Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»477 Gereja Katolik di Indonesia Buka Tempat Singgah Pemudik Lebaran 2026, Wujud Toleransi Antarumat

477 Gereja Katolik di Indonesia Buka Tempat Singgah Pemudik Lebaran 2026, Wujud Toleransi Antarumat

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono News 13 Maret 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Sebanyak 477 gereja Katolik di Indonesia membuka tempat singgah bagi pemudik Lebaran 2026 sebagai wujud toleransi dan solidaritas kemanusiaan.
Sebanyak 477 gereja Katolik di Indonesia membuka tempat singgah bagi pemudik Lebaran 2026 sebagai wujud toleransi dan solidaritas kemanusiaan (foto: Dok Kemenag RI)

Jakarta (beritajatim.id) – Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 H/2026 M, ratusan gereja Katolik di berbagai wilayah Indonesia membuka fasilitas tempat singgah bagi para pemudik. Program ini merupakan bagian dari inisiatif Gereja Ramah Pemudik yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia bekerja sama dengan gereja-gereja Katolik di seluruh Indonesia.

Sebanyak 477 gereja Katolik yang tersebar di berbagai provinsi disiapkan sebagai lokasi beristirahat bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menuju kampung halaman.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Suparman menyampaikan bahwa program ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial dan pelayanan kepada masyarakat tanpa memandang latar belakang agama.

Menurutnya, kehadiran gereja sebagai tempat singgah diharapkan dapat membantu para pemudik beristirahat dengan aman dan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan mereka.

Wujud Nyata Toleransi dan Solidaritas

Program Gereja Ramah Pemudik juga dipandang sebagai simbol kuat kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Kehadiran fasilitas singgah ini menjadi bentuk solidaritas kemanusiaan dalam menyambut momentum Lebaran.

Selain itu, inisiatif ini juga berlangsung bertepatan dengan masa Prapaskah yang sedang dijalani umat Katolik, sehingga kegiatan pelayanan kepada masyarakat menjadi bagian dari praktik nilai-nilai keimanan dan kepedulian sosial.

Direktur Urusan Agama Katolik Salman Habeahan menjelaskan bahwa koordinasi telah dilakukan dengan para pembimbing masyarakat Katolik di berbagai daerah untuk memastikan kesiapan gereja-gereja yang berada di jalur mudik.

Baca Juga:  Polres Tanah Karo dan TNI Evakuasi Korban Longsor di Desa Semangat Gunung
Gereja di Berbagai Daerah Siap Layani Pemudik

Sejumlah gereja yang berada di jalur utama perjalanan antarprovinsi telah menyatakan kesiapan untuk melayani para pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat.

Di Sumatera Selatan, Indonesia misalnya, fasilitas singgah disediakan di Gereja Katolik Santa Theresia Liseux serta Gereja Katolik Stasi Santo Yoseph.

Sementara di Jambi, Indonesia, layanan serupa tersedia di Gereja Stasi Santo Lukas Muara Tembesi yang berada di jalur strategis penghubung antarkota.

Di wilayah Sulawesi Utara, Indonesia, pemudik dapat memanfaatkan fasilitas istirahat di Gereja Katolik Santo Andreas Lolak yang terletak di jalur Trans Sulawesi.

Sementara itu di Gorontalo, Indonesia, dua gereja juga membuka fasilitas serupa, yakni Gereja Katolik Santo Theodorus Kaaruyan dan Gereja Katolik Santa Maria Bintang Kejora Kwandang.

Selain wilayah tersebut, gereja-gereja di berbagai daerah lain seperti Pulau Jawa, Papua, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, serta Maluku juga turut membuka fasilitas tempat singgah bagi pemudik.

Perkuat Semangat Persaudaraan Nasional

Program Gereja Ramah Pemudik tidak hanya memberikan manfaat praktis bagi para pelaku perjalanan, tetapi juga menjadi simbol kuat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Dengan tersedianya tempat istirahat yang aman dan nyaman, para pemudik diharapkan dapat melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman dengan kondisi yang lebih segar dan aman.

Inisiatif ini sekaligus memperlihatkan bagaimana semangat gotong royong dan toleransi antarumat beragama terus hidup di tengah masyarakat Indonesia, terutama dalam momentum besar seperti mudik Lebaran. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Universitas Terbuka dan UNESA mengembangkan menu kantin berbasis pangan lokal di Sidoarjo guna mewujudkan kantin sekolah sehat dan bergizi.

Universitas Terbuka Kembangkan Menu Kantin Berbasis Pangan Lokal di Sidoarjo

21 Juli 2026 News
Wamenhut meluncurkan dokumen status keanekaragaman hayati Indonesia sebagai acuan IBSAP 2025–2045 untuk mendukung konservasi berbasis data.

Wamenhut Luncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati, Jadi Acuan IBSAP 2025–2045 dan Target SDGs

21 Juli 2026 News
Polsek Kedunggalar berhasil memadamkan kebakaran lahan di Ngawi usai menerima laporan melalui Call Center 110. Polisi mengimbau warga waspada selama musim kemarau.

Respons Cepat Call Center 110, Polsek Kedunggalar Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Ngawi Sebelum Meluas

21 Juli 2026 News
Satlantas Polres Malang mengedukasi 1.250 pelajar SMAN 1 Sumberpucung tentang keselamatan berkendara dan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

Satlantas Polres Malang Edukasi 1.250 Pelajar SMAN 1 Sumberpucung, Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas

21 Juli 2026 News
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026 News
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Universitas Terbuka dan UNESA mengembangkan menu kantin berbasis pangan lokal di Sidoarjo guna mewujudkan kantin sekolah sehat dan bergizi.

Universitas Terbuka Kembangkan Menu Kantin Berbasis Pangan Lokal di Sidoarjo

21 Juli 2026
Berita Terbaru
PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026
Polri menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembiayaan PT PPA kepada PT BAS. Kerugian negara mencapai Rp38,8 miliar dan aset Rp14,4 miliar disita.

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Pembiayaan PT PPA ke PT BAS, Kerugian Negara Capai Rp38,8 Miliar

20 Juli 2026

12 Tips Menggoreng Ikan agar Tidak Berminyak, Renyah Tahan Lama dan Matang Sempurna

20 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.