Jakarta (beritajatim.id) – Film aksi dan thriller Everly (2014), disutradarai oleh Joe Lynch, menawarkan pengalaman sinematik yang intens dan penuh ketegangan. Film ini menampilkan Salma Hayek dalam peran utama sebagai Everly, seorang wanita yang melawan bos Yakuza Jepang yang kejam, Taiko, diperankan oleh Hiroyuki Watanabe.
Everly mengisahkan tentang Everly, seorang mantan pembunuh bayaran yang telah lama ditawan oleh Taiko, seorang bos mafia Yakuza yang kejam. Setelah berhasil melarikan diri, Everly harus menghadapi serangkaian pembunuh bayaran yang dikirim oleh Taiko untuk membunuhnya dan melindungi putrinya yang berusia 10 tahun, Maz, yang diperankan oleh Ambyr Childers.
Everly, yang juga bekerja sama dengan detektif Roberts (Patrick Fabian), berusaha untuk menghancurkan organisasi Taiko dari dalam. Ketika pengkhianatannya terungkap, Taiko mengirimkan sekelompok pembunuh bayaran untuk menuntut balas. Meski mengalami luka parah dalam serangan awal, Everly berhasil membunuh beberapa penyerangnya dengan memanfaatkan apartemennya yang dipenuhi jebakan dan senapan tersembunyi.
Film ini memperkenalkan berbagai karakter antagonis seperti Dead Man (Akie Kotabe), The Sadist (Togo Igawa), dan Zelda (Caroline Chikezie), serta Dena (Jennifer Blanc), seorang wanita yang bekerja untuk Taiko. Everly juga harus mengatasi kesulitan dalam berkomunikasi dengan detektif Roberts sambil terus berusaha melindungi putrinya dari bahaya.
Everly menerima ulasan yang campur aduk dari para kritikus. Beberapa memuji penampilan Salma Hayek dan adegan aksi yang brutal, sementara yang lain mengkritik ceritanya yang dianggap sederhana dan kekerasan yang berlebihan. Meskipun demikian, film ini diakui karena penggambarannya yang realistis tentang kekerasan dan kekuatan wanita.
Di akhir film, Everly berhasil mengalahkan Taiko dan para pembunuh bayarannya, kemudian melarikan diri bersama putrinya. Everly menyajikan pertarungan penuh aksi yang menguji kekuatan dan keberanian seorang ibu dalam situasi ekstrem. (mnd/hdl)


as a preferred source on Google




