Jakarta (beritajatim.id) – PT Elnusa Tbk (Elnusa) kembali menegaskan perannya dalam mendukung aktivitas hulu migas nasional. Perusahaan jasa energi yang merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina ini berhasil menyelesaikan proyek Survei Seismik 3D OBN Zulu North untuk Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).
Proyek survei yang dilaksanakan di perairan Kepulauan Seribu tersebut mencakup luasan surface survey sekitar 70,6 kilometer persegi. Kegiatan ini rampung sesuai target waktu dengan capaian zero Lost Time Injury (LTI), meskipun dihadapkan pada kondisi cuaca ekstrem dan kompleksitas area operasi yang tinggi.
Peran Strategis Survei Seismik 3D Offshore
Survei seismik offshore 3D merupakan metode akuisisi data bawah permukaan laut untuk menghasilkan gambaran tiga dimensi struktur geologi. Data ini menjadi fondasi penting dalam kegiatan eksplorasi dan pengembangan lapangan migas, karena mampu meningkatkan akurasi identifikasi potensi cadangan sekaligus meminimalkan risiko pengeboran.
Dalam proyek Zulu North, Elnusa mengimplementasikan teknologi Ocean Bottom Nodes (OBN). Teknologi ini menempatkan receiver seismik secara presisi di dasar laut dengan memperhitungkan berbagai potensi risiko dari objek bawah permukaan. Pendekatan OBN dinilai efektif diterapkan di area dengan infrastruktur padat seperti platform produksi dan jaringan pipa bawah laut, sehingga kualitas serta cakupan data (fold coverage) tetap terjaga optimal.
Tantangan Operasi di Area Padat Infrastruktur
Wilayah kerja survei berada di sekitar sepuluh platform produksi yang letaknya saling berdekatan. Kondisi ini menuntut perencanaan detail, koordinasi lintas tim yang ketat, serta pengawasan menyeluruh terhadap aspek keselamatan dan keamanan operasi.
Operasi dimulai pada akhir Desember 2025 dan selesai pada akhir Januari 2026. Sepanjang periode tersebut, tim menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keberadaan pipa bawah laut, bangkai kapal, hingga hambatan lainnya di area survei.
Fahzul MH Siregar selaku Party Chief Elnusa menjelaskan bahwa banyaknya obstacle di lapangan menjadi tantangan utama proyek ini. Namun, melalui sinergi tim dan disiplin operasional, seluruh tahapan pekerjaan dapat diselesaikan dengan aman.
Hal senada disampaikan Direktur Operasi Elnusa, Andri Haribowo. Ia menilai keberhasilan proyek ini mencerminkan kapabilitas Elnusa dalam menangani survei offshore berkompleksitas tinggi. Menurutnya, konsistensi penerapan standar operational excellence menjadi faktor kunci dalam menjaga mutu data sekaligus keselamatan kerja.
Didukung 100 Persen Tenaga Kerja Nasional
Seluruh pekerjaan dalam proyek ini dilaksanakan oleh 100 persen tenaga kerja nasional dengan dukungan sembilan kapal berbendera Indonesia yang beroperasi secara simultan. Pengelolaan armada yang presisi menjadi salah satu faktor penting keberhasilan program.
Selain tantangan infrastruktur, kondisi cuaca ekstrem juga menjadi perhatian serius. Kecepatan angin tercatat mencapai 30 knots dengan tinggi gelombang hingga 2,5 meter. Dalam situasi tersebut, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama selama operasi berlangsung.
Field Supervisor Pertamina Hulu Energi, Permana Citra Adi, mengapresiasi kinerja tim Elnusa. Ia menyatakan seluruh program berjalan baik dan aman, serta menghasilkan data seismik dengan kualitas yang memuaskan bagi kebutuhan pengembangan lapangan.
Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Keberhasilan penyelesaian Survei Seismik 3D OBN Zulu North semakin mempertegas kesiapan Elnusa dalam mendukung kegiatan hulu migas secara terintegrasi di lingkungan Pertamina Group. Dengan kompetensi teknis, inovasi teknologi, serta komitmen pada keselamatan dan efisiensi, Elnusa terus memperluas perannya sebagai mitra strategis dalam menjaga keberlanjutan produksi migas nasional.
Capaian ini juga menjadi modal penting bagi perusahaan untuk mengembangkan peluang proyek serupa di wilayah kerja lain yang memiliki karakteristik operasional menantang, sekaligus mendukung upaya penguatan ketahanan energi Indonesia secara berkelanjutan. (ren)


as a preferred source on Google




