Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Oil&Gas»PEP Prabumulih Field Dongkrak Produksi Sumur PBM-025 Jadi 205 BOPD Lewat Well Service

PEP Prabumulih Field Dongkrak Produksi Sumur PBM-025 Jadi 205 BOPD Lewat Well Service

RenniRenni Oil&Gas 11 Februari 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
PEP Prabumulih Field tingkatkan produksi sumur PBM-025 menjadi 205 BOPD dan 0,57 MMSCFD lewat well service efisien di Struktur Prabumulih Barat.
PEP Prabumulih Field tingkatkan produksi sumur PBM-025 menjadi 205 BOPD dan 0,57 MMSCFD lewat well service efisien di Struktur Prabumulih Barat.

Prabumulih (beritajatim.id) – Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field yang berada di bawah pengelolaan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 mencatat peningkatan signifikan produksi minyak dan gas (migas) dari Sumur PBM-025 di Struktur Prabumulih Barat, Sumatera Selatan, setelah dilakukan kegiatan well service.

Perawatan sumur yang dimulai pada 14 Januari 2026 tersebut kini memasuki tahap uji produksi. Berdasarkan hasil uji alir awal, kemampuan produksi sumur meningkat hingga 205 barel minyak per hari (BOPD) serta 0,57 juta kaki kubik gas per hari (MMSCFD).

Senior Manager PEP Prabumulih Field, Muhammad Luthfi Ferdiansyah, menyampaikan bahwa sumur PBM-025 kembali beroperasi secara aktif dan menunjukkan kinerja yang lebih baik dari target awal. Ia menegaskan capaian ini merupakan hasil kolaborasi dan inovasi tim dalam menjaga keberlanjutan produksi migas serta mendukung ketahanan energi nasional.

Lampaui Target Awal

Awalnya, kegiatan well service pada sumur PBM-025 ditujukan untuk mempertahankan produksi di kisaran 70 BOPD. Namun, hasil uji alir menunjukkan potensi produksi yang jauh melampaui ekspektasi tersebut.

Uji alir awal dilakukan untuk mengukur kemampuan maksimum atau deliverability sumur dalam mengalirkan migas secara alami tanpa bantuan alat produksi tambahan. Angka yang dihasilkan bukan merupakan angka produksi harian jangka panjang, melainkan parameter teknis untuk mengevaluasi performa sumur serta karakteristik reservoir.

Capaian ini memperlihatkan potensi optimalisasi sumur eksisting sebagai strategi peningkatan produksi yang efektif dan terukur.

Baca Juga:  Pertamina Drilling Raih Penghargaan HSSE 2025, Tegaskan Komitmen Keselamatan Operasi Berisiko Tinggi

Fokus Perawatan Teknis

Dalam pelaksanaannya, well service difokuskan pada tiga pekerjaan utama, yakni squeeze cementing pada lapisan BRF di kedalaman 1.795,5–1.797 meter measured depth (mMD), perbaikan bonding semen pada interval 1.816–1.818 mMD, serta perforasi produksi pada lapisan R9 di kedalaman 1.811,85–1.814,75 mMD.

Pekerjaan tersebut menggunakan Rig GJE-06 berkekuatan 350 horsepower (HP) dengan durasi sekitar tiga minggu.

Langkah teknis ini dilakukan guna mengatasi potensi penurunan produksi alami sekaligus mengoptimalkan aliran hidrokarbon dari lapisan produktif. Strategi perawatan sumur dinilai lebih efisien dari sisi biaya dan relatif rendah risiko dibandingkan pengeboran sumur baru.

Menurut Luthfi, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa optimalisasi aset eksisting melalui well service mampu memberikan tambahan produksi migas secara ekonomis, sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan terhadap target produksi nasional.

Strategi Efisiensi dan Ketahanan Energi

Di tengah tantangan industri hulu migas, pendekatan optimalisasi sumur eksisting menjadi salah satu strategi utama untuk menjaga stabilitas produksi. Selain mempercepat waktu eksekusi, metode ini juga mendukung efisiensi belanja modal (capital expenditure).

Keberhasilan peningkatan produksi Sumur PBM-025 mempertegas komitmen PEP Prabumulih Field dalam mendukung target produksi migas nasional 2026, sekaligus memperkuat peran PHR Zona 4 dalam menjaga pasokan energi domestik.

Dengan capaian ini, PEP Prabumulih Field menunjukkan bahwa inovasi teknis dan kolaborasi tim menjadi kunci dalam memaksimalkan potensi lapangan migas yang telah berproduksi. (ren)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Pertamina
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

SKK Migas Jabanusa dan KKKS mengusulkan optimalisasi instrumen fiskal bagi daerah pesisir guna mendukung pembangunan dan keberlanjutan sektor hulu migas.

SKK Migas Jabanusa dan KKKS Dorong Optimalisasi Fiskal Daerah Pesisir, Serahkan Rekomendasi Strategis ke Pemerintah Pusat

30 Juni 2026 Oil&Gas
Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pertamina Drilling Perkuat Green Drilling dan Aksi Iklim Berkelanjutan

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pertamina Drilling Perkuat Green Drilling dan Aksi Iklim Berkelanjutan

20 Juni 2026 Oil&Gas
Pertamina Hulu Indonesia melampaui target produksi migas Triwulan I 2026 dengan capaian 60,44 ribu bopd dan 619 mmscfd gas.

Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas Triwulan I 2026, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

15 Mei 2026 Oil&Gas
Pertamina gelar pasar murah 2026 bagi warga prasejahtera. Paket sembako Rp211 ribu bisa ditebus hanya Rp30 ribu di berbagai daerah.

Pertamina Gelar Pasar Murah 2026, Warga Prasejahtera Bisa Tebus Sembako Rp30 Ribu

13 April 2026 Bisnis
PHE percepat pengembangan lapangan migas untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah tantangan global dan penurunan produksi.

Pertamina Hulu Energi Percepat Pengembangan Migas, Strategi Kunci Perkuat Ketahanan Energi Nasional

7 April 2026 Oil&Gas
Proyek Manpatu PHM capai tahap load out jacket, dorong produksi migas nasional dan target onstream 2027.

Proyek Manpatu PHM Masuk Tahap Kritis, Load Out Jacket Sukses Dilaksanakan

31 Maret 2026 Oil&Gas
Leave A Reply Cancel Reply

SKK Migas Jabanusa dan KKKS mengusulkan optimalisasi instrumen fiskal bagi daerah pesisir guna mendukung pembangunan dan keberlanjutan sektor hulu migas.

SKK Migas Jabanusa dan KKKS Dorong Optimalisasi Fiskal Daerah Pesisir, Serahkan Rekomendasi Strategis ke Pemerintah Pusat

30 Juni 2026
Berita Terbaru

Menikah Sederhana di KUA Jadi Tren, Pesta Mewah Ternyata Bukan Penentu Rumah Tangga Bahagia

20 Juli 2026
Kasat Reskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin

Polres Batu Ungkap Pembobolan Gudang Indomarco, Pelaku Gunakan Jasa Ekspedisi untuk Kirim Barang Curian

19 Juli 2026
Polres Kediri Kota menggelar Wayang Cangkrukan sebagai media edukasi kamtibmas berbasis seni budaya untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian warga.

Wayang Cangkrukan Polres Kediri Kota Jadi Media Edukasi Kamtibmas, Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Warga

19 Juli 2026
Pemkot Surabaya memperketat pengawasan parkir tempat usaha agar seluruh lokasi berizin, tarif transparan, dan memberikan perlindungan bagi masyarakat.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Bapenda Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19 Juli 2026
Film Rejoto Nyambung Tresno menjadi media promosi wisata Kota Mojokerto sekaligus bukti keberhasilan pembinaan ekonomi kreatif oleh Pemkot.

Film Rejoto Nyambung Tresno Jadi Media Promosi Wisata Kota Mojokerto dan Bukti Sukses Ekonomi Kreatif

19 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.