Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»AS Berlakukan Blokade Laut Iran, Ketegangan Global Meningkat di Selat Hormuz

AS Berlakukan Blokade Laut Iran, Ketegangan Global Meningkat di Selat Hormuz

Isnan SaidIsnan Said Internasional 13 April 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Selat Hormuz
Selat Hormuz

Jakarta (beritajatim.id) – Langkah Amerika Serikat memberlakukan blokade terhadap seluruh aktivitas maritim di pelabuhan Iran memicu lonjakan ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Kebijakan ini mulai diberlakukan pada Senin pagi waktu setempat, sebagaimana diumumkan oleh US Central Command (CENTCOM).

Blokade tersebut mencakup seluruh kapal yang keluar masuk pelabuhan Iran, termasuk di wilayah Teluk Arab dan Teluk Oman. Namun, pihak militer AS menyatakan bahwa kebijakan ini tidak akan mengganggu jalur pelayaran internasional menuju dan dari pelabuhan non-Iran melalui Selat Hormuz.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari pernyataan Presiden AS, Donald Trump, yang sebelumnya menegaskan upaya untuk menekan sumber pendapatan Iran, khususnya dari sektor ekspor minyak. Pemerintah AS juga disebut menyiagakan kapal penyapu ranjau guna mengamankan jalur pelayaran strategis di kawasan tersebut.

Langkah Washington langsung mendapat penolakan dari Teheran. Komandan Angkatan Laut Iran, Shahram Irani, menilai kebijakan tersebut tidak realistis dan menegaskan kesiapan militer Iran dalam memantau aktivitas AS di kawasan.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang mengklaim memiliki kendali penuh atas seluruh aktivitas di Selat Hormuz. Mereka memperingatkan bahwa setiap manuver militer yang dianggap provokatif akan mendapat respons tegas.

Di tengah klaim yang saling bertentangan, muncul laporan berbeda terkait aktivitas militer terbaru. Pihak CENTCOM menyebut dua kapal perang AS telah memasuki wilayah sekitar Selat Hormuz untuk melakukan operasi pembersihan ranjau. Namun, otoritas militer Iran membantah keberadaan kapal tersebut di wilayah perairan strategis itu.

Baca Juga:  Respons Desakan Donald Trump soal Abraham Accords, Pakistan Tegas Tolak Normalisasi Hubungan dengan Israel

Media pemerintah Iran bahkan melaporkan bahwa dua kapal perusak AS disebut mundur setelah berhadapan dengan armada Iran, meskipun klaim ini belum dikonfirmasi secara independen.

Ketegangan ini terjadi di tengah mandeknya perundingan antara AS dan Iran yang berlangsung di Islamabad. Meski Donald Trump mengklaim sebagian besar isu telah mencapai kesepakatan, perbedaan mendasar terkait program nuklir Iran masih menjadi hambatan utama.

Dari pihak Iran, sejumlah tuntutan yang diajukan AS ditolak, termasuk usulan terkait kontrol bersama Selat Hormuz, ekspor uranium yang telah diperkaya, serta penghentian aktivitas pengayaan uranium dalam jangka panjang.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, menegaskan bahwa negaranya tetap bersikap tegas dan tidak akan tunduk pada tekanan. Ia juga menyoroti rendahnya tingkat kepercayaan terhadap AS dalam proses negosiasi.

Sementara itu, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan menghormati komitmen gencatan senjata demi mencegah eskalasi lebih lanjut.

Di sisi lain, situasi ini turut meningkatkan kewaspadaan militer Israel. Seorang pejabat pertahanan Israel menyebut pasukan berada dalam status siaga tinggi untuk mengantisipasi kemungkinan konflik terbuka maupun serangan balasan dari Iran.

Blokade ini menambah ketidakpastian di salah satu jalur distribusi energi terpenting dunia. Selat Hormuz selama ini menjadi titik vital bagi perdagangan minyak global, sehingga setiap eskalasi di kawasan tersebut berpotensi berdampak luas terhadap stabilitas ekonomi internasional. (ian)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Iran Selat Hormuz
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026 Internasional
Korban tewas gempa Venezuela mencapai 4.118 jiwa. Ribuan bangunan rusak berat akibat fenomena pancake collapse, pencarian korban masih berlangsung.

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.118 Jiwa, Ribuan Bangunan Rusak Berat akibat Pancake Collapse

12 Juli 2026 Internasional
Esmaeil Baghaei

Iran Bantah Minta Negosiasi Baru dengan AS, Trump: Gencatan Senjata telah Berakhir

11 Juli 2026 Internasional
Selat Hormuz

Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Balasan Guncang Selat Hormuz dan Ancam Stabilitas Pasokan Energi Global

10 Juli 2026 Internasional
Presiden China Xi Jinping

Xi Jinping Tegaskan Kemandirian Teknologi Jadi Kunci Modernisasi China, Fokus pada Talenta dan Inovasi

9 Juli 2026 Internasional
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Sebut Kesepahaman AS-Iran Berakhir, Washington Cabut Izin Penjualan Minyak dan Perketat Tekanan

8 Juli 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.