Surabaya (beritajatim.id) – Dua pekan menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada 17 Februari 2026, geliat ekonomi di kawasan Pecinan Surabaya mulai terasa. Pasar Atom, sebagai pusat perbelanjaan legendaris di Surabaya Utara, kembali dipadati ribuan pengunjung yang berburu pernak-pernik khas Imlek.
Pasar Atom telah puluhan tahun menjadi rujukan utama bagi masyarakat Tionghoa, tidak hanya dari Surabaya, tetapi juga dari berbagai wilayah di Indonesia Timur. Kelengkapan barang dan harga yang kompetitif menjadi daya tarik utama pasar ini dibandingkan pusat perbelanjaan modern lainnya.
Yung Liang, seorang pembeli asal Lumajang, mengaku sengaja datang jauh-jauh bersama keluarganya khusus untuk berbelanja kebutuhan Imlek. Menurutnya, berbelanja di Pasar Atom sudah menjadi tradisi tahunan keluarganya.
“Sengaja datang ke sini untuk belanja baju, kue, dan pernak-pernik buat oleh-oleh. Di Malang atau Lumajang barangnya tidak selengkap di sini. Hampir tiap tahun pasti ke sini,” ujar Yung Liang saat ditemui di lokasi, Rabu (4/2/2026).
Dominasi Ornamen Kuda Api
Tahun ini, perayaan Imlek identik dengan shio Kuda Api. Hal ini terlihat dari dominasi ornamen dekorasi yang dipajang oleh para pedagang. Mulai dari lampion, gantungan kunci, patung dewa-dewi, hingga stiker dinding, semuanya menonjolkan elemen kuda yang gagah.
Sudjani, salah satu pemilik toko pernak-pernik di Pasar Atom menjelaskan bahwa tren belanja masyarakat terbagi dalam dua gelombang. Pelanggan grosir atau yang berasal dari luar pulau biasanya sudah memadati toko sejak bulan Januari untuk persiapan stok.
“Hingga Januari kemarin itu yang datang kebanyakan dari luar pulau. Kalau sekarang, dua minggu jelang hari H, didominasi warga dalam kota Surabaya. Tema tahun ini Kuda Api, jadi semua hiasan berbentuk kuda, terutama angpao, itu yang paling laris,” kata Sudjani.
Selain ornamen kuda, hiasan bunga sakura dan replika jeruk juga menjadi incaran pembeli karena dipercaya melambangkan kemakmuran sepanjang masa.
Harga pernak-pernik yang ditawarkan di Pasar Atom sangat bervariasi dan terjangkau. Pengunjung bisa mendapatkan amplop angpao mulai harga Rp2.500 per bungkus, hingga dekorasi pohon mehwa besar yang dibanderol jutaan rupiah. Tingginya antusiasme masyarakat ini menjadi sinyal positif bagi perputaran ekonomi di sektor ritel Surabaya menjelang hari besar keagamaan.


as a preferred source on Google




