Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»Pembicaraan Tingkat Tinggi AS–Rusia Berakhir Tanpa Terobosan, Masa Depan Upaya Damai Ukraina Makin Tidak Pasti

Pembicaraan Tingkat Tinggi AS–Rusia Berakhir Tanpa Terobosan, Masa Depan Upaya Damai Ukraina Makin Tidak Pasti

Haris DwiHaris Dwi Internasional 3 Desember 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden Rusia Vladimir Putin
Presiden Rusia Vladimir Putin

Jakarta (beritajatim.id) – Pembicaraan tingkat tinggi antara Rusia dan Amerika Serikat mengenai rancangan rencana perdamaian untuk konflik Rusia–Ukraina berakhir tanpa kesepakatan pada Selasa malam waktu Moskow. Hasil ini menambah keraguan terhadap prospek penyelesaian diplomatik di tengah situasi pertempuran yang terus berlangsung.

Pertemuan yang berlangsung hampir lima jam di Kremlin mempertemukan Presiden Rusia Vladimir Putin dengan utusan Presiden Amerika Serikat Steve Witkoff dan penasihat Gedung Putih Jared Kushner. Hadir pula dalam pertemuan tersebut Penasihat Presiden Rusia Yuri Ushakov dan Kepala Russian Direct Investment Fund Kirill Dmitriev.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, yang sedang melakukan kunjungan ke Irlandia, menyebut bahwa Kyiv terus memantau dinamika dialog tersebut sambil menunggu langkah berikutnya dari Washington.

Pembahasan Teritorial Tidak Berujung pada Kesepakatan

Usai pertemuan, Yuri Ushakov menilai diskusi berlangsung konstruktif dan mencakup pembahasan isu teritorial. Ia mengungkapkan bahwa beberapa alternatif kerangka penyelesaian telah dibahas secara mendalam, tetapi belum ada kompromi yang dicapai. Beberapa usulan AS dinilai dapat diterima Moskow, sementara sebagian lainnya dianggap belum sesuai.

Kontak lanjutan disebut akan terus berlanjut di tingkat penasihat presiden, sementara kemungkinan pertemuan antara Putin dan Presiden AS Donald Trump masih bergantung pada perkembangan penyelesaian konflik.

Putin Tolak Revisi Eropa atas Rencana Perdamaian

Putin menilai perubahan yang diajukan sejumlah negara Eropa terhadap rancangan rencana perdamaian dari AS justru menghambat proses negosiasi. Ia menilai revisi tersebut membawa tuntutan yang dianggap tidak bisa diterima oleh Moskow dan dinilai berpotensi menyalahkan Rusia apabila proses damai gagal.

Baca Juga:  Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Balasan Guncang Selat Hormuz dan Ancam Stabilitas Pasokan Energi Global

Dalam pernyataannya, Putin menegaskan bahwa Rusia tidak memiliki keinginan untuk berkonfrontasi dengan negara-negara Eropa, meskipun menyatakan kesiapan menghadapi skenario terburuk bila diperlukan.

Rancangan awal dari AS memiliki 28 poin, namun kemudian dikritik oleh Ukraina dan negara-negara Eropa karena dinilai terlalu menguntungkan Rusia. Setelah pertemuan di Jenewa pada 23 November, rancangan itu direvisi menjadi 19 poin, meski versi terbaru belum dipublikasikan.

Zelenskyy Tekankan Transparansi Proses Diplomatik

Di tengah pembicaraan internasional tersebut, Zelenskyy kembali menggarisbawahi pentingnya keterbukaan dalam setiap upaya diplomatik terkait masa depan Ukraina. Ia menekankan bahwa isu teritorial, aset Rusia yang dibekukan, serta jaminan keamanan bagi Ukraina merupakan topik paling sensitif dan terus dibahas oleh tim negosiasi.

Zelenskyy juga menilai tidak ada solusi sederhana dalam konflik ini, namun pihaknya siap mengambil keputusan penting demi kepentingan negara.

Pertempuran Berlanjut, Saling Klaim Kemenangan di Lapangan

Sementara negosiasi masih belum menunjukkan kemajuan, situasi di medan perang tetap memanas. Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah menguasai permukiman Zeleny Gai dan Dobropillya di wilayah Zaporizhzhia, serta menyerang sejumlah fasilitas energi, depo amunisi, dan lokasi penempatan pasukan Ukraina maupun kombatan asing.

Di sisi lain, Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina Oleksandr Syrskyi mengatakan pasukannya berhasil menahan upaya infiltrasi kelompok sabotase Rusia serta mendorong balik pasukan Moskow dari Kupyansk dan sejumlah sektor lain. Ia menyatakan bahwa klaim kemajuan Rusia hanyalah upaya propaganda.

Baca Juga:  AS dan Iran Capai Kesepakatan Damai, MoU Dijadwalkan Ditandatangani di Swiss pada 19 Juni 2026

Pada 1 Desember, Rusia mengklaim telah menguasai kota Pokrovsk (Krasnoarmeysk) di Donetsk dan Vovchansk di Kharkiv. Kyiv membantah, menyebut bahwa pasukan Rusia hanya sempat memasuki sebagian wilayah Pokrovsk dalam kondisi berkabut untuk mengibarkan bendera sebelum mundur.

Putin kemudian mengundang jurnalis asing, termasuk dari Ukraina, untuk mengunjungi Pokrovsk dan Kupyansk guna melihat kondisi lapangan secara langsung.

Dengan perundingan yang belum menunjukkan hasil dan pertempuran yang terus berlangsung, prospek perdamaian tampak masih jauh dari kepastian. Konflik ini pun tetap berada dalam sorotan internasional seiring meningkatnya tekanan diplomatik terhadap kedua belah pihak. (ris)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026 Internasional
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026 Internasional
Korban tewas gempa Venezuela mencapai 4.118 jiwa. Ribuan bangunan rusak berat akibat fenomena pancake collapse, pencarian korban masih berlangsung.

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.118 Jiwa, Ribuan Bangunan Rusak Berat akibat Pancake Collapse

12 Juli 2026 Internasional
Esmaeil Baghaei

Iran Bantah Minta Negosiasi Baru dengan AS, Trump: Gencatan Senjata telah Berakhir

11 Juli 2026 Internasional
Selat Hormuz

Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Balasan Guncang Selat Hormuz dan Ancam Stabilitas Pasokan Energi Global

10 Juli 2026 Internasional
Presiden China Xi Jinping

Xi Jinping Tegaskan Kemandirian Teknologi Jadi Kunci Modernisasi China, Fokus pada Talenta dan Inovasi

9 Juli 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026
Berita Terbaru
PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026
Polri menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembiayaan PT PPA kepada PT BAS. Kerugian negara mencapai Rp38,8 miliar dan aset Rp14,4 miliar disita.

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Pembiayaan PT PPA ke PT BAS, Kerugian Negara Capai Rp38,8 Miliar

20 Juli 2026

12 Tips Menggoreng Ikan agar Tidak Berminyak, Renyah Tahan Lama dan Matang Sempurna

20 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.