Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Pemkot Surabaya Terapkan Pendekatan Humanis dalam Penanganan Anak Jalanan

Pemkot Surabaya Terapkan Pendekatan Humanis dalam Penanganan Anak Jalanan

Ade MSGAde MSG News 8 November 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M Fikser
Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M Fikser

Surabaya (beritajatim.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya mengatasi fenomena anak jalanan dengan pendekatan yang humanis dan kolaboratif. Pemkot menggandeng berbagai instansi, termasuk Satpol PP, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3APPKB), Dinas Sosial (Dinsos), serta LSM pemerhati anak untuk menangani masalah ini secara menyeluruh.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M Fikser, mengungkapkan bahwa pihaknya menjalankan metode khusus agar anak-anak jalanan tidak merasa takut atau terintimidasi. Pendekatan ini dilakukan bersama DP3APPKB dan para aktivis anak untuk menghindari trauma pada anak. “Penanganan dilakukan dengan cara persuasif, tanpa kesan represif, sehingga anak-anak tidak takut dan dapat merasakan keamanan,” jelas Fikser, Jumat (8/11/2024).

Ketika menemukan anak yang mengamen atau berada di persimpangan jalan, Satpol PP melakukan penjangkauan dan membawa mereka ke kantor untuk pendataan dan pembinaan. Proses ini juga melibatkan pemisahan antara anak laki-laki dan perempuan serta penanganan khusus bagi anak dengan disabilitas. “Kami ingin memastikan anak-anak ini aman, sekaligus mendapatkan penanganan sesuai kebutuhan mereka,” lanjut Fikser.

Dalam upaya pembinaan, tim juga melakukan pendalaman terkait latar belakang anak di jalanan, termasuk kondisi keluarga dan sekolah. Bagi anak-anak yang masih bersekolah, Satpol PP akan menghubungi pihak sekolah serta orang tua untuk menjamin keberlanjutan pendidikan dan pengawasan anak. “Kami bekerja sama dengan keluarga dan sekolah agar anak-anak ini mendapat dukungan dari lingkungan terdekat mereka,” tambahnya.

Baca Juga:  Khitanan Massal Sambut Dies Natalis ITS ke-64, Wali Kota Eri: Menuju Generasi Emas

Apabila ditemukan anak yang terlibat dalam masalah kesehatan seperti penyalahgunaan minuman keras atau narkoba, Dinas Kesehatan dan Badan Narkotika Nasional (BNN) turut dilibatkan. “Jika ada indikasi penggunaan narkoba, kami langsung berkoordinasi dengan BNN. Hal ini penting demi memastikan kondisi anak-anak tetap sehat,” ungkap Fikser.

Bagi anak yang tidak memiliki orang tua atau berasal dari luar Surabaya, Dinsos Kota Surabaya akan mengambil alih penanganan. Anak-anak ini kemudian akan diarahkan ke Liponsos Keputih untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut. Pemkot juga mencatat semua data anak jalanan dalam sistem terpadu, sehingga penanganan dapat dipantau secara berkelanjutan.

Fikser menyampaikan pentingnya dukungan masyarakat dalam menangani fenomena sosial ini. Ia juga mengimbau warga untuk melaporkan anak jalanan atau kejadian yang memerlukan perhatian melalui Command Center 112. “Dukungan warga sangat diperlukan. Segera laporkan jika ada anak yang butuh bantuan. Identitas pelapor kami jamin kerahasiaannya,” katanya.

Kepala Dinas Sosial, Anna Fajrihatin, menambahkan bahwa Pemkot membentuk tim khusus di setiap kecamatan untuk menjangkau anak-anak jalanan dan memberikan pendampingan. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dan lingkungan dalam membentuk perilaku anak di tengah pengaruh negatif lingkungan dan media sosial yang semakin kuat.

“Perhatian dari orang tua sangat penting karena masalah anak saat ini lebih kompleks. Jika lingkungannya baik, anak akan berkembang secara positif, begitu pula sebaliknya,” tutur Anna.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Gencarkan Wajib Belajar 13 Tahun, Pendidikan Pra-Sekolah Jadi Fondasi Anak Mandiri

Pemkot Surabaya berkomitmen menjadikan anak-anak jalanan sebagai prioritas dalam penanganan sosial demi masa depan yang lebih baik dan aman bagi generasi muda. (rio/ted)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Anak Jalanan Pemkot Surabaya satpol pp
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026 News
Polres Pelabuhan Tanjungperak bersama Damkar Surabaya menyiram lahan jagung di Tambak Wedi untuk menghadapi ancaman kemarau panjang.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Kerahkan Damkar Siram Lahan Jagung Hadapi Ancaman Kemarau

18 Juli 2026 News
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026 News
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026 News
Polri dan Kepolisian RRT melakukan pertukaran buronan. Tiga WN China dipulangkan, sementara satu buron WNI diserahkan kepada Polri.

Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Tiga WN China Dipulangkan dan Satu WNI Diserahkan ke Indonesia

15 Juli 2026 News
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Benahi Layanan RSUD Soewandhie, Evaluasi Antrean Online, Farmasi hingga Kapasitas IGD

15 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.