Jakarta (beritajatim.id) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya mengatasi pengangguran melalui peluncuran Jaknaker Expo 2024, sebuah pameran ketenagakerjaan yang menyediakan lebih dari 35 ribu lowongan kerja.
Acara ini dibuka oleh Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta, Teguh, bersama Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli, di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan, pada Kamis (21/11/2024).
“Rasio pengangguran di DKI Jakarta saat ini masih 6,21 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 4,9 persen. Melalui Jaknaker Expo, kami menawarkan berbagai peluang untuk membantu menekan angka pengangguran,” ujar Pj. Gubernur Teguh.
Pemprov DKI Jakarta telah meluncurkan berbagai program strategis, seperti peningkatan pelatihan berbasis kompetensi, pengembangan sistem informasi ketenagakerjaan, dan penciptaan lapangan kerja melalui kewirausahaan terpadu.
“Kegiatan ini menjadi wadah yang mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, termasuk BUMD dan sektor swasta. Ini membantu semua pihak, baik penyedia maupun pencari kerja, untuk menemukan solusi atas kebutuhan masing-masing,” tambah Teguh.
Jaknaker Expo 2024 akan dilanjutkan di lima wilayah kota administrasi dan satu kabupaten, dimulai pada awal tahun depan. “Kami akan mengadakan job fair tingkat kota setiap dua bulan, termasuk di Kepulauan Seribu,” jelas Teguh.
Acara ini melibatkan 43 perusahaan, 33 pameran kewirausahaan, 7 pusat pelatihan kerja, dan satu pameran energi terbarukan. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 21–22 November 2024, dengan beragam agenda seperti pameran pelatihan kerja, kewirausahaan mandiri, dan talkshow ketenagakerjaan.
Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli memuji langkah ini sebagai terobosan luar biasa untuk membuka akses lapangan kerja. “Kami melihat semangat luar biasa dari para pencari kerja. Program ini membahagiakan kami, dan kami berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut,” katanya.
Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, juga mengapresiasi Jaknaker Expo sebagai langkah efektif dalam mempertemukan pencari kerja dengan penyedia kerja. “Kegiatan ini memfasilitasi perekrutan tenaga kerja dan memberikan informasi yang relevan tentang pelatihan kerja,” ujarnya. (hen/hdl)


as a preferred source on Google




