Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Lifestyle»Soft Life: Gaya Hidup Tenang yang Jadi Pilihan Anak Muda Gen Z

Soft Life: Gaya Hidup Tenang yang Jadi Pilihan Anak Muda Gen Z

Agathon AgnarAgathon Agnar Lifestyle 1 September 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Surabaya (beritajatim.id) – Pernahkah kamu membayangkan hidup tanpa harus terjebak dalam rutinitas kerja 9-to-5? Hidup dengan lebih banyak waktu luang, tanpa tekanan untuk terus produktif demi mengejar kesuksesan versi masyarakat? Jika iya, kamu mungkin sudah familiar dengan konsep soft life, gaya hidup yang kini semakin populer di kalangan anak muda, terutama Gen Z.

Di media sosial, khususnya TikTok, istilah soft life semakin sering muncul. Banyak anak muda yang menolak budaya kerja keras tanpa henti atau hustle culture dan mulai memilih hidup yang lebih santai, seimbang, serta menempatkan kesehatan mental sebagai prioritas utama. Fenomena serupa juga tercermin dalam film dokumenter Terpejam untuk Melihat, yang menyoroti individu yang meninggalkan kehidupan perkotaan untuk mencari kedamaian di pedalaman.

Namun, sebenarnya apa itu soft life? Secara sederhana, soft life merujuk pada gaya hidup yang menekankan kenyamanan, relaksasi, dan menghindari tekanan yang tidak perlu. Konsep ini kerap dianggap sebagai kemewahan, tetapi juga dapat diartikan sebagai cara hidup sederhana yang bebas dari stres berlebihan. Berbeda dengan slow living yang menekankan pada memperlambat ritme kehidupan, soft life lebih fokus pada kenyamanan dan keseimbangan antara pekerjaan serta kehidupan pribadi.

Fenomena pergeseran gaya hidup ini tidak lepas dari kejenuhan generasi milenial dan Gen Z terhadap budaya kerja keras yang selama ini diagungkan. Data survei KeyBank menunjukkan mayoritas orang kini mendefinisikan kesuksesan berdasarkan kebahagiaan, kepuasan, dan keseimbangan hidup, bukan semata-mata kekayaan materi. Sebanyak 72 persen responden lebih memilih soft life, sementara 54 persen lainnya menilai budaya hustle justru berisiko menimbulkan kelelahan mental atau burnout.

Baca Juga:  7 Tips Bangun Rumah Hemat Tanpa Takut Biaya Membengkak, Wajib Tahu!

Di Indonesia, tren ini juga semakin terasa. Banyak anak muda yang mulai menetapkan batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, menjaga kesehatan mental, hingga menolak standar sosial yang menuntut mereka untuk selalu sibuk. Meski ada anggapan bahwa soft life hanya bisa dijalani oleh mereka yang memiliki privilese ekonomi, pada praktiknya prinsip ini tetap bisa diterapkan dengan cara sederhana, seperti mengurangi jam lembur, menjaga kualitas istirahat, atau memilih lingkungan kerja yang lebih sehat.

Gaya hidup soft life diyakini membawa dampak positif terhadap kesejahteraan mental maupun fisik. Merujuk Forbes, soft life membantu seseorang lebih sadar dalam mengatur energi dan waktu, serta membuat keputusan yang lebih sesuai dengan nilai pribadinya. Dampak utamanya adalah berkurangnya stres, meningkatnya kualitas hidup, hingga hubungan sosial yang lebih sehat karena tidak lagi terjebak dalam tuntutan untuk selalu produktif.

Kini, muncul pertanyaan apakah soft life dapat dianggap sebagai revolusi sosial atau hanya sekadar tren bagi kalangan tertentu. Terlepas dari pro dan kontra, semakin banyak anak muda menyadari bahwa hidup tidak selalu tentang bekerja keras tanpa henti. Bagi Gen Z, kesuksesan kini lebih bermakna ketika bisa menikmati hidup dengan tenang, bahagia, dan seimbang. (aga)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Gaya Hidup Soft Life Gen Z Soft Life Soft Life Gen Z Tren Soft Life
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026 Lifestyle
Ilustrasi penderita flu (foto : xframe)

Kemarau Basah Juli 2026: Kasus Flu dan Batuk Meningkat, Ini Penyebab serta Cara Mencegahnya

7 Juli 2026 Lifestyle

Gen Z Ramai Pilih Intimate Wedding, Lebih Personal dan Jadi Investasi untuk Kehidupan Setelah Menikah

7 Juli 2026 Lifestyle

5 Cara Mengatasi Sulit Tidur Setelah Terbangun Tengah Malam, Jangan Langsung Lihat Jam!

3 Juli 2026 Lifestyle

9 Manfaat Mewarnai bagi Anak yang Jarang Disadari, Tak Sekadar Asah Kreativitas tetapi Dukung Tumbuh Kembang

2 Juli 2026 Lifestyle

Nicholas Saputra Jadi Brand Ambassador Herbal Kemasan, Undang Perhatian Publik

26 Juni 2026 Lifestyle
Leave A Reply Cancel Reply

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026
Berita Terbaru
Polri dan Kepolisian RRT melakukan pertukaran buronan. Tiga WN China dipulangkan, sementara satu buron WNI diserahkan kepada Polri.

Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Tiga WN China Dipulangkan dan Satu WNI Diserahkan ke Indonesia

15 Juli 2026
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Benahi Layanan RSUD Soewandhie, Evaluasi Antrean Online, Farmasi hingga Kapasitas IGD

15 Juli 2026
Polres Pelabuhan Tanjungperak menangkap kurir sabu yang memakai aplikasi Zangi untuk berkomunikasi dengan bandar. Polisi menyita 12 paket sabu.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Bongkar Jaringan Sabu, Kurir Gunakan Aplikasi Zangi untuk Hindari Pelacakan

15 Juli 2026
Gubernur Khofifah melantik enam pejabat Pemprov Jatim dan menekankan transformasi digital, integritas, serta kolaborasi untuk meningkatkan pelayanan publik.

Khofifah Lantik Enam Pejabat Pemprov Jatim, Tekankan Transformasi Digital dan Integritas Pelayanan Publik

15 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.