Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Wamenhut Luncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati, Jadi Acuan IBSAP 2025–2045 dan Target SDGs

Wamenhut Luncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati, Jadi Acuan IBSAP 2025–2045 dan Target SDGs

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono News 21 Juli 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Wamenhut meluncurkan dokumen status keanekaragaman hayati Indonesia sebagai acuan IBSAP 2025–2045 untuk mendukung konservasi berbasis data.
Wamenhut meluncurkan dokumen status keanekaragaman hayati Indonesia sebagai acuan IBSAP 2025–2045 untuk mendukung konservasi berbasis data.

Jakarta (beritajatim.id) – Pemerintah memperkuat upaya konservasi nasional dengan meluncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati untuk wilayah Papua, Bali–Nusa Tenggara, Jawa, dan Maluku. Dokumen tersebut diharapkan menjadi rujukan utama dalam penyusunan kebijakan dan strategi pelestarian biodiversitas Indonesia sekaligus mendukung pelaksanaan Indonesia Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP) 2025–2045.

Peluncuran dokumen berlangsung di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Jakarta, Senin (21/7/2026). Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki hadir mewakili Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam agenda tersebut.

Dalam sambutan Menteri Kehutanan yang dibacakan Wamenhut Rohmat Marzuki, ditegaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara megabiodiversitas dunia dengan menyimpan lebih dari 17 persen kekayaan hayati global. Kekayaan tersebut memiliki peran strategis sebagai penopang ketahanan pangan, sumber bahan baku obat-obatan, pengatur iklim, hingga penyangga kehidupan masyarakat.

Meski demikian, pemerintah mengingatkan bahwa keanekaragaman hayati Indonesia masih menghadapi berbagai ancaman serius. Perubahan penggunaan lahan, dampak perubahan iklim, eksploitasi sumber daya yang berlebihan, hingga masuknya spesies asing invasif menjadi faktor utama yang meningkatkan risiko penurunan kualitas ekosistem dan kepunahan berbagai spesies.

Rohmat Marzuki menekankan bahwa pengelolaan keanekaragaman hayati tidak lagi cukup hanya dengan meningkatkan kepedulian. Menurutnya, langkah konservasi harus dilakukan secara terukur, berbasis ilmu pengetahuan, serta memiliki orientasi jangka panjang agar mampu menjawab tantangan yang semakin kompleks.

Baca Juga:  Kapolres Mojokerto Takziyah ke Rumah Duka Korban Mutilasi Pacet, Pastikan Proses Hukum Berjalan Profesional

Empat dokumen yang diluncurkan menyajikan informasi ilmiah mengenai kondisi spesies dan ekosistem pada empat kawasan biogeografis utama Indonesia. Data tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan prioritas penyelamatan spesies, penguatan pengelolaan kawasan konservasi, serta penyusunan program pemulihan ekosistem secara lebih efektif.

Pemerintah juga menyoroti pentingnya peningkatan nilai Red List Index (RLI) sebagai salah satu indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 15.5.1 yang mengukur tingkat risiko kepunahan spesies secara agregat. Data pemerintah menunjukkan nilai RLI Indonesia menurun dari 0,77 pada 2018 menjadi 0,75 pada 2024. Melalui Rencana Strategis Kementerian Kehutanan 2025–2029, pemerintah menargetkan indeks tersebut meningkat menjadi 0,76 pada 2029 sebagai indikator keberhasilan konservasi.

Menurut Rohmat Marzuki, dokumen status keanekaragaman hayati akan menjadi pedoman dalam menentukan langkah-langkah konservasi yang lebih presisi. Ketersediaan data ilmiah yang akurat dan mutakhir dinilai menjadi syarat utama untuk membalikkan tren kehilangan keanekaragaman hayati sekaligus memastikan setiap intervensi dilakukan secara tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenhut turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PPN/Bappenas, para peneliti, akademisi, pemerintah daerah, masyarakat adat, komunitas lokal, organisasi masyarakat sipil, serta mitra pembangunan yang terlibat dalam penyusunan dokumen tersebut. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi fondasi penting dalam menghadapi krisis keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.

Pemerintah juga mengajak kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat sipil memanfaatkan dokumen tersebut sebagai acuan dalam penyusunan kebijakan, perencanaan program, dan pengalokasian sumber daya. Dengan kebijakan yang berbasis data dan bukti ilmiah, pemerintah berharap upaya pelestarian keanekaragaman hayati dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan mampu menjaga keberlanjutan sumber daya alam Indonesia bagi generasi mendatang. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Universitas Terbuka dan UNESA mengembangkan menu kantin berbasis pangan lokal di Sidoarjo guna mewujudkan kantin sekolah sehat dan bergizi.

Universitas Terbuka Kembangkan Menu Kantin Berbasis Pangan Lokal di Sidoarjo

21 Juli 2026 News
Polsek Kedunggalar berhasil memadamkan kebakaran lahan di Ngawi usai menerima laporan melalui Call Center 110. Polisi mengimbau warga waspada selama musim kemarau.

Respons Cepat Call Center 110, Polsek Kedunggalar Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Ngawi Sebelum Meluas

21 Juli 2026 News
Satlantas Polres Malang mengedukasi 1.250 pelajar SMAN 1 Sumberpucung tentang keselamatan berkendara dan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

Satlantas Polres Malang Edukasi 1.250 Pelajar SMAN 1 Sumberpucung, Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas

21 Juli 2026 News
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026 News
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026 News
Polres Kediri Kota menggelar Wayang Cangkrukan sebagai media edukasi kamtibmas berbasis seni budaya untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian warga.

Wayang Cangkrukan Polres Kediri Kota Jadi Media Edukasi Kamtibmas, Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Warga

19 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Universitas Terbuka dan UNESA mengembangkan menu kantin berbasis pangan lokal di Sidoarjo guna mewujudkan kantin sekolah sehat dan bergizi.

Universitas Terbuka Kembangkan Menu Kantin Berbasis Pangan Lokal di Sidoarjo

21 Juli 2026
Berita Terbaru
PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026
Polri menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembiayaan PT PPA kepada PT BAS. Kerugian negara mencapai Rp38,8 miliar dan aset Rp14,4 miliar disita.

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Pembiayaan PT PPA ke PT BAS, Kerugian Negara Capai Rp38,8 Miliar

20 Juli 2026

12 Tips Menggoreng Ikan agar Tidak Berminyak, Renyah Tahan Lama dan Matang Sempurna

20 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.