Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Oil&Gas»Sinergi Subholding Pertamina, Pertamina Drilling dan PGN Gagas Implementasikan Dynamic Gas Blending System untuk Pengeboran Minyak

Sinergi Subholding Pertamina, Pertamina Drilling dan PGN Gagas Implementasikan Dynamic Gas Blending System untuk Pengeboran Minyak

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Oil&Gas 5 Maret 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Jakarta (beritajatim.id) – Subholding Upstream Pertamina melalui PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) bekerjasama dengan afiliasi Subholding Gas, PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) untuk pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan dalam proses pengeboran pada Jumat, 28 Februari 2024 di Mundu, Indramayu, Jawa Barat.

Sinergi antar Subholding yang dilakukan oleh Pertamina Drilling dan PGN Gagas ini untuk pertama kalinya mengimplementasikan teknologi Dynamic Gas Blending System (DGBS) dalam operasi pengeboran sebagai upaya cost optimization sekaligus penurunan emisi karbon melalui penggunaan gas bumi pada engine yang awalnya berbahan bakar diesel. Engine tersebut nantinya akan menghasilkan listrik yang akan digunakan di Rig atau anjungan pengeboran minyak.

Implementasi ini dihadiri langsung oleh Direktur Operasi Pertamina Drilling, Aziz Muslim serta Direktur Operasi dan Komersial PGN Gagas, Baskara Agung Wibawa. Di dalam sambutannya, Aziz Muslim menjelaskan harapan akan implementasi DGBS yang akan memberikan dampak positif bagi efisiensi operasional Perusahaan.

“Penerapan Dynamic Gas Blending System ini sejalan dengan upaya kami dalam melakukan cost optimization di sektor pengeboran. Penggunaan gas sebagai alternatif BBM, dapat menekan biaya operasional sekaligus menurunkan emisi karbon, sehingga (biaya operasional) lebih ekonomis dan berkelanjutan,” jelas Aziz.

Direktur Operasi dan Komersial PGN Gagas, Baskara Agung Wibawa menyampaikan komunikasi intens untuk sinergi sudah mulai dijalankan sejak bulan Februari 2023. PGN Gagas telah menyiapkan beberapa infrastruktur diantaranya seperti 1 (satu) unit Gas Transport Module (GTM) 10 feet yang mampu menampung kurang lebih 1.000 m3 gas bumi dan 1 (satu) unit Pressure Reduction System (PRS) ukuran 300 yang mampu menurun tekanan gas bumi hingga 300 m3 per jam-nya.

Baca Juga:  PEPC Regional Indonesia Timur Perkuat Kolaborasi demi Keberlanjutan Kinerja Hulu Migas

“Kami akan menyiapkan pasokan gas yang diambil dari SPBG terdekat yaitu salah satunya SPBG Purwakarta. Selanjutnya gas akan dibawa menggunakan GTM, diturunkan tekanannya menggunakan PRS untuk selanjutnya dimasukkan ke dalam instalasi dan diteruskan ke dalam engine,” jelas Baskara.

Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita selaras menjelaskan “Pertamina Drilling terus mengembangkan program inisiatif penurunan emisi untuk memaksimalkan peran dalam pencapaian penurunan emisi karbon nasional, salah satunya adalah program Dynamic Gas Blending System ini. Pertamina Drilling berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada aspek bisnis, tetapi juga pada kelestarian lingkungan.”

Di tempat terpisah, Direktur Utama PGN Gagas, Santiaji Gunawan menjelaskan komitmen PGN Gagas dan Subholding Gas untuk mendukung target Pemerintah dalam mencapai Net Zero Emission, termasuk diantaranya dengan pemanfaatan gas bumi untuk proyek-proyek di lingkungan Subholding Pertamina seperti pengeboran yang dilakukan oleh Pertamina Drilling. “Efisiensi dan penurunan emisi karbon pada proses pengeboran ini tidak hanya akan berdampak pada sinergi antara Pertamina Drilling dan PGN Gagas tetapi juga akan memberikan kontribusi positif pada transisi energi nasional,” jelas Santiaji.

Santiaji menambahkan bahwa implementasi ini merupakan langkah awal. Jika langkah ini mencatatakan hasil yang baik, maka selanjutnya penggunaan DGBS akan dilakukan di titik lain sehingga cost optimization yang diperoleh akan berdampak positif.

Selama ini, operasional pengeboran minyak dan gas hanya mengandalkan bahan bakar minyak (BBM). Namun, dengan penerapan teknologi DGBS, kini BBM dapat dikombinasikan dengan gas, sehingga operasional menjadi lebih fleksibel dan hemat energi. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar sekaligus mengurangi emisi karbon hingga 30%. ***

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

SKK Migas Jabanusa dan KKKS mengusulkan optimalisasi instrumen fiskal bagi daerah pesisir guna mendukung pembangunan dan keberlanjutan sektor hulu migas.

SKK Migas Jabanusa dan KKKS Dorong Optimalisasi Fiskal Daerah Pesisir, Serahkan Rekomendasi Strategis ke Pemerintah Pusat

30 Juni 2026 Oil&Gas
Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pertamina Drilling Perkuat Green Drilling dan Aksi Iklim Berkelanjutan

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pertamina Drilling Perkuat Green Drilling dan Aksi Iklim Berkelanjutan

20 Juni 2026 Oil&Gas
Pertamina Hulu Indonesia melampaui target produksi migas Triwulan I 2026 dengan capaian 60,44 ribu bopd dan 619 mmscfd gas.

Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas Triwulan I 2026, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

15 Mei 2026 Oil&Gas
PHE percepat pengembangan lapangan migas untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah tantangan global dan penurunan produksi.

Pertamina Hulu Energi Percepat Pengembangan Migas, Strategi Kunci Perkuat Ketahanan Energi Nasional

7 April 2026 Oil&Gas
Proyek Manpatu PHM capai tahap load out jacket, dorong produksi migas nasional dan target onstream 2027.

Proyek Manpatu PHM Masuk Tahap Kritis, Load Out Jacket Sukses Dilaksanakan

31 Maret 2026 Oil&Gas
Pertamina Drilling tampil di forum global Osaka, dorong transformasi pengeboran berbasis energi bersih dan praktik berkelanjutan.

Pertamina Drilling Tembus Forum Global di Osaka, Dorong Transformasi Pengeboran Menuju Energi Bersih

28 Maret 2026 Oil&Gas
Leave A Reply Cancel Reply

SKK Migas Jabanusa dan KKKS mengusulkan optimalisasi instrumen fiskal bagi daerah pesisir guna mendukung pembangunan dan keberlanjutan sektor hulu migas.

SKK Migas Jabanusa dan KKKS Dorong Optimalisasi Fiskal Daerah Pesisir, Serahkan Rekomendasi Strategis ke Pemerintah Pusat

30 Juni 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.