Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»IBAHRI Kecam Represi Berdarah terhadap Demonstran di Iran, Desak Aksi Tegas Komunitas Internasional

IBAHRI Kecam Represi Berdarah terhadap Demonstran di Iran, Desak Aksi Tegas Komunitas Internasional

Isnan SaidIsnan Said Internasional 20 Januari 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Negara Iran

Jakarta (beritajatim.id) – International Bar Association’s Human Rights Institute (IBAHRI) menyampaikan kecaman keras terhadap eskalasi kekerasan yang dilakukan otoritas Iran dalam merespons gelombang demonstrasi nasional yang berlangsung sejak akhir Desember 2025.

Organisasi tersebut menilai tindakan aparat keamanan telah berkembang menjadi pembunuhan massal, penahanan sewenang-wenang, serta pelanggaran berat hak asasi manusia.

Aksi protes yang awalnya dipicu tekanan ekonomi, melonjaknya inflasi, dan anjloknya mata uang nasional, dengan cepat berubah menjadi demonstrasi luas menentang korupsi dan represi negara. Laporan terbaru dari organisasi HAM internasional menyebutkan sedikitnya ribuan demonstran dilaporkan tewas sejak penindakan dimulai.

Namun, angka pasti sulit diverifikasi akibat pemutusan akses internet dan komunikasi secara nasional yang diberlakukan sejak awal Januari 2026.

Penahanan Massal dan Risiko Penyiksaan

IBAHRI menyoroti temuan lembaga pemantau HAM yang mendokumentasikan penahanan massal di ratusan kota. Puluhan ribu warga dilaporkan ditahan tanpa proses hukum yang jelas, banyak di antaranya ditempatkan dalam tahanan tertutup tanpa akses ke pengacara maupun keluarga. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi.

Di lapangan, aparat keamanan, termasuk Garda Revolusi Iran dan kepolisian, disebut menggunakan kekuatan berlebihan.

Senjata api, peluru tajam, gas air mata, hingga peralatan militer dilaporkan dikerahkan untuk membubarkan massa. Korban tidak hanya berasal dari kalangan demonstran, tetapi juga warga sipil yang berada di sekitar lokasi, termasuk anak-anak, dengan luka serius seperti cedera kepala, kebutaan, dan kelumpuhan.

Baca Juga:  Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

Kriminalisasi Protes dan Ancaman Hukuman Mati

IBAHRI juga menyatakan keprihatinan atas pernyataan sejumlah pejabat tinggi Iran yang melabeli para demonstran sebagai musuh negara, teroris, hingga mohareb atau “musuh Tuhan”, sebuah tuduhan yang dapat berujung pada hukuman mati. Praktik tersebut dipandang sebagai upaya sistematis untuk membungkam tuntutan publik melalui jalur hukum yang represif.

Pengalaman pada gelombang protes sebelumnya menunjukkan bahwa pengadilan revolusioner kerap menggelar proses cepat tanpa jaminan keadilan, termasuk pengakuan paksa dan vonis mati. IBAHRI menegaskan penolakannya terhadap hukuman mati dalam kondisi apa pun, terlebih jika digunakan sebagai instrumen politik untuk menekan kebebasan berekspresi dan berkumpul.

Pemadaman Internet dan Pembatasan Informasi

Pemutusan akses internet secara luas dinilai sebagai strategi untuk menutup-nutupi pelanggaran HAM yang terjadi. Pembatasan arus informasi ini berdampak pada akses publik terhadap fakta di lapangan, serta menghambat upaya perlindungan hak-hak dasar warga negara.

IBAHRI menekankan bahwa kebebasan berekspresi, berkumpul secara damai, dan memperoleh informasi merupakan hak fundamental yang dijamin hukum internasional, dan tidak dapat dikesampingkan dengan alasan stabilitas politik.

Desakan Aksi Internasional

Dalam pernyataannya, IBAHRI menyerukan kepada otoritas Iran untuk segera menghentikan kekerasan, membebaskan seluruh tahanan yang ditangkap secara sewenang-wenang, serta memastikan akses terhadap bantuan hukum dan medis. Organisasi ini juga mendorong komunitas internasional untuk mengambil langkah terkoordinasi, termasuk sanksi terarah terhadap pihak yang bertanggung jawab, penyelidikan pidana lintas negara berdasarkan prinsip yurisdiksi universal, dan rujukan kasus Iran ke Mahkamah Pidana Internasional.

Baca Juga:  APEC 2025: Pembahasan Proteksionisme, AI, hingga Perdebatan Riuh tentang Perdagangan Bebas

IBAHRI menegaskan solidaritasnya terhadap masyarakat Iran yang terus menuntut keadilan, martabat, dan kebebasan di tengah situasi yang semakin represif. (ian)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
konflik iran
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026 Internasional
Korban tewas gempa Venezuela mencapai 4.118 jiwa. Ribuan bangunan rusak berat akibat fenomena pancake collapse, pencarian korban masih berlangsung.

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.118 Jiwa, Ribuan Bangunan Rusak Berat akibat Pancake Collapse

12 Juli 2026 Internasional
Esmaeil Baghaei

Iran Bantah Minta Negosiasi Baru dengan AS, Trump: Gencatan Senjata telah Berakhir

11 Juli 2026 Internasional
Selat Hormuz

Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Balasan Guncang Selat Hormuz dan Ancam Stabilitas Pasokan Energi Global

10 Juli 2026 Internasional
Presiden China Xi Jinping

Xi Jinping Tegaskan Kemandirian Teknologi Jadi Kunci Modernisasi China, Fokus pada Talenta dan Inovasi

9 Juli 2026 Internasional
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Sebut Kesepahaman AS-Iran Berakhir, Washington Cabut Izin Penjualan Minyak dan Perketat Tekanan

8 Juli 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026
Berita Terbaru
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026
Lionel Messi

Messi Antar Argentina Singkirkan Inggris dan Melaju ke Final Piala Dunia, Siap Tantang Spanyol

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.