Surabaya (beritajatim.id) – Memasuki pekan terakhir bulan Februari, pergerakan harga bahan pokok di pasar tradisional Kota Surabaya menunjukkan tren yang fluktuatif. Berdasarkan pantauan data per Senin (23/2/2026), dinamika pasar memunculkan anomali yang menuntut masyarakat lebih cermat dalam mengatur pengeluaran belanja harian.
Kabar melegakan datang dari komoditas cabai rawit merah. Mengutip pembaruan data dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, rata-rata harga cabai rawit merah di Surabaya kini turun menyentuh angka Rp98.000 per kilogram.
Penurunan harga komoditas pedas ini terpantau merata di enam pasar utama yang menjadi titik pantau Siskaperbapo, yakni Pasar Soponyono, Pasar Wonokromo, Pasar Keputran, Pasar Genteng, Pasar Pucang Anom, dan Pasar Tambahrejo. Angka ini menjadi angin segar bagi konsumen, mengingat di beberapa daerah lain di Jawa Timur harga cabai masih bertengger di atas Rp100.000 per kilogram.
Namun, anomali justru terjadi pada sektor minyak goreng. Di saat harga bumbu dapur mulai melandai, harga minyak goreng curah di tingkat pengecer Surabaya per tanggal 23 Februari 2026 ini justru melonjak tajam menembus Rp20.000 per liter. Menariknya, harga ini lebih mahal dibandingkan minyak goreng kemasan premium yang rata-rata dijual Rp18.166 per liter, atau produk Minyakita yang berada di kisaran Rp15.916 per liter.
Sementara itu, untuk kebutuhan pokok lainnya terpantau relatif stabil pada awal pekan ini. Harga beras premium dipasarkan di angka Rp15.416 per kilogram, sedangkan beras medium di Rp12.750 per kilogram. Pasokan protein hewani seperti daging sapi paha belakang berada di harga Rp115.833 per kilogram, disusul daging ayam ras di angka Rp39.166 per kilogram dan telur ayam ras di harga Rp30.500 per kilogram.
Kondisi harga yang berfluktuasi ini membuat konsumen harus pandai menyiasati keadaan. Beralih sementara dari minyak curah ke Minyakita atau kemasan premium dapat menjadi salah satu strategi penghematan yang rasional.
Bagi warga Surabaya yang ingin memastikan alokasi anggaran belanja secara akurat, pergerakan harga berbagai komoditas terkini dapat dicek secara langsung dan berkala melalui portal resmi siskaperbapo.jatimprov.go.id.


as a preferred source on Google




