Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Introvert atau Gangguan Kepribadian, Kenali Bedanya dan Pahami Kapan Harus Mencari Bantuan

Introvert atau Gangguan Kepribadian, Kenali Bedanya dan Pahami Kapan Harus Mencari Bantuan

Mandalika NaurahMandalika Naurah News 13 Oktober 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
ilustrasi kesepian, kesehatan mental, introvert
(ilustrasi: Generatif AI)

Jakarta (beritajatim.id) – Merasa nyaman menghabiskan waktu sendirian seringkali dikaitkan dengan kepribadian introvert. Namun, ketika rasa sendirian disertai ketakutan dan kecemasan sosial yang melumpuhkan, hal itu bisa mengindikasikan kondisi yang lebih serius, yaitu Avoidant Personality Disorder (APD) atau Gangguan Kepribadian Menghindar.

Introversi merupakan salah satu tipe kepribadian dalam spektrum normal. Seorang introvert justru mengisi ulang energi dengan menyendiri atau berada di lingkungan yang tenang. Mereka tetap mampu berinteraksi sosial ketika diperlukan, hanya saja preferensi mereka cenderung pada kedalaman hubungan, bukan kuantitas pertemanan.

Berbeda dengan introversi yang merupakan preferensi, Avoidant Personality Disorder adalah sebuah gangguan mental yang ditandai dengan pola pervasive perasaan tidak mampu, hipersensitivitas terhadap evaluasi negatif, dan penghindaran terhadap interaksi sosial karena takut ditolak atau dikritik.

Gangguan ini masuk dalam kategori gangguan kepribadian dalam PPDGJ (Pedoman Penggolongan Diagnosis Gangguan Jiwa) dan DSM-5 (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders). Prevalensinya diperkirakan sekitar 2.5 persen di populasi umum.

Perbedaan mendasar terletak pada dampaknya terhadap kualitas hidup. Seorang introvert dapat menjalani fungsi sosial, pekerjaan, dan hubungan pribadi dengan baik, meski memilih lingkungan yang tidak terlalu ramai. Sebaliknya, individu dengan APD mengalami penderitaan dan hambatan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan akibat rasa takut yang intens.

Gejala khas APD meliputi penghindaran aktivitas kerja yang melibatkan kontak interpersonal karena takut akan kritik atau penolakan, keengganan terlibat dengan orang lain kecuali yakin akan disukai, dan ketakutan dipermalukan atau diolok-olok dalam hubungan intim.

Baca Juga:  Pakar Psikologi UNAIR: Broken Home Bisa Berdampak pada Kesehatan Mental Anak, Ini Tanda yang Perlu Diwaspadai

Jika perasaan kesepian atau penghindaran sosial sudah menyebabkan distress berat, mengganggu pekerjaan, studi, atau hubungan sosial secara signifikan, maka sudah saatnya mencari pertolongan profesional.

Penanganan APD umumnya melibatkan psikoterapi, seperti terapi kognitif-perilaku, untuk membangun kepercayaan diri dan keterampilan sosial. Dalam beberapa kasus, obat-obatan dapat diresepkan untuk mengatasi gejala kecemasan atau depresi yang menyertai.

Mengenali perbedaan antara sifat kepribadian yang normal dan kondisi gangguan mental adalah langkah pertama yang krusial. Introversi adalah bagian dari keragaman manusia, sementara APD adalah kondisi kesehatan serius yang memerlukan empati dan dukungan untuk pemulihan. (mnd/dari berbagai sumber)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
kesehatan mental
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026 News
Polres Pelabuhan Tanjungperak bersama Damkar Surabaya menyiram lahan jagung di Tambak Wedi untuk menghadapi ancaman kemarau panjang.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Kerahkan Damkar Siram Lahan Jagung Hadapi Ancaman Kemarau

18 Juli 2026 News
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026 News
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026 News
Polri dan Kepolisian RRT melakukan pertukaran buronan. Tiga WN China dipulangkan, sementara satu buron WNI diserahkan kepada Polri.

Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Tiga WN China Dipulangkan dan Satu WNI Diserahkan ke Indonesia

15 Juli 2026 News
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Benahi Layanan RSUD Soewandhie, Evaluasi Antrean Online, Farmasi hingga Kapasitas IGD

15 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.