Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Lifestyle»Tren Baru: Minum Kopi Sambil Koleksi Merchandise Kekinian

Tren Baru: Minum Kopi Sambil Koleksi Merchandise Kekinian

Agathon AgnarAgathon Agnar Lifestyle 23 September 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Surabaya (beritajatim.id) – Kopi sudah lama menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Dari sekadar teman begadang saat lembur, hingga menjadi ritual pagi sebelum berangkat kerja, secangkir kopi kerap dianggap kebutuhan yang tidak bisa ditinggalkan. Bahkan, banyak orang merasa “ada yang kurang” jika belum menyeruput kopi di awal hari.

Namun, beberapa tahun terakhir, budaya ngopi mengalami perkembangan signifikan. Kopi tidak lagi hanya urusan rasa atau kebutuhan kafein, melainkan sudah bertransformasi menjadi bagian dari gaya hidup. Di kalangan anak muda perkotaan, muncul fenomena baru: minum kopi sambil berburu merchandise eksklusif.

Fenomena ini semakin mudah ditemui di berbagai kedai kopi, baik lokal maupun jaringan brand minuman kekinian. Para pelaku bisnis tidak hanya mengandalkan menu andalan seperti kopi susu, latte, cappuccino, atau varian seasonal yang sedang tren. Mereka juga menambahkan strategi pemasaran dengan menghadirkan merchandise unik dan terbatas.

Merchandise ini hadir dalam beragam bentuk, mulai dari tumbler bergambar karakter anime populer, totebag dengan desain estetik, hingga gantungan kunci lucu yang hanya bisa diperoleh lewat pembelian paket khusus. Strategi ini terbukti berhasil menarik perhatian anak muda yang menyukai sesuatu yang eksklusif dan bisa dipamerkan di media sosial.

Menurut pengamat tren konsumsi, kehadiran merchandise mampu meningkatkan loyalitas pelanggan. Banyak konsumen rela datang berkali-kali atau membeli dalam jumlah lebih banyak demi mendapatkan koleksi yang mereka incar.

Baca Juga:  Tantangan Kerja Remote dan Cara Mengatasinya

Generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, kini tidak sekadar mencari rasa kopi yang nikmat. Mereka juga ingin mendapatkan pengalaman lebih saat nongkrong di kedai kopi. Kehadiran merchandise membuat aktivitas ngopi semakin menyenangkan sekaligus memberikan nilai tambah.

Tidak jarang, merchandise tersebut menjadi identitas diri sekaligus gaya hidup. Tumbler edisi khusus, misalnya, sering digunakan untuk bekerja atau kuliah. Sementara totebag dengan desain tertentu menjadi bagian dari tren fashion anak muda.

Bagi brand, tren ini tentu menjadi strategi marketing yang sangat efektif. Selain mendorong penjualan, kehadiran merchandise juga memperkuat branding. Pelanggan yang membawa merchandise ke kampus, kantor, atau bahkan membagikannya di media sosial secara tidak langsung menjadi promotor gratis bagi brand tersebut.

Fenomena ini juga menunjukkan bahwa bisnis kopi di Indonesia tidak hanya soal rasa, melainkan bagaimana menciptakan pengalaman yang unik dan berkesan. Hal ini membuat kompetisi antarbrand semakin kreatif dalam menawarkan konsep baru.

Tren minum kopi sambil mengoleksi merchandise kini telah menjadi bagian dari gaya hidup modern. Kopi tidak lagi sekadar minuman penambah energi, melainkan simbol identitas, kebersamaan, dan gaya hidup anak muda.

Dengan strategi kreatif dari para pelaku usaha, bukan tidak mungkin tren ini akan terus berkembang. Ke depan, bukan hanya tumbler atau totebag yang ditawarkan, tetapi bisa saja muncul merchandise lain yang lebih inovatif dan personal.

Baca Juga:  6 Gerakan Olahraga Efektif untuk Mengecilkan Perut Buncit

Bagi penikmat kopi, berburu merchandise tentu menambah keseruan dalam rutinitas. Sementara bagi pelaku bisnis, fenomena ini menjadi peluang emas untuk terus menghadirkan inovasi dalam dunia kopi dan lifestyle. (aga)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
fenomena ngopi kekinian koleksi merchandise kopi lifestyle anak muda tren ngopi anak muda
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Menikah Sederhana di KUA Jadi Tren, Pesta Mewah Ternyata Bukan Penentu Rumah Tangga Bahagia

20 Juli 2026 Lifestyle

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026 Lifestyle

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026 Lifestyle
Ilustrasi penderita flu (foto : xframe)

Kemarau Basah Juli 2026: Kasus Flu dan Batuk Meningkat, Ini Penyebab serta Cara Mencegahnya

7 Juli 2026 Lifestyle

Gen Z Ramai Pilih Intimate Wedding, Lebih Personal dan Jadi Investasi untuk Kehidupan Setelah Menikah

7 Juli 2026 Lifestyle

5 Cara Mengatasi Sulit Tidur Setelah Terbangun Tengah Malam, Jangan Langsung Lihat Jam!

3 Juli 2026 Lifestyle
Leave A Reply Cancel Reply

Menikah Sederhana di KUA Jadi Tren, Pesta Mewah Ternyata Bukan Penentu Rumah Tangga Bahagia

20 Juli 2026
Berita Terbaru
Film Rejoto Nyambung Tresno menjadi media promosi wisata Kota Mojokerto sekaligus bukti keberhasilan pembinaan ekonomi kreatif oleh Pemkot.

Film Rejoto Nyambung Tresno Jadi Media Promosi Wisata Kota Mojokerto dan Bukti Sukses Ekonomi Kreatif

19 Juli 2026
Khofifah membuka Banyuwangi Ethno Carnival 2026 dan menegaskan BEC menjadi ajang promosi budaya lokal serta penggerak ekonomi kreatif Indonesia.

Khofifah Buka Banyuwangi Ethno Carnival 2026, BEC Perkuat Budaya Lokal dan Dongkrak Ekonomi Kreatif

19 Juli 2026
Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026
Polresta Malang Kota mengungkap jaringan narkotika lintas provinsi dengan menyita 3,2 kg sabu dan 2.480 butir ekstasi serta menangkap dua kurir.

Polresta Malang Kota Gagalkan Peredaran 3,2 Kg Sabu dan 2.480 Butir Ekstasi, Dua Kurir Ditangkap

18 Juli 2026
Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.