Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»Pertemuan AS-Iran Dinilai Positif, Isu Rudak dan Uranium Masih Picu Ketegangan

Pertemuan AS-Iran Dinilai Positif, Isu Rudak dan Uranium Masih Picu Ketegangan

Isnan SaidIsnan Said Internasional 8 Februari 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi
Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi

Teheran (beritajatim.id) – Pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran di Muskat, Oman, memberikan sinyal awal yang positif, meski jalan menuju kesepakatan yang solid masih panjang dan penuh tantangan. Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, menyatakan pertemuan pada Jumat (2/2) itu sebagai awal yang baik dan memperkirakan putaran baru pembicaraan akan segera digelar.

Namun, Araghchi menegaskan bahwa upaya membangun kembali kepercayaan membutuhkan waktu. Dalam wawancara dengan Al Jazeera yang disiarkan Sabtu (3/2), ia juga menyampaikan sejumlah garis merah yang tak bisa ditawar oleh Tehran.

Garis Merah Iran: Uranium dan Rudal

Araghchi secara tegas menyatakan Iran tidak akan melepaskan program pengayaan uraniumnya, yang disebutnya sebagai hak yang tidak dapat dicabut. Ia menambahkan bahwa negaranya terbuka untuk kesepakatan yang dapat meyakinkan komunitas internasional, selama aktivitas pengayaan tersebut tetap dipertahankan.

Selain isu nuklir, pejabat tinggi Iran itu juga menolak tuntutan AS untuk membatasi program rudalnya. Araghchi menyebut rudal sebagai masalah pertahanan yang “tidak pernah bisa dinegosiasikan”. Ia juga menegaskan bahwa perselisihan nuklir hanya dapat diselesaikan melalui jalur negosiasi, dan menolak opsi untuk memindahkan cadangan uranium Iran ke luar negeri.

Respons AS dan Dinamika Pertemuan

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menilai pembicaraan di Oman berjalan “sangat baik”. Dalam pernyataan kepada awak media, Trump mengatakan Iran “terlihat sangat ingin membuat kesepakatan” dan menyebut pertemuan lanjutan direncanakan pada awal pekan depan.

Baca Juga:  Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.118 Jiwa, Ribuan Bangunan Rusak Berat akibat Pancake Collapse
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Menariknya, Araghchi mengonfirmasi bahwa meskipun pembicaraan berlangsung tidak langsung (indirect talks), terjadi kesempatan bagi anggota delegasi Iran dan AS untuk saling berjabat tangan. Hal ini ia sampaikan untuk membantah laporan dari pihak AS yang menyebut terjadi percakapan langsung singkat di sela-sela pertemuan.

Sementara itu, nada lebih keras datang dari Kepala Staf Militer Iran, Abdolrahim Mousavi. Ia memperingatkan bahwa setiap upaya untuk memaksakan perang terhadap Iran akan menyebarkan konflik ke seluruh Timur Tengah. Meski menegaskan Iran tidak akan memulai perang, Mousavi menyatakan negaranya akan membalas “secara tegas” untuk mempertahankan kedaulatannya.

Reaksi Regional dan Langkah Diplomasi

Pembicaraan ini mendapatkan respons hati-hati dari beberapa negara di kawasan. Mesir dan Uni Emirat Arab menyambut baik dialog tersebut sebagai langkah konstruktif menuju de-eskalasi.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Faisal bin Farhan Al Saud, juga menyambut positif pembicaraan itu. Ia menyatakan harapan agar diplomasi dapat membuka jalan untuk meredakan ketegangan dan meningkatkan stabilitas regional.

Tak lama setelah pertemuan di Oman, Araghchi melanjutkan perjalanan diplomatiknya ke Doha, Qatar. Di sana, ia bertemu dengan Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syeikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani, yang menyuarakan harapan agar negosiasi dapat menghasilkan kesepakatan komprehensif yang memperkuat stabilitas kawasan.

Israel, sebagai pihak yang paling berkepentingan, mengawasi dengan ketat perkembangan pembicaraan ini. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dijadwalkan berkunjung ke Washington pada 11 Februari untuk membahas hal ini dengan Donald Trump. Pemerintah Israel menegaskan bahwa setiap kesepakatan harus mencakup pembatasan program rudal balistik Iran dan penghentian dukungannya terhadap kelompok militan di kawasan.

Baca Juga:  Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, Lebih dari 90 Penumpang Dievakuasi dari Kepulauan Canary

Pertemuan di Muskat ini menandai upaya diplomasi baru di tengah ketegangan regional yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir, ditandai dengan peningkatan kehadiran militer AS dan persiapan militer Iran. Hasil pembicaraan lanjutan akan sangat menentukan apakah kawasan ini akan bergerak menuju peredaan ketegangan atau justru kembali ke ambang konflik. (ian)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Donald Trump Iran Nuklir
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026 Internasional
Korban tewas gempa Venezuela mencapai 4.118 jiwa. Ribuan bangunan rusak berat akibat fenomena pancake collapse, pencarian korban masih berlangsung.

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.118 Jiwa, Ribuan Bangunan Rusak Berat akibat Pancake Collapse

12 Juli 2026 Internasional
Esmaeil Baghaei

Iran Bantah Minta Negosiasi Baru dengan AS, Trump: Gencatan Senjata telah Berakhir

11 Juli 2026 Internasional
Selat Hormuz

Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Balasan Guncang Selat Hormuz dan Ancam Stabilitas Pasokan Energi Global

10 Juli 2026 Internasional
Presiden China Xi Jinping

Xi Jinping Tegaskan Kemandirian Teknologi Jadi Kunci Modernisasi China, Fokus pada Talenta dan Inovasi

9 Juli 2026 Internasional
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Sebut Kesepahaman AS-Iran Berakhir, Washington Cabut Izin Penjualan Minyak dan Perketat Tekanan

8 Juli 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.