Surabaya (beritajatim.id) – Sinusitis atau radang sinus adalah kondisi di mana rongga-rongga di sekitar hidung mengalami peradangan. Rongga-rongga ini, seperti sinus maksilaris, frontalis, etmoid, dan sfenoid, berfungsi mengalirkan lendir ke rongga hidung. Jika tersumbat, cairan tidak bisa keluar, menyebabkan tekanan dan rasa sakit di kepala.
Gejala sinusitis awal seringkali tidak khas dan kerap disalahartikan sebagai flu biasa. Kondisi ini biasanya didahului oleh pilek yang berlangsung lama. Beberapa gejala umum sinusitis meliputi:
- Sakit kepala, terutama saat menunduk.
- Nyeri di dahi, belakang mata, atau di bawah mata.
- Gangguan pendengaran.
- Meriang dan ingus terus mengalir.
- Kehilangan nafsu makan dan indera penciuman.
- Batuk berkepanjangan akibat lendir yang jatuh ke belakang.
Penyebab sinusitis infeksi umumnya adalah bakteri, virus, atau jamur. Kuman seperti Streptococcus pneumoniae dan Haemophilus influenzae sering ditemukan pada sekitar 70 persen kasus. Sinusitis juga bisa disebabkan oleh gigi berlubang, di mana infeksi pada akar gigi menembus ke dalam sinus, terutama pada orang dewasa.
Penanganan dan Pengobatan Sinusitis
Jika sinus meradang dan berisi cairan atau nanah, tindakan operasi mungkin diperlukan. Teknik operasi modern seperti Functional Endoscopic Sinus Surgery (FESS) dapat memberikan hasil yang baik. Dalam beberapa kasus, irigasi dilakukan untuk mengeluarkan cairan bernanah agar tidak merusak selaput lendir dan tulang sinus.
Sinusitis akibat gigi berlubang biasanya ditandai dengan lendir berwarna kuning kehijauan dan berbau, disebabkan oleh kuman-kuman anaerob. Ini umumnya terjadi pada satu sisi hidung.
Mengenali gejala sinusitis dan tidak menganggapnya sebagai flu biasa sangat penting untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Jika mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter untuk diagnosis dan penanganan lebih lanjut. (mnd/hdl)
Informasi dalam artikel ini tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat medis profesional. Selalu konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.


as a preferred source on Google




