Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Oil&Gas»Produksi Minyak PEP Limau Field Naik Jadi 5.102 BOPD, Perkuat Pasokan Energi Nasional

Produksi Minyak PEP Limau Field Naik Jadi 5.102 BOPD, Perkuat Pasokan Energi Nasional

RenniRenni Oil&Gas 6 Maret 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Produksi minyak PEP Limau Field naik menjadi 5.102 BOPD pada Februari 2026, memperkuat produksi migas nasional dan ketahanan energi Indonesia.
Produksi minyak PEP Limau Field naik menjadi 5.102 BOPD pada Februari 2026, memperkuat produksi migas nasional dan ketahanan energi Indonesia.

Prabumulih (beritajatim.id) – Produksi minyak di Lapangan Limau milik PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 menunjukkan peningkatan signifikan pada awal 2026. Dalam kurun waktu sekitar satu bulan, produksi lapangan ini melonjak hingga menembus 5.102 barel minyak per hari (BOPD).

Catatan produksi tersebut tercapai pada 27 Februari 2026, meningkat tajam dibandingkan 16 Januari 2026 yang masih berada di level 3.658 BOPD. Peningkatan ini turut mendukung kinerja produksi di lingkungan PEP Zona 4 sekaligus berkontribusi pada upaya menjaga pasokan energi nasional.

General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam mengoptimalkan potensi produksi migas secara berkelanjutan.

Menurutnya, peningkatan produksi di Limau Field menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung target produksi nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia. Ia juga menegaskan bahwa seluruh upaya peningkatan produksi tetap dijalankan dengan mengutamakan aspek keselamatan kerja serta operasional.

Selain penerapan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang ketat, keberhasilan ini juga didukung oleh kerja sama berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan pemangku kepentingan di wilayah operasi.

Penemuan Sumur Baru dan Optimalisasi Sumur Lama

Peningkatan produksi dalam sebulan terakhir didorong oleh beberapa kegiatan teknis di lapangan. Senior Manager Subsurface Development & Planning PHR Zona 4, Reza Nur Ardianto, menjelaskan bahwa tambahan produksi berasal dari pekerjaan pada tiga sumur utama.

Baca Juga:  Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pertamina Drilling Perkuat Green Drilling dan Aksi Iklim Berkelanjutan

Salah satu kontributor utama adalah penemuan sumur TMB-026 di Struktur Tanjung Miring Barat. Sumur tersebut mulai dibor pada 22 Januari 2026 dan menunjukkan performa produksi awal yang cukup menjanjikan.

Pada uji alir awal 16 Februari 2026, sumur TMB-026 mencatat kapasitas produksi sekitar 554 BOPD. Hasil ini menjadi tambahan signifikan bagi total produksi Lapangan Limau.

Selain pengeboran sumur baru, peningkatan produksi juga diperoleh dari kegiatan well intervention pada sumur BEL-053 yang berada di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Pekerjaan intervensi sumur yang berlangsung selama 13 hari, dari 8 hingga 21 Februari 2026, berhasil meningkatkan kapasitas produksi sumur tersebut hingga 650 BOPD.

Optimalisasi sumur eksisting dan eksplorasi potensi baru seperti ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga keberlanjutan produksi migas di wilayah kerja PEP Zona 4.

Peran Strategis PHR Regional Sumatra Zona 4

PEP Zona 4 merupakan bagian dari PHR Regional Sumatra, subholding upstream Pertamina yang mengelola sejumlah wilayah kerja migas di Sumatera Selatan.

Di wilayah ini, perusahaan mengoperasikan tujuh area kerja, yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.

Wilayah operasinya tersebar di dua kota—Prabumulih dan Palembang—serta sembilan kabupaten, di antaranya Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu.

Baca Juga:  Proyek Manpatu PHM Masuk Tahap Kritis, Load Out Jacket Sukses Dilaksanakan

Seluruh kegiatan operasional PHR Regional Sumatra Zona 4 berada di bawah koordinasi serta pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Dengan peningkatan produksi di Limau Field pada awal tahun ini, perusahaan berharap dapat terus memperkuat kontribusi terhadap produksi migas nasional sekaligus menjaga keberlanjutan pasokan energi bagi Indonesia. (ren)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Pertamina
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

SKK Migas Jabanusa dan KKKS mengusulkan optimalisasi instrumen fiskal bagi daerah pesisir guna mendukung pembangunan dan keberlanjutan sektor hulu migas.

SKK Migas Jabanusa dan KKKS Dorong Optimalisasi Fiskal Daerah Pesisir, Serahkan Rekomendasi Strategis ke Pemerintah Pusat

30 Juni 2026 Oil&Gas
Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pertamina Drilling Perkuat Green Drilling dan Aksi Iklim Berkelanjutan

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pertamina Drilling Perkuat Green Drilling dan Aksi Iklim Berkelanjutan

20 Juni 2026 Oil&Gas
Pertamina Hulu Indonesia melampaui target produksi migas Triwulan I 2026 dengan capaian 60,44 ribu bopd dan 619 mmscfd gas.

Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas Triwulan I 2026, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

15 Mei 2026 Oil&Gas
Pertamina gelar pasar murah 2026 bagi warga prasejahtera. Paket sembako Rp211 ribu bisa ditebus hanya Rp30 ribu di berbagai daerah.

Pertamina Gelar Pasar Murah 2026, Warga Prasejahtera Bisa Tebus Sembako Rp30 Ribu

13 April 2026 Bisnis
PHE percepat pengembangan lapangan migas untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah tantangan global dan penurunan produksi.

Pertamina Hulu Energi Percepat Pengembangan Migas, Strategi Kunci Perkuat Ketahanan Energi Nasional

7 April 2026 Oil&Gas
Proyek Manpatu PHM capai tahap load out jacket, dorong produksi migas nasional dan target onstream 2027.

Proyek Manpatu PHM Masuk Tahap Kritis, Load Out Jacket Sukses Dilaksanakan

31 Maret 2026 Oil&Gas
Leave A Reply Cancel Reply

SKK Migas Jabanusa dan KKKS mengusulkan optimalisasi instrumen fiskal bagi daerah pesisir guna mendukung pembangunan dan keberlanjutan sektor hulu migas.

SKK Migas Jabanusa dan KKKS Dorong Optimalisasi Fiskal Daerah Pesisir, Serahkan Rekomendasi Strategis ke Pemerintah Pusat

30 Juni 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.