Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Oil&Gas»Kapasitas PLTP Kamojang Bertambah 23,8 MW, Proyek Pemipaan PGE Perkuat Listrik Panas Bumi Jawa Barat

Kapasitas PLTP Kamojang Bertambah 23,8 MW, Proyek Pemipaan PGE Perkuat Listrik Panas Bumi Jawa Barat

RenniRenni Oil&Gas 6 Maret 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
PGE Kamojang menuntaskan proyek pemipaan sumur baru yang menambah kapasitas PLTP Kamojang 23,8 MW dan memperkuat pasokan listrik panas bumi di Jawa Barat.
PGE Kamojang menuntaskan proyek pemipaan sumur baru yang menambah kapasitas PLTP Kamojang 23,8 MW dan memperkuat pasokan listrik panas bumi di Jawa Barat.

Bandung (beritajatim.id) – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) berhasil menyelesaikan proyek pemipaan dua sumur produksi di Area Kamojang, Kabupaten Bandung. Proyek tersebut meningkatkan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang sebesar 23,8 megawatt (MW) dan memperkuat keandalan pasokan listrik berbasis energi terbarukan di Jawa Barat.

Penyelesaian proyek pemipaan sumur KMJ-19.5 dan KMJ-30.3 dilakukan pada 17 Februari 2026. Infrastruktur baru ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengoptimalkan potensi panas bumi sekaligus menjaga efisiensi operasional pembangkit.

Dengan tambahan kapasitas tersebut, operasional PLTP Kamojang yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung listrik panas bumi nasional diharapkan semakin stabil dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

Perkuat Keandalan Pasokan Listrik Panas Bumi

Penambahan kapasitas dari proyek pemipaan tersebut memberikan kontribusi penting terhadap stabilitas pasokan listrik berbasis panas bumi di wilayah Kamojang dan Jawa Barat.

Saat ini, PLTP Kamojang memiliki kapasitas terpasang 235 MW yang berasal dari lima unit pembangkit. Infrastruktur pemipaan baru memungkinkan pengaliran uap panas bumi lebih optimal sehingga pembangkit dapat beroperasi secara lebih efisien dan konsisten.

Optimalisasi sistem produksi uap ini juga mendukung keberlanjutan operasional pembangkit yang selama ini dikenal sebagai salah satu lapangan panas bumi tertua dan paling produktif di Indonesia.

General Manager PGE Area Kamojang I Made Budi Kesuma Adi Putra menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas produksi uap merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan dalam memperkuat kontribusi energi terbarukan terhadap sistem kelistrikan nasional.

Baca Juga:  Pertamina Hulu Indonesia Tekankan Keselamatan dan Strategi Kinerja dalam Town Hall Meeting Terbaru

Menurutnya, pengembangan panas bumi memiliki keunggulan karena mampu menghasilkan listrik secara stabil sepanjang waktu tanpa bergantung pada kondisi cuaca maupun bahan bakar fosil.

Pasok Listrik untuk Ratusan Ribu Rumah Tangga

Selama ini, PLTP Kamojang berperan penting dalam memasok listrik bersih secara berkelanjutan. Pembangkit tersebut mampu menyediakan energi listrik bagi lebih dari 260.000 rumah tangga dengan operasi 24 jam penuh setiap hari.

Karakteristik panas bumi yang stabil menjadikannya sebagai salah satu sumber energi baru dan terbarukan (EBT) yang penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional.

Data operasional menunjukkan bahwa hingga September 2025, produksi listrik Kamojang telah mencapai 1.326 gigawatt hour (GWh). Angka ini menjadi yang tertinggi di antara seluruh Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) yang dikelola oleh PGE.

Kontribusi pada Target Net Zero Emission

Selain meningkatkan pasokan listrik, operasional PLTP Kamojang juga memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan emisi karbon.

Produksi energi dari pembangkit panas bumi tersebut diperkirakan mampu menekan emisi hingga 1,22 juta ton CO₂ per tahun, sejalan dengan target pemerintah Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission pada 2060.

PGE juga tengah mengembangkan pemanfaatan uap bertekanan rendah di Kamojang yang memiliki potensi tambahan kapasitas sekitar 5 MW. Proyek ini direncanakan mulai beroperasi pada 2028 sebagai bagian dari optimalisasi sumber daya panas bumi yang sudah ada.

Baca Juga:  Pertamina Cepat Tangani Kebocoran Pipa di Tuban, Kondisi Kembali Aman
Strategi Ekspansi Panas Bumi Nasional

Di tingkat nasional, Pertamina Geothermal Energy Tbk terus memperluas kapasitas energi panas bumi melalui berbagai proyek strategis.

Perusahaan menargetkan pengembangan kapasitas hingga 3 gigawatt (GW) dari 10 wilayah kerja panas bumi yang saat ini dikelola. Target tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat kontribusi energi terbarukan dalam bauran energi nasional.

Sebagai langkah awal, perusahaan juga menjalankan sejumlah proyek quick win untuk meningkatkan produksi dan efisiensi pembangkit yang sudah beroperasi.

Dengan tambahan kapasitas dari proyek pemipaan terbaru di Kamojang, peran panas bumi diperkirakan semakin penting dalam mendukung transisi energi Indonesia menuju sistem kelistrikan yang lebih bersih, andal, dan berkelanjutan. (ren)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

SKK Migas Jabanusa dan KKKS mengusulkan optimalisasi instrumen fiskal bagi daerah pesisir guna mendukung pembangunan dan keberlanjutan sektor hulu migas.

SKK Migas Jabanusa dan KKKS Dorong Optimalisasi Fiskal Daerah Pesisir, Serahkan Rekomendasi Strategis ke Pemerintah Pusat

30 Juni 2026 Oil&Gas
Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pertamina Drilling Perkuat Green Drilling dan Aksi Iklim Berkelanjutan

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pertamina Drilling Perkuat Green Drilling dan Aksi Iklim Berkelanjutan

20 Juni 2026 Oil&Gas
Pertamina Hulu Indonesia melampaui target produksi migas Triwulan I 2026 dengan capaian 60,44 ribu bopd dan 619 mmscfd gas.

Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas Triwulan I 2026, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

15 Mei 2026 Oil&Gas
PHE percepat pengembangan lapangan migas untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah tantangan global dan penurunan produksi.

Pertamina Hulu Energi Percepat Pengembangan Migas, Strategi Kunci Perkuat Ketahanan Energi Nasional

7 April 2026 Oil&Gas
Proyek Manpatu PHM capai tahap load out jacket, dorong produksi migas nasional dan target onstream 2027.

Proyek Manpatu PHM Masuk Tahap Kritis, Load Out Jacket Sukses Dilaksanakan

31 Maret 2026 Oil&Gas
Pertamina Drilling tampil di forum global Osaka, dorong transformasi pengeboran berbasis energi bersih dan praktik berkelanjutan.

Pertamina Drilling Tembus Forum Global di Osaka, Dorong Transformasi Pengeboran Menuju Energi Bersih

28 Maret 2026 Oil&Gas
Leave A Reply Cancel Reply

SKK Migas Jabanusa dan KKKS mengusulkan optimalisasi instrumen fiskal bagi daerah pesisir guna mendukung pembangunan dan keberlanjutan sektor hulu migas.

SKK Migas Jabanusa dan KKKS Dorong Optimalisasi Fiskal Daerah Pesisir, Serahkan Rekomendasi Strategis ke Pemerintah Pusat

30 Juni 2026
Berita Terbaru

Menikah Sederhana di KUA Jadi Tren, Pesta Mewah Ternyata Bukan Penentu Rumah Tangga Bahagia

20 Juli 2026
Kasat Reskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin

Polres Batu Ungkap Pembobolan Gudang Indomarco, Pelaku Gunakan Jasa Ekspedisi untuk Kirim Barang Curian

19 Juli 2026
Polres Kediri Kota menggelar Wayang Cangkrukan sebagai media edukasi kamtibmas berbasis seni budaya untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian warga.

Wayang Cangkrukan Polres Kediri Kota Jadi Media Edukasi Kamtibmas, Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Warga

19 Juli 2026
Pemkot Surabaya memperketat pengawasan parkir tempat usaha agar seluruh lokasi berizin, tarif transparan, dan memberikan perlindungan bagi masyarakat.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Bapenda Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19 Juli 2026
Film Rejoto Nyambung Tresno menjadi media promosi wisata Kota Mojokerto sekaligus bukti keberhasilan pembinaan ekonomi kreatif oleh Pemkot.

Film Rejoto Nyambung Tresno Jadi Media Promosi Wisata Kota Mojokerto dan Bukti Sukses Ekonomi Kreatif

19 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.