Jakarta (beritajatim.com) – Libur sekolah menjadi waktu yang paling dinantikan anak-anak untuk lebih banyak beraktivitas di luar ruangan. Mulai dari bermain sepak bola, bersepeda, berenang, hingga menjelajahi lingkungan bersama teman-teman.
Aktivitas fisik tersebut membuat anak lebih aktif bergerak dan berkeringat, sehingga sering kali pulang dengan aroma khas yang akrab dikenal masyarakat sebagai “bau matahari”.
Para ahli menilai aktivitas fisik merupakan bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Selain menjaga kebugaran tubuh, bermain aktif juga berkontribusi terhadap perkembangan kemampuan motorik, meningkatkan kreativitas, membangun rasa percaya diri, serta memperkuat keterampilan bersosialisasi. Karena itu, anak dianjurkan tetap aktif bergerak setiap hari sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Di balik manfaat tersebut, meningkatnya aktivitas fisik membuat tubuh anak lebih mudah berkeringat dan terpapar debu maupun kotoran selama bermain. Kondisi ini membuat perawatan setelah beraktivitas menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan dan kesehatan kulit anak.
Para ahli menyarankan agar setelah selesai bermain, anak segera membersihkan tubuh dan mengganti pakaian yang telah digunakan. Langkah sederhana tersebut membantu menghilangkan keringat, debu, serta kotoran yang menempel di kulit sehingga anak kembali merasa segar, nyaman, dan siap menjalani aktivitas berikutnya.
Seiring berkembangnya pola pengasuhan modern, rutinitas setelah bermain juga mengalami perubahan. Jika sebelumnya orang tua lebih berfokus pada kebersihan tubuh anak, kini banyak keluarga memanfaatkan momen tersebut sebagai bagian dari quality time.
Orang tua tidak hanya mendampingi anak saat mandi dan berganti pakaian, tetapi juga mulai mengajarkan pentingnya merawat diri secara mandiri sejak usia dini. Kebiasaan ini dinilai mampu menanamkan pola hidup sehat sekaligus mempererat hubungan emosional antara orang tua dan anak melalui aktivitas sederhana yang dilakukan bersama.
Selain aspek kebersihan, pengalaman sensorik juga mulai menjadi perhatian dalam rutinitas tersebut. Banyak orang tua melihat anak merasa lebih nyaman, lebih percaya diri, dan lebih rileks setelah tubuhnya bersih dan segar. Sensasi nyaman serta aroma yang menyenangkan kemudian menjadi bagian dari pengalaman positif yang mendukung aktivitas harian anak.
Perubahan perilaku konsumen tersebut turut menjadi perhatian industri perawatan tubuh anak. PT Kino Indonesia Tbk. melalui merek personal care anak B&B melihat bahwa kebutuhan keluarga kini tidak hanya sebatas produk untuk menjaga kebersihan, tetapi juga produk yang dirancang sesuai karakteristik kulit anak serta mampu memberikan kenyamanan setelah mereka aktif bermain.
B&B menilai setiap anak perlu memiliki kebebasan untuk bereksplorasi dan menikmati masa kecilnya melalui berbagai aktivitas fisik. Sementara itu, momen setelah bermain menjadi kesempatan bagi orang tua untuk menghadirkan rutinitas perawatan diri yang menyenangkan sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini.
Tren ini menunjukkan bahwa rutinitas personal care anak kini berkembang menjadi bagian dari pola pengasuhan yang lebih holistik. Tidak lagi sekadar membersihkan tubuh setelah beraktivitas, tetapi juga menjadi sarana membangun kemandirian, meningkatkan kenyamanan, serta mempererat kedekatan emosional dalam keluarga.
Dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dan kebersihan anak, rutinitas sederhana setelah bermain diperkirakan akan terus menjadi bagian penting dalam pola pengasuhan modern. Selain mendukung kesehatan kulit dan kebersihan tubuh, kebiasaan tersebut juga berpotensi menciptakan kenangan positif yang akan terus melekat dalam masa tumbuh kembang anak bersama keluarganya. (ted)


as a preferred source on Google




