Surabaya (Beritajatim.id) – Umat muslim di Kota Surabaya dan sekitarnya yang menjalankan ibadah puasa hari pertama, Rabu (18/2/2026), tampaknya mendapatkan bonus cuaca yang cukup bersahabat. Berbeda dengan hari-hari sebelumnya yang menyengat, suhu udara di Kota Pahlawan siang ini terpantau lebih sejuk berkat dominasi awan mendung yang menggelayut.
Berdasarkan pantauan kondisi atmosfer terkini pada pukul 11.40 WIB, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Surabaya Raya akan diselimuti awan tebal mulai siang hingga sore hari nanti.
Memasuki pukul 14.00 WIB hingga 17.00 WIB, warga diimbau untuk mewaspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Kondisi ini diprediksi merata, mulai dari Surabaya Barat hingga Selatan.
Meski hujan ini menjadi “penyejuk” yang mengurangi rasa dahaga saat berpuasa, para pengendara motor dan pekerja yang hendak pulang kantor (jam pulang kerja) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Genangan air dan jalanan licin berpotensi memicu kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas protokol seperti Jalan A. Yani, Raya Darmo, hingga Mayjen Sungkono menjelang waktu ngabuburit.
Di tengah suasana syahdu mendung dan rintik hujan, momen berbuka puasa menjadi waktu yang paling dinanti. Untuk wilayah Kota Surabaya dan sekitarnya, azan Magrib pada hari pertama Ramadan 1447 H ini jatuh pada pukul 17.53 WIB
Kondisi cuaca peralihan (pancaroba) yang basah seperti hari ini rentan menurunkan daya tahan tubuh. Warga disarankan untuk segera berbuka dengan yang hangat dan manis saat azan berkumandang nanti, serta menghindari paparan air hujan secara langsung demi menjaga kesehatan untuk ibadah tarawih nanti malam.
Selamat menunaikan ibadah puasa bagi warga Surabaya. Semoga kesejukan hari ini membawa keberkahan dan kelancaran hingga waktu berbuka tiba.


as a preferred source on Google




