Surabaya (beritajatim.id) – Toyota akhirnya memperkenalkan Land Cruiser FJ secara perdana di hadapan publik dunia melalui ajang Japan Mobility Show 2025. Mobil ini menjadi varian terbaru sekaligus versi paling kompak dari keluarga besar Land Cruiser, dan telah menarik perhatian besar dari pengunjung sejak hari pertama pameran.
Dijuluki sebagai “Baby Cruiser”, mobil ini tampil dengan desain gagah khas SUV Toyota namun tetap mempertahankan sentuhan klasik ala Land Cruiser FJ40 yang legendaris. Meski berukuran lebih kecil, pesona retro modern yang diusungnya membuat SUV ini menjadi salah satu bintang utama di booth Toyota.
Sejak pagi hari, Land Cruiser FJ sudah dikerubuti jurnalis otomotif dari berbagai negara yang antusias ingin melihat lebih dekat tampilan SUV baru ini. Hingga siang menjelang sore, mobil ini masih menjadi sorotan utama para pengunjung pameran.
Land Cruiser FJ dibangun menggunakan platform IMV (Innovative International Multi-purpose Vehicle), yaitu platform yang sama dengan beberapa model populer Toyota di Indonesia seperti Fortuner, Hilux, dan Kijang Innova.
Dari sisi performa, Toyota membekali Baby Cruiser ini dengan mesin 2TR-FE 2.7 liter empat silinder, yang juga digunakan pada Fortuner dan Innova bensin. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga hingga 163 PS dengan torsi puncak 246 Nm, dikombinasikan dengan transmisi enam percepatan dan sistem penggerak empat roda (4WD) untuk menunjang kemampuan jelajah di berbagai medan.
Dalam pengumuman global sebelumnya, Toyota mengonfirmasi bahwa produksi Land Cruiser FJ akan dilakukan di Thailand, dan penjualannya dijadwalkan dimulai pada tahun 2026. Keputusan ini sekaligus memperkuat posisi Thailand sebagai pusat produksi SUV Toyota untuk kawasan Asia Tenggara, termasuk potensi besar untuk pasar Indonesia.
Salah satu daya tarik utama Toyota Land Cruiser FJ adalah tampilannya yang menggabungkan desain retro klasik dengan nuansa modern. Siluet bodinya yang kotak dengan garis tegas memberikan kesan tangguh dan maskulin. Desain ini menjadi penghormatan terhadap Land Cruiser FJ40, yang dikenal ikonik di era 80-an.
Masuk ke dalam kabin, Toyota merancang interiornya dengan filosofi “fungsionalitas di atas kemewahan”. Panel instrumen horizontal dibuat sederhana dan mudah dijangkau oleh pengemudi, memastikan semua fitur dapat dioperasikan secara intuitif.
Meski belum diumumkan detail lengkap sistem hiburannya, dipastikan bahwa infotainment Land Cruiser FJ akan lebih sederhana dibanding Land Cruiser 250.
Toyota mengungkapkan bahwa sebelum dirilis, Land Cruiser FJ telah melalui serangkaian uji ketahanan ekstrem di berbagai medan, mulai dari jalan berbatu hingga lintasan berlumpur. Pengujian ini dilakukan untuk memastikan bahwa DNA ketangguhan dan daya tahan khas Land Cruiser tetap menurun pada generasi terbarunya.
SUV ini juga mengusung sasis ladder frame yang kuat, ground clearance tinggi, serta artikulasi roda khas Land Cruiser. Kombinasi tersebut menjadikan mobil ini siap diajak bertualang di medan berat sekalipun.
Selain itu, wheelbase yang lebih pendek dan radius putar kecil (5,5 meter) membuatnya tetap lincah bermanuver di jalan perkotaan, tanpa mengurangi kemampuan off-road-nya.
Untuk memperkuat kesan tangguhnya, Toyota menyematkan fender flare bersudut, ban serep tergantung di pintu belakang dengan desain swing door, serta menyediakan beragam aksesori off-road tambahan seperti snorkel dan roof rack bagi penggemar petualangan.
Dengan kombinasi desain klasik, teknologi modern, serta mesin yang familiar di pasar Asia, Toyota Land Cruiser FJ diprediksi akan menjadi salah satu SUV paling diminati saat resmi diluncurkan di tahun 2026. (aga)


as a preferred source on Google




