Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Pendidikan»Kemendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Bebas Perundungan, Perkuat Gerakan RANA Wujudkan Sekolah Aman untuk Anak

Kemendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Bebas Perundungan, Perkuat Gerakan RANA Wujudkan Sekolah Aman untuk Anak

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Pendidikan 27 Juni 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Kemendikdasmen memastikan MPLS 2026 bebas kekerasan dan perundungan melalui Gerakan RANA demi mewujudkan sekolah yang aman dan ramah anak.
Kemendikdasmen memastikan MPLS 2026 bebas kekerasan dan perundungan melalui Gerakan RANA demi mewujudkan sekolah yang aman dan ramah anak.

Jakarta (beritajatim.id) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya menciptakan satuan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Komitmen tersebut akan diwujudkan melalui pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 yang mengedepankan prinsip ramah anak sekaligus mendukung Gerakan Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak (RANA).

Komitmen itu disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, saat menghadiri Forum Kolaborasi dan Aksi Keluarga Indonesia 2026 yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) di Jakarta, 25 Juni 2026.

Dalam forum tersebut, pemerintah meluncurkan Gerakan RANA sebagai gerakan kolaboratif lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat. Program ini bertujuan membangun lingkungan yang aman bagi anak, baik di lingkungan keluarga, satuan pendidikan, ruang publik, maupun ruang digital.

Fajar Riza Ul Haq menjelaskan, semangat Gerakan RANA akan diperkuat melalui pelaksanaan MPLS Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada awal Juli selama lima hari. Selain mengenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru, kegiatan tersebut dirancang sebagai sarana pembentukan karakter dan penanaman budaya positif sejak hari pertama masuk sekolah.

Ia mengatakan materi MPLS tahun ini tidak hanya berfokus pada pengenalan fasilitas dan tata tertib sekolah, tetapi juga mencakup pembiasaan beretika di media sosial, penguatan program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, serta pembentukan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan menghargai sesama.

Baca Juga:  Jusuf Kalla Bekali Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya Malang

Sebagai landasan pelaksanaan, Kemendikdasmen telah menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 12 Tahun 2026 yang menjadi pedoman resmi bagi seluruh satuan pendidikan dalam menyelenggarakan MPLS. Regulasi tersebut menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan orientasi siswa baru harus bersifat edukatif, ramah anak, dan mendukung terciptanya iklim pembelajaran yang positif.

Fajar menegaskan tidak ada toleransi terhadap segala bentuk kekerasan maupun perundungan selama pelaksanaan MPLS maupun dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari di sekolah. Larangan tersebut mencakup tindakan kekerasan fisik, verbal, hingga bentuk intimidasi lain yang berpotensi mengganggu rasa aman dan kenyamanan peserta didik.

Menurutnya, sekolah harus menjadi ruang yang mampu melindungi setiap anak sehingga mereka dapat belajar, berkembang, dan membangun karakter tanpa rasa takut. Karena itu, penerapan budaya saling menghormati menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas.

Lebih lanjut, Fajar menekankan bahwa perlindungan terhadap anak tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada sekolah. Ia menyebut keberhasilan menciptakan ekosistem pendidikan yang aman membutuhkan keterlibatan aktif keluarga, pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, hingga para pemangku kepentingan di ruang digital.

Kemendikdasmen juga mengajak seluruh pemerintah daerah untuk mengimplementasikan kebijakan tersebut secara konsisten di seluruh satuan pendidikan. Dukungan lintas sektor dinilai penting agar berbagai kasus kekerasan maupun perundungan di lingkungan pendidikan dapat dicegah sejak dini.

Melalui sinergi tersebut, pemerintah berharap sekolah benar-benar menjadi rumah kedua bagi anak-anak Indonesia. Lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal, baik dari sisi akademik, karakter, maupun kesehatan mental.

Baca Juga:  Pasangan di Jakarta Berhasil Dapatkan Buah Hati Lewat Program Bayi Tabung Setelah 9 Tahun Menanti

Pelaksanaan MPLS 2026 bersama Gerakan RANA menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat perlindungan anak di lingkungan pendidikan. Dengan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Kemendikdasmen menargetkan terciptanya ekosistem pembelajaran yang bebas dari kekerasan, ramah anak, dan mampu mencetak generasi Indonesia yang berkarakter, berprestasi, serta siap menghadapi tantangan masa depan. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Axellea Pramestika Hasanah

Pilih Kuliah Vokasi demi Siap Kerja, Instruktur Renang Ini Mantap Bidik D3 Bahasa Inggris UNAIR

28 Juni 2026 Pendidikan
Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) UNAIR, Dr. Achmad Solihin

Pendaftar Ujian Mandiri UNAIR Tembus 6.335 Peserta, Kedokteran Masih Jadi Prodi Favorit Tahun 2026

26 Juni 2026 Pendidikan
Aleyya Intan Adonia Cinara

Kejar Mimpi Masuk FK UNAIR, Siswi Asal Surakarta Rela Tinggalkan Kursi Kuliah Kedokteran yang Sudah Diraih

26 Juni 2026 Pendidikan
SPMB SD Surabaya 2026 telah selesai. Seleksi SMP kini memasuki jalur afirmasi dan mutasi sebelum berlanjut ke jalur prestasi dan domisili.

SPMB SD Surabaya 2026 Rampung, Seleksi SMP Masuki Jalur Afirmasi dan Mutasi, Simak Jadwal Lengkapnya

26 Juni 2026 Pendidikan
Kepala Badan Bahasa, Hafidz Muksin

Kemendikdasmen Perkuat Pengawasan Bahasa Indonesia di Jawa Barat, Siapkan Tata Kelola Berkelanjutan

23 Juni 2026 Pendidikan
Mahasiswa UNAIR mengembangkan pembalut luka alami berbasis pektin, maizena, dan teh hijau untuk membantu mencegah infeksi.

Mahasiswa UNAIR Kembangkan Pembalut Luka Alami Berbasis Teh Hijau, Berpotensi Cegah Infeksi

15 Juni 2026 Pendidikan
Leave A Reply Cancel Reply

Axellea Pramestika Hasanah

Pilih Kuliah Vokasi demi Siap Kerja, Instruktur Renang Ini Mantap Bidik D3 Bahasa Inggris UNAIR

28 Juni 2026
Berita Terbaru
Salah satu sudut kota di Venezuela usai gempa besar. Korban tewas mencapai 920 orang, sementara sekitar 50 ribu lainnya masih dilaporkan hilang.

Gempa Dahsyat Venezuela: Bantuan Internasional Berdatangan, Korban Tewas Capai 920 dan 50 Ribu Masih Hilang

27 Juni 2026
Polri menangkap buronan Interpol Beijing terkait jaringan online scam internasional sebagai wujud penguatan kerja sama penegakan hukum lintas negara.

Polri Tangkap Buronan Interpol Beijing Terkait Online Scam, Perkuat Komitmen Berantas Kejahatan Transnasional

27 Juni 2026
Wali Kota Mojokerto memperkuat kapasitas SDM MPP Gajah Mada guna meningkatkan pelayanan publik, mempercepat investasi, dan mendorong ekonomi daerah.

Wali Kota Mojokerto Perkuat SDM MPP Gajah Mada, Dorong Pelayanan Prima dan Kemudahan Investasi Daerah

27 Juni 2026
Semeru Fun Run 2026 di Kota Lama Surabaya diikuti 2.000 peserta. Polda Jatim mengajak masyarakat hidup sehat sekaligus mempromosikan wisata heritage.

Semeru Fun Run 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Ajak Masyarakat Hidup Sehat di Kota Lama Surabaya

27 Juni 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Khofifah Paparkan Transformasi Pendidikan Jatim di Hadapan Dosen Muda CPNS, Soroti SDM Menuju Indonesia Emas 2045

27 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.