Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
[gtranslate]
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Lifestyle»Jantung Sering Berdebar? Ini 8 Makanan dan Minuman yang Bisa Jadi Penyebabnya

Jantung Sering Berdebar? Ini 8 Makanan dan Minuman yang Bisa Jadi Penyebabnya

Agathon AgnarAgathon Agnar Lifestyle 6 Juni 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Surabaya (beritajatim.id) – Jantung berdebar sering kali dikaitkan dengan rasa gugup, stres, atau bahkan perasaan jatuh cinta. Namun, tidak banyak yang menyadari bahwa kondisi tersebut juga dapat dipicu oleh makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari.

Dalam dunia medis, sensasi jantung berdebar dikenal sebagai palpitasi, yaitu kondisi ketika seseorang merasakan detak jantung yang lebih cepat, lebih kuat, atau tidak teratur dibanding biasanya. Meski umumnya tidak berbahaya, palpitasi yang terjadi berulang dapat mengganggu aktivitas dan menimbulkan rasa tidak nyaman.

Beberapa jenis makanan dan minuman diketahui dapat memicu peningkatan detak jantung, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan atau oleh orang yang memiliki sensitivitas tertentu.

1. Kopi dan Minuman Berkafein

Kopi menjadi salah satu minuman paling populer untuk meningkatkan energi dan konsentrasi. Namun, kandungan kafein di dalamnya dapat merangsang sistem saraf dan meningkatkan detak jantung.

Pada sebagian orang, terutama yang sensitif terhadap kafein, konsumsi kopi berlebihan dapat memicu palpitasi, rasa gelisah, hingga gangguan tidur. Selain kopi, kafein juga banyak ditemukan dalam teh, minuman energi, dan minuman bersoda.

2. Makanan dan Minuman Tinggi Gula

Asupan gula yang berlebihan dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah secara cepat. Setelah itu, kadar gula dapat turun dengan drastis sehingga memicu respons tubuh berupa peningkatan detak jantung.

Kondisi ini sering disertai gejala lain seperti gemetar, berkeringat, mudah lelah, dan rasa cemas yang muncul secara tiba-tiba.

3. Makanan Pedas

Bagi sebagian orang, makanan pedas dapat meningkatkan denyut jantung sementara. Kandungan capsaicin yang terdapat pada cabai diketahui mampu merangsang metabolisme tubuh dan meningkatkan suhu tubuh.

Baca Juga:  Jenis Sepatu yang Paling Sering Dipakai Cowok Indonesia, dari Kasual sampai Formal

Akibatnya, jantung dapat berdetak lebih cepat sebagai respons terhadap perubahan tersebut. Meski biasanya bersifat sementara, efek ini bisa terasa lebih kuat pada individu yang sensitif.

4. Makanan Tinggi Lemak

Gorengan, makanan cepat saji, dan daging berlemak mengandung lemak jenuh yang tinggi. Konsumsi berlebihan dalam jangka panjang dapat memengaruhi kesehatan pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Ketika sistem peredaran darah terganggu, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh, yang pada akhirnya dapat memicu sensasi jantung berdebar.

5. Camilan Olahan

Berbagai makanan ringan kemasan umumnya mengandung kadar garam, gula, dan lemak yang cukup tinggi. Kombinasi ketiga komponen tersebut dapat memengaruhi tekanan darah dan kesehatan jantung jika dikonsumsi secara berlebihan.

Selain itu, sejumlah camilan olahan juga mengandung bahan tambahan tertentu yang pada sebagian orang dapat memicu palpitasi.

6. Kue dan Pastry Kemasan

Kue kering, biskuit, donat, dan berbagai produk pastry kemasan sering kali mengandung gula tambahan serta lemak jenuh dalam jumlah tinggi.

Jika dikonsumsi terlalu sering, makanan jenis ini dapat meningkatkan risiko gangguan metabolisme dan memberi tekanan lebih besar pada sistem kardiovaskular, termasuk memicu peningkatan detak jantung.

7. Daging Olahan

Produk seperti sosis, ham, kornet, dan bacon biasanya mengandung kadar natrium yang tinggi sebagai bahan pengawet. Konsumsi natrium berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan memengaruhi kerja jantung.

Baca Juga:  Dari Kentongan ke Sound Horeg: Transformasi Tradisi Sahur di Jawa Timur

Selain itu, kandungan lemak pada daging olahan juga berpotensi memperburuk kesehatan pembuluh darah jika dikonsumsi dalam jumlah besar dan dalam jangka waktu lama.

8. Makanan yang Mengandung Tiramin

Tiramin merupakan senyawa alami yang ditemukan dalam beberapa jenis makanan fermentasi dan makanan yang disimpan dalam waktu lama, seperti keju tua, makanan asap, dan produk fermentasi tertentu.

Pada sebagian orang, tiramin dapat memicu peningkatan tekanan darah dan mempercepat detak jantung sehingga menimbulkan sensasi palpitasi.

Jantung berdebar sesekali setelah mengonsumsi makanan atau minuman tertentu umumnya bukan kondisi yang berbahaya. Namun, jika palpitasi terjadi berulang, berlangsung lama, atau disertai gejala lain seperti nyeri dada, sesak napas, pusing, hingga pingsan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis.

Kondisi tersebut bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Mengatur pola makan menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan jantung. Mengurangi konsumsi makanan tinggi gula, garam, lemak jenuh, serta membatasi asupan kafein dapat membantu menurunkan risiko munculnya palpitasi.

Selain itu, menerapkan gaya hidup sehat seperti rutin berolahraga, mencukupi waktu istirahat, mengelola stres, dan menjaga berat badan ideal juga berperan besar dalam menjaga fungsi jantung tetap optimal.

Dengan mengenali makanan dan minuman yang berpotensi memicu jantung berdebar, masyarakat dapat lebih bijak dalam memilih asupan harian dan menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang. (aga)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
jantung berdebar kopi dan jantung makanan penyebab palpitasi palpitasi penyebab jantung berdebar
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Kia Seltos Raih Penghargaan SUV of the Year 2026 di India

30 Mei 2026 Lifestyle

Terinspirasi Nebula Orion, Desainer Surabaya Ciptakan Busana Ready To Wear Bergaya Sporty

27 Mei 2026 Lifestyle

8 Cara Self-Care Sederhana untuk Jaga Kesehatan Mental di Tengah Rutinitas Padat

7 Mei 2026 Lifestyle

7 Hal yang Wajib Disiapkan Sebelum Punya Anak, Jangan Hanya Siap Menikah

6 Mei 2026 Lifestyle

Gracella Celena Edriana Perankan Indah dalam Film “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

27 April 2026 Lifestyle

Shaqila Zahfa Dafiana Hidupkan Sosok Karin dalam “Call 911” Bersama Lady Nayoan Kjaernett

27 April 2026 Lifestyle
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
Polres Bondowoso menangkap pelaku perampokan rumah di Cermee. Tersangka dilumpuhkan setelah melawan saat proses penangkapan.

Perampok Rumah di Bondowoso Dibekuk Polisi, Sempat Melawan Saat Ditangkap

6 Juni 2026
ketahanan pangan nasional,Bhabinkamtibmas Gunung Gedangan,petani padi Mojokerto,Program Asta Cita Presiden,Polres Mojokerto Kota

Bhabinkamtibmas Gunung Gedangan Dorong Petani Dukung Ketahanan Pangan Nasional

6 Juni 2026

Ketua MPI Jatim Bangun Arena Ninja Warrior Mandiri untuk Cetak Atlet Juara PON 2028

5 Juni 2026
Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio

Kuba Tolak Tuduhan AS sebagai Sponsor Terorisme, Rubio Langsung jadi Sorotan

4 Juni 2026
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Lantik 65 Kepala Sekolah, Siapkan Generasi Pintar dan Benar

4 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.