Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Oil&Gas»Strategi Bisnis Adaptif Elnusa Tangkap Peluang Industri Energi, Dukung Target Produksi Migas Nasional

Strategi Bisnis Adaptif Elnusa Tangkap Peluang Industri Energi, Dukung Target Produksi Migas Nasional

RenniRenni Oil&Gas 14 Maret 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Elnusa memperkuat strategi bisnis adaptif untuk menangkap peluang industri energi dan mendukung target produksi migas nasional 1 juta barel per hari.
Elnusa memperkuat strategi bisnis adaptif untuk menangkap peluang industri energi dan mendukung target produksi migas nasional 1 juta barel per hari.

Jakarta (beritajatim.id) – Perusahaan jasa energi terintegrasi PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) terus memperkuat strategi pengembangan usaha untuk menangkap peluang pertumbuhan industri energi nasional. Langkah ini sekaligus menegaskan peran perseroan dalam mendukung target produksi minyak dan gas bumi nasional yang dicanangkan pemerintah.

Sebagai bagian dari ekosistem PT Pertamina (Persero) melalui subholding upstream, Elnusa berupaya memperluas kapabilitas teknologi dan layanan guna mendorong peningkatan produksi migas menuju target 1 juta barel minyak per hari atau 1 million barrel oil per day (BOPD).

Empat Pilar Strategi Pengembangan Bisnis

Untuk menjawab dinamika industri hulu migas, Elnusa menerapkan strategi bisnis adaptif yang bertumpu pada empat pilar utama. Keempat pilar tersebut meliputi program pekerjaan rutin lapangan (routine work program), percepatan konversi cadangan menjadi produksi, penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR), serta aktivitas eksplorasi sumber daya baru.

Direktur Pengembangan Usaha Elnusa, Arief Prasetyo Handoyo, menjelaskan bahwa setiap pilar memiliki tantangan tersendiri, terutama terkait meningkatnya biaya eksplorasi dan produksi, tingginya risiko subsurface dalam penemuan cadangan baru, serta kebutuhan teknologi untuk meningkatkan produktivitas lapangan migas yang telah matang.

Menurut Arief, perusahaan berupaya menjawab tantangan tersebut melalui integrasi layanan dan pemanfaatan teknologi agar aktivitas industri energi tetap efisien sekaligus membuka peluang pertumbuhan bisnis baru.

Pengembangan Teknologi untuk Optimalkan Produksi

Dalam pengembangan teknologi peningkatan produksi, Elnusa berkolaborasi dengan Pertamina dan subholding upstream untuk mengembangkan metode Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) serta teknologi Vibroseis EOR.

Baca Juga:  Debut di Bursa Efek Singapura, Pertamina Hulu Energi Terbitkan Global Bond USD 1 Miliar

Teknologi tersebut dirancang untuk meningkatkan perolehan minyak dari lapangan yang sudah memasuki fase mature atau menua, sehingga potensi produksi yang masih tersisa dapat dimanfaatkan secara optimal.

Selain itu, perusahaan juga mengembangkan fasilitas blending bahan kimia dan memperbesar penggunaan material dalam negeri. Langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan impor sekaligus menekan biaya operasional industri.

Solusi Operasi Berbiaya Rendah

Pada aspek percepatan konversi cadangan menjadi produksi, Elnusa menawarkan solusi operasi berbiaya rendah atau low-cost operation. Pendekatan ini memungkinkan pengembangan lapangan yang sebelumnya dinilai tidak ekonomis agar tetap dapat dimonetisasi dan diproduksi secara lebih efisien.

Sementara pada program pekerjaan rutin lapangan, perusahaan mengoptimalkan integrasi berbagai layanan seperti workover dan well intervention untuk menjaga keberlanjutan produksi sekaligus meningkatkan efisiensi operasional lapangan migas.

Portofolio Bisnis Terdiversifikasi

Strategi bisnis tersebut diperkuat dengan portofolio usaha Elnusa yang terdiversifikasi dalam tiga segmen utama, yakni:

  • Jasa Hulu Migas Terintegrasi
  • Penjualan Barang dan Jasa Distribusi & Logistik Energi
  • Jasa Penunjang Migas

Melalui ketiga segmen tersebut, perusahaan menyediakan berbagai layanan industri seperti survei seismik, wireline logging, well testing, modular rig, hydraulic workover, hingga fabrikasi dan konstruksi fasilitas migas.

Di sektor logistik energi, Elnusa juga mengoperasikan layanan distribusi bahan bakar dan transportasi energi di berbagai wilayah operasional.

Pertumbuhan Distribusi Energi

Pada segmen distribusi dan logistik energi, Elnusa mencatat peningkatan signifikan pada volume angkutan bahan bakar minyak (BBM). Sepanjang 2025, volume angkutan BBM meningkat lebih dari 22 persen secara tahunan.

Baca Juga:  Annual Report 2023, Pertamina Hulu Energi Raih 11 Penghargaan Internasional

Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan layanan transportasi energi nasional seiring aktivitas ekonomi dan distribusi energi di berbagai daerah.

Selain pengangkutan BBM, perusahaan juga memperluas layanan pengelolaan depot energi, distribusi LPG, pelumas, serta bahan kimia industri.

Diversifikasi Bisnis dan Ekspansi Global

Tidak hanya fokus pada sektor inti migas, Elnusa juga mengembangkan diversifikasi usaha. Salah satunya melalui layanan survei seismik untuk sektor non-migas seperti pertambangan batubara.

Perusahaan juga mulai memperluas pasar internasional melalui pengiriman Oil Country Tubular Goods (OCTG) ke luar negeri, termasuk proyek ekspor ke Aljazair yang dilakukan melalui kerja sama dengan mitra strategis.

Arief menyebutkan bahwa strategi pengembangan bisnis tersebut juga tercermin dari capaian kontrak perusahaan yang tetap kuat sepanjang 2025 hingga memasuki 2026, meskipun industri energi menghadapi berbagai dinamika global.

Ke depan, Elnusa menilai peluang pertumbuhan industri energi masih terbuka lebar, terutama dari peningkatan aktivitas eksplorasi, optimalisasi lapangan eksisting, serta meningkatnya kebutuhan distribusi energi di berbagai wilayah. (ren)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

SKK Migas Jabanusa dan KKKS mengusulkan optimalisasi instrumen fiskal bagi daerah pesisir guna mendukung pembangunan dan keberlanjutan sektor hulu migas.

SKK Migas Jabanusa dan KKKS Dorong Optimalisasi Fiskal Daerah Pesisir, Serahkan Rekomendasi Strategis ke Pemerintah Pusat

30 Juni 2026 Oil&Gas
Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pertamina Drilling Perkuat Green Drilling dan Aksi Iklim Berkelanjutan

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pertamina Drilling Perkuat Green Drilling dan Aksi Iklim Berkelanjutan

20 Juni 2026 Oil&Gas
Pertamina Hulu Indonesia melampaui target produksi migas Triwulan I 2026 dengan capaian 60,44 ribu bopd dan 619 mmscfd gas.

Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas Triwulan I 2026, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

15 Mei 2026 Oil&Gas
PHE percepat pengembangan lapangan migas untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah tantangan global dan penurunan produksi.

Pertamina Hulu Energi Percepat Pengembangan Migas, Strategi Kunci Perkuat Ketahanan Energi Nasional

7 April 2026 Oil&Gas
Proyek Manpatu PHM capai tahap load out jacket, dorong produksi migas nasional dan target onstream 2027.

Proyek Manpatu PHM Masuk Tahap Kritis, Load Out Jacket Sukses Dilaksanakan

31 Maret 2026 Oil&Gas
Pertamina Drilling tampil di forum global Osaka, dorong transformasi pengeboran berbasis energi bersih dan praktik berkelanjutan.

Pertamina Drilling Tembus Forum Global di Osaka, Dorong Transformasi Pengeboran Menuju Energi Bersih

28 Maret 2026 Oil&Gas
Leave A Reply Cancel Reply

SKK Migas Jabanusa dan KKKS mengusulkan optimalisasi instrumen fiskal bagi daerah pesisir guna mendukung pembangunan dan keberlanjutan sektor hulu migas.

SKK Migas Jabanusa dan KKKS Dorong Optimalisasi Fiskal Daerah Pesisir, Serahkan Rekomendasi Strategis ke Pemerintah Pusat

30 Juni 2026
Berita Terbaru

Menikah Sederhana di KUA Jadi Tren, Pesta Mewah Ternyata Bukan Penentu Rumah Tangga Bahagia

20 Juli 2026
Kasat Reskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin

Polres Batu Ungkap Pembobolan Gudang Indomarco, Pelaku Gunakan Jasa Ekspedisi untuk Kirim Barang Curian

19 Juli 2026
Polres Kediri Kota menggelar Wayang Cangkrukan sebagai media edukasi kamtibmas berbasis seni budaya untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian warga.

Wayang Cangkrukan Polres Kediri Kota Jadi Media Edukasi Kamtibmas, Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Warga

19 Juli 2026
Pemkot Surabaya memperketat pengawasan parkir tempat usaha agar seluruh lokasi berizin, tarif transparan, dan memberikan perlindungan bagi masyarakat.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Bapenda Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19 Juli 2026
Film Rejoto Nyambung Tresno menjadi media promosi wisata Kota Mojokerto sekaligus bukti keberhasilan pembinaan ekonomi kreatif oleh Pemkot.

Film Rejoto Nyambung Tresno Jadi Media Promosi Wisata Kota Mojokerto dan Bukti Sukses Ekonomi Kreatif

19 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.