Surabaya (beritajatim.id) – Bulan Ramadan identik dengan keberkahan dan momen ibadah yang dinanti banyak orang. Namun, bagi perantau atau anak kost, menjalani puasa sering kali menghadirkan tantangan tersendiri.
Bangun dini hari untuk sahur bukan perkara mudah, apalagi jika harus menyiapkan makanan sendiri dengan fasilitas terbatas. Tak sedikit yang akhirnya melewatkan sahur karena malas memasak atau khawatir repot.
Padahal, sahur berperan penting menjaga stamina agar tubuh tetap bertenaga saat beraktivitas, baik untuk kuliah maupun bekerja. Kuncinya bukan pada makanan mahal atau rumit, melainkan menu praktis, bergizi, dan mudah dibuat.
Berikut lima rekomendasi menu sahur sederhana yang cocok untuk anak kost.
1. Nasi Telur dan Sayur Tumis
Menu klasik ini tetap jadi andalan. Telur bisa diolah menjadi telur mata sapi, dadar, atau orak-arik sesuai selera. Tambahkan sayur tumis seperti wortel, kol, atau sawi agar asupan serat terpenuhi.
Menu ini praktis, murah, dan cukup mengenyangkan untuk beraktivitas seharian.
2. Nasi Ayam Suwir
Ayam rebus yang disuwir dan diberi bumbu sederhana seperti kecap atau saus bisa menjadi pilihan berikutnya. Menu ini dapat disiapkan pada malam hari sehingga saat sahur tinggal dipanaskan.
Selain hemat waktu, ayam suwir juga bisa dimanfaatkan kembali sebagai lauk berbuka puasa.
3. Roti Gandum dengan Telur atau Selai
Jika tidak sempat memasak nasi, roti gandum bisa menjadi alternatif. Kombinasikan dengan telur rebus atau selai kacang agar tetap mengenyangkan.
Telur rebus bahkan bisa disiapkan sebelum tidur, sehingga saat bangun sahur tidak perlu repot lagi.
4. Oatmeal dengan Susu dan Buah
Oatmeal cocok untuk sahur karena praktis dan kaya serat. Cukup seduh atau masak sebentar, lalu tambahkan susu dan potongan buah seperti pisang, apel, atau kurma.
Menu ini ringan namun tetap memberi energi secara bertahap selama puasa.
5. Smoothie Buah Sederhana
Bagi yang tidak ingin makan berat, smoothie dari campuran susu dan buah bisa jadi solusi cepat. Jika memiliki blender, prosesnya hanya beberapa menit. Jika tidak, buah bisa dihancurkan dan dicampur susu secara manual.
Smoothie cocok untuk sahur kilat, terutama ketika waktu sudah mendekati imsak.
Selain memilih menu bergizi, penting memastikan asupan cairan cukup saat sahur untuk mencegah dehidrasi. Hindari konsumsi makanan instan atau gorengan berlebihan karena dapat memicu rasa haus lebih cepat di siang hari.
Pada akhirnya, menu sahur dapat disesuaikan dengan kondisi dan waktu yang tersedia. Meski sederhana, sahur tetap penting agar tubuh memiliki energi yang cukup menjalani aktivitas selama Ramadan.


as a preferred source on Google




