Ponorogo (beritajatim.id) – Inovasi unik dilakukan Polres Ponorogo, Polda Jawa Timur, dalam mendekatkan diri kepada masyarakat. Melalui program “Wedangan Keliling”, jajaran kepolisian turun langsung ke tengah warga dengan mendorong gerobak wedangan sambil membagikan kopi dan teh gratis sebagai sarana edukasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Program yang digagas atas arahan Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo tersebut menjadi pendekatan humanis yang dinilai efektif membangun komunikasi tanpa sekat dengan masyarakat, khususnya kalangan akar rumput.
Tidak sekadar membagikan minuman gratis, petugas juga memanfaatkan suasana santai itu untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengenalkan layanan darurat Call Center 110 yang dapat diakses masyarakat secara cepat dan gratis.
Kanit Pamapta Polres Ponorogo, Ipda John Anderson Batara Aryasena mengatakan, budaya ngopi dan berkumpul sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Ponorogo. Karena itu, pendekatan melalui wedangan dinilai lebih mudah diterima dibanding pola sosialisasi formal.
Menurutnya, suasana santai membuat masyarakat lebih nyaman berdialog dengan anggota kepolisian. Kondisi tersebut sekaligus membuka ruang komunikasi dua arah terkait persoalan keamanan lingkungan maupun pelayanan kepolisian.
Program tersebut juga mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno. Ia menilai langkah Polres Ponorogo merupakan inovasi pelayanan publik yang kreatif sekaligus membumi.
Dwi Agus menyebut pendekatan humanis melalui wedangan keliling mampu menghilangkan jarak psikologis antara polisi dan masyarakat. Kehadiran polisi di tengah warga sambil menyuguhkan kopi maupun teh gratis dinilai menciptakan suasana yang lebih cair sehingga pesan-pesan keamanan lebih mudah diterima.
Selain itu, pola komunikasi seperti ini dianggap menjadi contoh bahwa pelayanan publik tidak harus dilakukan secara formal dan kaku. Dengan pendekatan sederhana namun dekat dengan budaya masyarakat, edukasi mengenai keamanan maupun layanan kepolisian dapat tersampaikan lebih efektif.
Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menegaskan pihaknya akan terus menghadirkan berbagai inovasi pelayanan yang berorientasi pada kedekatan dengan masyarakat.
Menurutnya, Wedangan Keliling memang dirancang sebagai sarana komunikasi santai agar masyarakat lebih mudah memahami berbagai program kepolisian, termasuk pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan memanfaatkan layanan Call Center 110 saat membutuhkan bantuan kepolisian.
Program tersebut kini menjadi perhatian publik karena dinilai menghadirkan wajah polisi yang lebih humanis, komunikatif, dan dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. (tin)


as a preferred source on Google




