Lamongan (beritajatim.id) – Angka Konsumsi Ikan (AKI) di Kabupaten Lamongan mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2023 dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan, Yuli Wahyono, menyampaikan bahwa angka konsumsi ikan tahun ini tercatat sebesar 65,98 kg/kapita/tahun, naik dari 59,21 kg/kapita/tahun pada 2022 dan 56,83 kg/kapita/tahun pada 2021.
Peningkatan konsumsi ikan ini, menurut Yuli, berkat gencarnya promosi program Gemar Makan Ikan (Gemarikan) yang bertujuan untuk meningkatkan konsumsi ikan di kalangan masyarakat. Program ini menyoroti manfaat nutrisi ikan, terutama untuk pertumbuhan anak dan pencegahan stunting.
Lamongan memiliki potensi sumber daya laut yang besar, dengan hasil perikanan tangkap mencapai 87.218,84 ton dari 2021 hingga 2023. Selain itu, hasil perikanan budidaya tercatat sebanyak 48.978,07 ton dan produksi hasil olahan perikanan mencapai 92.052,89 kg.
“Tentu capaian peningkatan AKI didukung upaya kami dalam mempromosikan program Gemarikan kepada masyarakat. Selain itu juga ditunjang adanya potensi sari laut Lamongan yang melimpah,” jelas Yuli Wahyono.
Pada tahun 2023, Pemkab Lamongan bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lamongan telah menyelenggarakan berbagai kegiatan Gemarikan. Program ini menyasar berbagai sektor, termasuk penuntasan stunting di Kecamatan Sukodadi, Deket, Turi, dan Glagah; masyarakat kurang sejahtera di Kecamatan Sambeng, Babat, Sugiyo, dan Modo; serta masyarakat umum di Kecamatan Lamongan, Tikung, Sukodadi, Karanggeneng, Sarirejo, Bluluk, Ngimbang, Solokuro, dan Karangbinangun.
Dalam program Gemarikan, selain sosialisasi pentingnya mengonsumsi ikan, masyarakat juga diajari cara mengolah ikan melalui demo masak yang melibatkan ibu-ibu rumah tangga dan UMKM untuk menciptakan makanan ringan yang sehat dan menarik.
“Konsumsi ikan memiliki keunggulan dari segi gizi yang tinggi, harga yang terjangkau, serta ketersediaan bahan yang berlimpah. Tugas kami ialah mengolah ikan menjadi makanan yang menarik dikonsumsi. Makanya kita adakan demo masak olahan ikan dan bekerjasama dengan UMKM untuk menciptakan makanan ringan yang sehat. Sosialisasi juga kita berikan untuk siswa-siswi agar mereka sadar akan pentingnya konsumsi ikan,” ungkap Yuli Wahyono.
Peningkatan konsumsi ikan ini diharapkan dapat terus berlanjut, mendukung kesehatan masyarakat dan kesejahteraan ekonomi lokal di Kabupaten Lamongan. (hdl)


as a preferred source on Google




