Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»Konflik AS-Iran Kian Memanas di Hari ke-27, Diplomasi Berjalan di Tengah Ancaman Perang Darat

Konflik AS-Iran Kian Memanas di Hari ke-27, Diplomasi Berjalan di Tengah Ancaman Perang Darat

Isnan SaidIsnan Said Internasional 28 Maret 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Jakarta (beritajatim.id) – Konflik antara Amerika Serikat dan Iran terus menunjukkan eskalasi signifikan memasuki hari ke-27, di tengah sinyal diplomasi yang kembali menguat namun belum menghasilkan titik temu. Situasi di lapangan justru memperlihatkan peningkatan intensitas serangan militer dari kedua pihak.

Ledakan keras dilaporkan mengguncang ibu kota Teheran pada Kamis malam waktu setempat, diiringi aktivitas sistem pertahanan udara yang bekerja intensif untuk mencegat serangan. Operasi militer yang melibatkan Israel disebut telah menargetkan lebih dari 1.000 fasilitas produksi senjata milik Iran sebagai bagian dari kampanye besar terhadap infrastruktur militer negara tersebut.

Serangan udara juga dilaporkan terjadi di wilayah Bandar Abbas yang menewaskan sejumlah pejabat penting militer Iran, termasuk petinggi angkatan laut Garda Revolusi. Kondisi ini memperlihatkan peningkatan tekanan terhadap struktur pertahanan Iran.

Sebagai respons, Iran meluncurkan gelombang serangan terbaru dalam operasi militernya dengan mengerahkan rudal dan drone ke sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk, seperti di Kuwait, Arab Saudi, Bahrain, serta Uni Emirat Arab. Target lainnya mencakup fasilitas militer Israel dan lokasi terkait nuklir.

Di tengah eskalasi tersebut, jalur diplomasi tetap berjalan melalui komunikasi tidak langsung. Pakistan disebut berperan sebagai mediator antara Washington dan Teheran. Menteri Luar Negeri Pakistan, Mohammad Ishaq Dar, mengonfirmasi adanya proposal dari pihak Amerika Serikat yang tengah dipertimbangkan Iran.

Baca Juga:  Anwar Ibrahim: Saling Menghormati dan Rasionalitas adalah Kekuatan yang Mempersatukan

Di sisi lain, Presiden Donald Trump menegaskan bahwa tekanan militer akan tetap berlanjut sembari membuka peluang negosiasi. Ia menyebut Iran sebagai pihak yang kini berupaya kembali ke meja perundingan, meskipun laporan lain menyebut adanya upaya Gedung Putih untuk mencari jalan keluar diplomatik dalam waktu dekat.

Iran sendiri mengajukan sejumlah syarat untuk mengakhiri konflik, termasuk penghentian serangan, jaminan tidak terulangnya perang, kompensasi kerugian, serta pengakuan kedaulatan atas Selat Hormuz. Namun, perbedaan posisi antara kedua negara dinilai masih terlalu lebar untuk mencapai kesepakatan dalam waktu dekat.

Seiring berlanjutnya konflik, risiko operasi militer darat juga meningkat. Departemen Pertahanan Amerika Serikat dilaporkan mempercepat berbagai persiapan untuk kemungkinan serangan yang lebih besar, termasuk operasi terhadap fasilitas nuklir dan jalur ekspor minyak Iran.

Iran pun meningkatkan kesiapan militernya dengan memobilisasi lebih dari satu juta personel. Pihak militer memperingatkan bahwa setiap upaya untuk membuka jalur pelayaran secara paksa di Selat Hormuz akan direspons dengan tindakan balasan, bahkan berpotensi membuka front baru di Selat Bab el-Mandeb.

Kedua selat tersebut merupakan jalur vital distribusi energi global. Gangguan di kawasan ini berisiko memicu lonjakan harga minyak dunia, mengganggu rantai pasok, hingga berdampak pada inflasi global dan perlambatan ekonomi di berbagai negara.

Di tengah dinamika geopolitik yang kian kompleks, krisis kemanusiaan juga terus memburuk. Ribuan korban jiwa dan luka dilaporkan, termasuk perempuan dan anak-anak, sementara jutaan warga terdampak terpaksa mengungsi akibat eskalasi konflik yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda. (ian)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Donald Trump Konflik AS Iran Timur Tengah
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026 Internasional
Korban tewas gempa Venezuela mencapai 4.118 jiwa. Ribuan bangunan rusak berat akibat fenomena pancake collapse, pencarian korban masih berlangsung.

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.118 Jiwa, Ribuan Bangunan Rusak Berat akibat Pancake Collapse

12 Juli 2026 Internasional
Esmaeil Baghaei

Iran Bantah Minta Negosiasi Baru dengan AS, Trump: Gencatan Senjata telah Berakhir

11 Juli 2026 Internasional
Selat Hormuz

Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Balasan Guncang Selat Hormuz dan Ancam Stabilitas Pasokan Energi Global

10 Juli 2026 Internasional
Presiden China Xi Jinping

Xi Jinping Tegaskan Kemandirian Teknologi Jadi Kunci Modernisasi China, Fokus pada Talenta dan Inovasi

9 Juli 2026 Internasional
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Sebut Kesepahaman AS-Iran Berakhir, Washington Cabut Izin Penjualan Minyak dan Perketat Tekanan

8 Juli 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.