Bambang Jumena, Minggu (15/12/2024).
Sementara itu, sang ibu dalam kondisi sehat dan selamat. Berdasarkan keterangan korban, setelah melahirkan anak pertama dua tahun lalu, ia tidak pernah mengalami datang bulan dan mengikuti program KB dengan mengonsumsi pil kontrasepsi setiap hari, sehingga ia tidak menyadari kehamilannya. “Suami dan rekan kerja korban juga tidak tahu jika ia sedang hamil,” tambah AKP Bambang Jumena.
Keluarga korban telah menerima kejadian tersebut, dan jenazah bayi diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Polisi dari Polsek Godong masih melakukan penyelidikan terkait insiden ini. (hdl)







