Bojonegoro (beritajatim.id) – Bakal Calon Bupati (Bacabup) Bojonegoro, Setyo Wahono, menargetkan dukungan penuh dari semua partai politik peserta pemilu untuk mengusungnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bojonegoro 2024.
Setyo Wahono, bersama bakal calon wakil bupati Nurul Azizah, telah mendapatkan dukungan dari 7 partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM), koalisi yang memenangkan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.
“Kami sudah berkomunikasi dengan semua partai politik, baik yang sudah mendukung maupun yang belum. Semua partai politik kami ajak untuk mendukung kami bersama,” ujar Wakil Komisaris Utama PT Samator Gas ini.
Setyo, adik kandung Mensesneg Pratikno, menegaskan bahwa komunikasi telah dijalin dengan semua partai politik, termasuk PKB dan PDI Perjuangan. “PKS dan PDI-P belum memberikan rekomendasi, tapi kami terus berkomunikasi dengan mereka, termasuk PKB,” jelasnya.
Sementara ini, pasangan Setyo Wahono-Nurul Azizah telah mendapatkan rekomendasi dari Partai Gerindra, Demokrat, PBB, PPP, Golkar, PSI, dan PAN. Ketujuh partai tersebut memiliki total 26 kursi di DPRD Bojonegoro berdasarkan hasil Pileg Februari 2024 lalu.
Blusukan ke Pasar Tradisional Bojonegoro
Sebelumnya, Sabtu (3/9/2024), Setyo Wahono dan Nurul Azizah blusukan ke Pasar Tradisional Bojonegoro atas undangan paguyuban pedagang pasar. Dalam kunjungan tersebut, mereka berdialog dengan pedagang dalam acara bertajuk ‘Bersiap Memilih Pemimpin Terbaik untuk Pasar Kota Bojonegoro’.
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kota Bojonegoro, Wasito, mengungkapkan bahwa undangan ini bertujuan untuk melihat sejauh mana kepedulian dan perhatian calon bupati dan wakil bupati terhadap para pedagang.
“Kami senang, karena kedua calon hadir dan menunjukkan komitmen jelas atas dua permintaan kami, yaitu membangun infrastruktur pasar tanpa memindahkan lokasi pasar,” ujar Wasito.
Setyo Wahono menyatakan memahami keluhan pedagang dan menekankan pentingnya pasar tradisional sebagai pusat ekonomi rakyat. Ia berjanji akan memperjuangkan kemakmuran rakyat, termasuk pedagang pasar, jika terpilih menjadi bupati.
“Itulah yang ingin saya perjuangkan, konsep kemakmuran dengan berkomunikasi dua arah, sehingga ada titik temu mana yang lebih baik,” tegasnya.
Selain kemakmuran, Setyo Wahono juga ingin meningkatkan kebanggaan masyarakat atas Bojonegoro dengan segala potensinya, mulai dari atlet dan siswa berprestasi, kesenian, hingga pendidikan.
“Dukungan dari pedagang pasar ini sebuah kehormatan luar biasa bagi saya dan Bu Nurul, sehingga kami akan pertahankan ekonomi kerakyatan ini,” tandasnya.
Wakil Ketua I DPRD Bojonegoro, Sukur Priyanto, menyatakan bahwa permintaan pedagang adalah sesuatu yang wajar dan harus diperjuangkan. “Insyaallah Mas Wahono dan Mbak Nurul adalah pilihan terbaik untuk masyarakat Bojonegoro,” pungkasnya.
Setelah dialog, Setyo Wahono dan Nurul Azizah bersama pedagang Pasar Tradisional Kota Bojonegoro menggelar tumpengan sederhana, menandai komitmen mereka untuk memperjuangkan kepentingan pedagang dan ekonomi rakyat. (lus/ted)


as a preferred source on Google




