Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Pendidikan»Mahasiswa Psikologi UNAIR Raih Penghargaan Nasional dengan Riset Eksploitasi Seksual Anak di Dunia Maya

Mahasiswa Psikologi UNAIR Raih Penghargaan Nasional dengan Riset Eksploitasi Seksual Anak di Dunia Maya

Ade MSGAde MSG Pendidikan 2 November 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Tim Psikologi UNAIR raih Luaran PKM Terinformatif 2025 dengan riset eksploitasi seksual anak berkedok roleplay di dunia virtual.
Tim Psikologi UNAIR raih Luaran PKM Terinformatif 2025 dengan riset eksploitasi seksual anak berkedok roleplay di dunia virtual.

Surabaya (beritajatim.id) – Tim mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih penghargaan sebagai Kelompok Mahasiswa dengan Luaran PKM Terinformatif dalam ajang bergengsi PKM Award 2025. Pengumuman prestasi ini diselenggarakan pada Minggu (26/10/2025) di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung dan secara hybrid.

Kelompok yang terdiri dari Fadiani Risqita Mamang, Maria Vanessa Ferdianto, Mardhatillah Syahrani Fauziah, Nafisa Spica Diraelnabil, dan Gaby Valenia Rosa Purba ini mengangkat isu sensitif namun krusial dalam karya mereka yang berjudul “Roleplay to Sexplay: Menguak Online Child Sexual Exploitation and Abuse (OCSEA) Berkedok Roleplay dalam Dunia Virtual”. Herdina Indrijati M Psi Psikolog bertindak sebagai dosen pembimbing dalam penelitian ini.

Fadiani Risqita Mamang, salah satu anggota tim, menekankan bahwa fokus utama mereka bukanlah pada penghargaan, melainkan pada dampak sosial yang dapat dihasilkan. “Kami ingin riset ini menjadi bentuk advokasi terhadap perlindungan anak di ruang digital,” ujarnya.

Riset ini berhasil mengembangkan Skala Adiksi Seksual Roleplay Digital (SAS-RD), sebuah alat ukur psikologis baru yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Tim juga memodifikasi Internet Sex Screening Test (ISST) untuk konteks remaja Indonesia, menyesuaikannya dengan lanskap digital lokal.

Mardhatillah menekankan pentingnya pendekatan etis dalam menangani topik sensitif ini. “Meneliti isu seperti OCSEA tidak hanya soal data, tapi juga soal tanggung jawab moral,” ungkapnya. Tim memastikan seluruh proses penelitian, mulai dari persetujuan partisipan hingga analisis data, dilakukan sesuai dengan kode etik penelitian psikologi.

Baca Juga:  Tanggapi Kontroversi Kartu Indonesia Pintar Kuliah, Pakar Unair: Bukan Masalah Besar

Keberhasilan tim dalam meraih penghargaan ini tidak lepas dari strategi komunikasi yang mereka terapkan. Maria Vanessa Ferdianto menjelaskan prinsip “Accessible Science” yang mereka usung. “Kami ingin hasil riset bisa dipelajari siapa pun, bukan hanya kalangan akademik,” jelasnya.

Luaran komunikatif yang mereka hasilkan meliputi policy brief bertajuk “SafePlay: Penguatan Proteksi Digital Anak” yang ditujukan kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KEMENP3A) serta KOMDIGI SafeNet, ditambah publikasi ilmiah pada Jurnal Buletin Riset Psikologi dan Jurnal Pengukuran Psikologi.

Gaby Valenia Rosa Purba menyatakan rencana tim untuk menyerahkan policy brief tersebut kepada pihak berwenang. “Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa riset bukan sekadar karya ilmiah, tapi alat untuk melindungi yang rentan,” tuturnya.

Dosen pembimbing, Herdina Indrijati, menambahkan bahwa pencapaian ini mencerminkan integrasi antara sains, empati, dan aksi nyata yang menjadi fondasi pendidikan psikologi di UNAIR. Penghargaan ini semakin mengukuhkan kontribusi nyata mahasiswa UNAIR dalam menjawab tantangan sosial di era digital. (rio)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Universitas Airlangga
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026 Pendidikan
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026 Pendidikan

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026 Pendidikan
Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

Dispendik Surabaya Pastikan MPLS SD-SMP Ramah Anak, Bebas Perpeloncoan dan Dipantau Sistem Kementerian

13 Juli 2026 Pendidikan
MPLS Surabaya 2026 dimulai 13 Juli dengan materi literasi digital, antinarkoba, pendidikan karakter, dan cek kesehatan gratis bagi siswa baru.

MPLS Surabaya 2026 Dimulai 13 Juli, Siswa Baru Dibekali Literasi Digital, Antinarkoba, dan Cek Kesehatan Gratis

11 Juli 2026 Pendidikan
Kemendikdasmen mengukuhkan 76 Duta Bintang Sobat SMP 2026 untuk memperkuat budaya sekolah aman, inklusif, dan ramah anak di seluruh Indonesia.

Kemendikdasmen Kukuhkan 76 Duta Bintang Sobat SMP 2026, Perkuat Budaya Sekolah Aman hingga Ruang Digital

11 Juli 2026 Pendidikan
Leave A Reply Cancel Reply

Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.