Surabaya (beritajatim.id) – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR). Faiq Varian Gamal Hasan, mahasiswa Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM), berhasil mendapatkan kesempatan magang internasional di Applied Computing and Multimedia Lab, Department of Computer Science, National Yang Ming Chiao Tung University (NYCU), Taiwan.
Faiq mengikuti program Taiwan Experience Education Program (TEEP) yang membuka peluang mahasiswa untuk terlibat langsung dalam riset bersama profesor terkemuka. Menurutnya, pengalaman ini menjadi momentum penting untuk mengasah kemampuan sekaligus memperluas jejaring internasional, khususnya di bidang robotika dan kecerdasan buatan (AI).
“Saya cukup tertarik dan excited karena ini pengalaman pertama saya bisa menggabungkan AI dengan proses bagaimana robot bekerja sesuai task yang ditentukan,” ungkap Faiq.
Proses Seleksi dan Fokus Riset
Kesempatan emas ini diperoleh Faiq setelah melewati proses seleksi yang cukup ketat. Kemampuan komunikasi, portofolio riset, serta pengalaman di bidang AI dan robotika menjadi faktor penting yang membuatnya terpilih.
Dalam program magang tersebut, Faiq bertugas sebagai research assistant dengan fokus pada proyek robotika melalui pendekatan SLAM (Simultaneous Localization and Mapping). Ia juga terlibat dalam pengembangan sistem menggunakan Robot Operating System (ROS), yang menuntut kolaborasi dengan peneliti lain di laboratorium.
“Implementasi pada ROS seperti membuat node atau bagian kecil dari proses robot. Bagian-bagian ini kemudian digabungkan agar robot dapat berjalan sebagaimana mestinya,” jelasnya.
Peluang Kolaborasi UNAIR dan NYCU
Selain memperkaya kompetensi pribadi, Faiq menilai pengalaman ini membuka peluang kolaborasi riset antara UNAIR dan NYCU. Menurutnya, NYCU bukan hanya kampus teknik, tetapi juga memiliki bidang kajian yang beragam, mulai dari kedokteran hingga hukum.
“Hal ini membuat peluang kolaborasi antara NYCU dan UNAIR di masa depan sangat mungkin untuk diwujudkan,” ujarnya.
Motivasi untuk Mahasiswa Lain
Faiq berharap pengalamannya dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk mengejar kesempatan serupa. Ia menyarankan agar calon peserta mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris, pengetahuan dasar, serta portofolio riset yang kuat.
“Tipsnya, siapkan bahasa Inggris, basic knowledge, portofolio, dan jangan lupa eksplor program magang atau pertukaran pelajar, tidak hanya ke Taiwan, tapi juga ke Singapura, Malaysia, Jepang, dan lainnya,” pungkasnya. (rio)


as a preferred source on Google



