Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Pendidikan»Pilih Kuliah Vokasi demi Siap Kerja, Instruktur Renang Ini Mantap Bidik D3 Bahasa Inggris UNAIR

Pilih Kuliah Vokasi demi Siap Kerja, Instruktur Renang Ini Mantap Bidik D3 Bahasa Inggris UNAIR

Agathon AgnarAgathon Agnar Pendidikan 28 Juni 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Axellea Pramestika Hasanah
Axellea Pramestika Hasanah

Surabaya (beritajatim.id) – Pendidikan vokasi semakin diminati kalangan generasi muda yang ingin memiliki kompetensi praktis sekaligus lebih siap memasuki dunia kerja. Tren tersebut tercermin dari pilihan Axellea Pramestika Hasanah, lulusan SMA Negeri 16 Surabaya, yang memutuskan melanjutkan pendidikan ke Program Studi D3 Bahasa Inggris Universitas Airlangga (UNAIR).

Perempuan yang akrab disapa Acel itu memilih jalur vokasi setelah mengambil masa jeda kuliah atau gap year selama satu tahun. Waktu tersebut dimanfaatkannya untuk bekerja sekaligus mempersiapkan biaya pendidikan secara mandiri.

Saat ini Acel berprofesi sebagai instruktur di International Swimming School Surabaya. Pengalaman sebagai mantan atlet nasional artistic swimming membawanya dipercaya mengajarkan berbagai teknik renang, mulai dari water survival hingga keterampilan tingkat lanjut.

Menurut Acel, keputusan memilih pendidikan vokasi didasarkan pada karakter pembelajaran yang lebih banyak mengedepankan praktik dibanding teori. Setelah mencari informasi melalui berbagai media sosial, ia menilai kurikulum D3 Bahasa Inggris UNAIR sesuai dengan gaya belajarnya yang aktif dan dinamis.

Ia menuturkan bahwa dirinya lebih nyaman belajar melalui praktik langsung dibanding pembelajaran yang didominasi teori. Karena itu, pendidikan vokasi dinilai menjadi pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan aktivitasnya saat ini.

Selain mempertimbangkan metode pembelajaran, pekerjaan yang dijalaninya juga menjadi alasan memilih Program Studi D3 Bahasa Inggris. Dalam aktivitas sehari-hari sebagai instruktur renang, Acel kerap menggunakan bahasa Inggris saat berinteraksi dengan peserta didik. Kondisi tersebut membuatnya ingin memperkuat kompetensi bahasa asing melalui pendidikan formal.

Baca Juga:  RSTKA Serius Lakukan Upaya Penanggulangan TBC di Pulau Kangean Sumenep

Ia juga mengungkapkan bahwa manajemen tempatnya bekerja memberikan dukungan penuh terhadap keputusannya melanjutkan kuliah sambil tetap berkarier.

Tak hanya berprestasi di bidang olahraga, Acel juga memiliki pengalaman di dunia modeling. Ia pernah menjadi bagian dari ajang Gadis Sampul pada 2021. Bekal tersebut ingin terus dikembangkan ketika menjadi mahasiswa.

Acel berharap dapat memanfaatkan berbagai wadah pengembangan minat dan bakat di lingkungan kampus, termasuk mengikuti kompetisi tingkat nasional seperti Putri Pariwisata maupun ajang duta lainnya. Baginya, perguruan tinggi bukan hanya tempat menempuh pendidikan akademik, tetapi juga ruang untuk mengembangkan potensi non-akademik sekaligus membawa nama baik institusi.

Ia optimistis pengalaman yang telah dimiliki sejak usia muda dapat menjadi modal untuk berprestasi selama menempuh pendidikan di UNAIR apabila diterima sebagai mahasiswa.

Di akhir perbincangan, Acel mengajak lulusan SMA maupun sederajat agar tidak ragu memilih pendidikan vokasi. Menurutnya, jalur vokasi memiliki kualitas yang setara dengan pendidikan sarjana, dengan keunggulan pada pembelajaran berbasis praktik yang dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia industri.

Ia meyakini pendidikan vokasi mampu membekali mahasiswa dengan kompetensi yang lebih aplikatif sehingga memiliki kesiapan lebih baik saat memasuki dunia kerja tanpa mengurangi peluang untuk terus mengembangkan karier di masa depan. (aga)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
pendidikan vokasi Universitas Airlangga
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Kemendikdasmen memastikan MPLS 2026 bebas kekerasan dan perundungan melalui Gerakan RANA demi mewujudkan sekolah yang aman dan ramah anak.

Kemendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Bebas Perundungan, Perkuat Gerakan RANA Wujudkan Sekolah Aman untuk Anak

27 Juni 2026 Pendidikan
Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) UNAIR, Dr. Achmad Solihin

Pendaftar Ujian Mandiri UNAIR Tembus 6.335 Peserta, Kedokteran Masih Jadi Prodi Favorit Tahun 2026

26 Juni 2026 Pendidikan
Aleyya Intan Adonia Cinara

Kejar Mimpi Masuk FK UNAIR, Siswi Asal Surakarta Rela Tinggalkan Kursi Kuliah Kedokteran yang Sudah Diraih

26 Juni 2026 Pendidikan
SPMB SD Surabaya 2026 telah selesai. Seleksi SMP kini memasuki jalur afirmasi dan mutasi sebelum berlanjut ke jalur prestasi dan domisili.

SPMB SD Surabaya 2026 Rampung, Seleksi SMP Masuki Jalur Afirmasi dan Mutasi, Simak Jadwal Lengkapnya

26 Juni 2026 Pendidikan
Kepala Badan Bahasa, Hafidz Muksin

Kemendikdasmen Perkuat Pengawasan Bahasa Indonesia di Jawa Barat, Siapkan Tata Kelola Berkelanjutan

23 Juni 2026 Pendidikan
Mahasiswa UNAIR mengembangkan pembalut luka alami berbasis pektin, maizena, dan teh hijau untuk membantu mencegah infeksi.

Mahasiswa UNAIR Kembangkan Pembalut Luka Alami Berbasis Teh Hijau, Berpotensi Cegah Infeksi

15 Juni 2026 Pendidikan
Leave A Reply Cancel Reply

Kemendikdasmen memastikan MPLS 2026 bebas kekerasan dan perundungan melalui Gerakan RANA demi mewujudkan sekolah yang aman dan ramah anak.

Kemendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Bebas Perundungan, Perkuat Gerakan RANA Wujudkan Sekolah Aman untuk Anak

27 Juni 2026
Berita Terbaru
Salah satu sudut kota di Venezuela usai gempa besar. Korban tewas mencapai 920 orang, sementara sekitar 50 ribu lainnya masih dilaporkan hilang.

Gempa Dahsyat Venezuela: Bantuan Internasional Berdatangan, Korban Tewas Capai 920 dan 50 Ribu Masih Hilang

27 Juni 2026
Polri menangkap buronan Interpol Beijing terkait jaringan online scam internasional sebagai wujud penguatan kerja sama penegakan hukum lintas negara.

Polri Tangkap Buronan Interpol Beijing Terkait Online Scam, Perkuat Komitmen Berantas Kejahatan Transnasional

27 Juni 2026
Wali Kota Mojokerto memperkuat kapasitas SDM MPP Gajah Mada guna meningkatkan pelayanan publik, mempercepat investasi, dan mendorong ekonomi daerah.

Wali Kota Mojokerto Perkuat SDM MPP Gajah Mada, Dorong Pelayanan Prima dan Kemudahan Investasi Daerah

27 Juni 2026
Semeru Fun Run 2026 di Kota Lama Surabaya diikuti 2.000 peserta. Polda Jatim mengajak masyarakat hidup sehat sekaligus mempromosikan wisata heritage.

Semeru Fun Run 2026 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Ajak Masyarakat Hidup Sehat di Kota Lama Surabaya

27 Juni 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Gubernur Khofifah Paparkan Transformasi Pendidikan Jatim di Hadapan Dosen Muda CPNS, Soroti SDM Menuju Indonesia Emas 2045

27 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.