Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»Survei Global: Kepercayaan Sekutu AS Bergeser, China Dinilai Kian Andal

Survei Global: Kepercayaan Sekutu AS Bergeser, China Dinilai Kian Andal

Isnan SaidIsnan Said Internasional 20 Maret 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Donald Trump
Donald Trump

Jakarta (beritajatim.id) – Persepsi publik di sejumlah negara sekutu utama Amerika Serikat (AS) mulai mengalami pergeseran signifikan. Hasil survei terbaru menunjukkan meningkatnya pandangan bahwa China merupakan mitra yang lebih dapat diandalkan di tengah dinamika geopolitik global yang terus berubah.

Survei yang dilakukan oleh Politico bersama lembaga riset asal Inggris Public First ini melibatkan responden dari Kanada, Inggris, Prancis, dan Jerman. Hasilnya mengindikasikan adanya kecenderungan publik di negara-negara tersebut untuk membuka hubungan yang lebih erat dengan China.

Seiring dengan itu, persepsi terhadap peran global Amerika Serikat juga mengalami penurunan. Sebagian responden menilai dominasi AS sebagai kekuatan super dunia mulai melemah, meskipun pandangan tersebut tidak sepenuhnya sejalan dengan opini publik di dalam negeri AS sendiri.

China Dipandang Lebih Stabil di Tengah Ketidakpastian

Dalam hasil survei tersebut, semakin banyak responden yang menilai China sebagai mitra yang lebih stabil dibandingkan Amerika Serikat. Dukungan terhadap upaya mengurangi ketergantungan pada Washington juga meningkat, meski di sisi lain responden mengakui sulitnya mengurangi ketergantungan terhadap China.

Hal ini tidak lepas dari peran sentral China dalam rantai pasok global. Negara tersebut menjadi aktor kunci dalam berbagai sektor industri, mulai dari manufaktur hingga teknologi, sehingga sulit bagi banyak negara untuk sepenuhnya melepaskan ketergantungan.

Faktor Kebijakan Luar Negeri AS dan Ekspansi China

Analis menilai perubahan persepsi ini dipengaruhi oleh dinamika kebijakan luar negeri AS dalam beberapa tahun terakhir yang dinilai memicu ketegangan dengan sekutu tradisionalnya. Kondisi tersebut membuka ruang bagi China untuk memperluas pengaruh melalui kerja sama ekonomi dan perdagangan, khususnya dengan negara-negara Eropa.

Baca Juga:  Menlu Kuba Kecam Ketimpangan Global dan Blokade AS dalam Sidang Umum PBB

China diketahui активно meningkatkan hubungan bilateral melalui berbagai kesepakatan dagang dan pertukaran ekonomi. Langkah ini memperkuat posisinya sebagai mitra strategis di kawasan tersebut.

Generasi Muda Lebih Terbuka terhadap China

Survei juga mengungkap perbedaan pandangan antar generasi. Responden yang lebih muda cenderung menunjukkan dukungan lebih besar terhadap peningkatan hubungan dengan China.

Pengamat melihat fenomena ini dipengaruhi oleh perkembangan platform digital serta meningkatnya interaksi antar masyarakat lintas negara. Hal tersebut membentuk perspektif yang lebih beragam terhadap China di kalangan generasi muda.

China Unggul di Sektor Teknologi Strategis

Selain aspek geopolitik, persepsi positif terhadap China juga didorong oleh kemajuan negara tersebut di sektor teknologi. Banyak responden menilai China memiliki posisi kuat dalam bidang kecerdasan buatan, energi terbarukan, dan kendaraan listrik.

Dominasi di sektor-sektor strategis ini semakin memperkuat pengaruh global China, sekaligus menjadi faktor penting dalam membentuk opini publik internasional.

Pergeseran Persepsi Global

Temuan survei ini mencerminkan adanya perubahan lanskap geopolitik global. Ketika hubungan antara AS dan sekutunya mengalami dinamika baru, China muncul sebagai alternatif mitra yang dinilai semakin relevan.

Meski demikian, para analis menilai bahwa pergeseran ini tidak serta-merta menggantikan posisi Amerika Serikat, melainkan menciptakan keseimbangan baru dalam hubungan internasional yang lebih kompleks dan multipolar. (ian)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
china Survei
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026 Internasional
Korban tewas gempa Venezuela mencapai 4.118 jiwa. Ribuan bangunan rusak berat akibat fenomena pancake collapse, pencarian korban masih berlangsung.

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.118 Jiwa, Ribuan Bangunan Rusak Berat akibat Pancake Collapse

12 Juli 2026 Internasional
Esmaeil Baghaei

Iran Bantah Minta Negosiasi Baru dengan AS, Trump: Gencatan Senjata telah Berakhir

11 Juli 2026 Internasional
Selat Hormuz

Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Balasan Guncang Selat Hormuz dan Ancam Stabilitas Pasokan Energi Global

10 Juli 2026 Internasional
Presiden China Xi Jinping

Xi Jinping Tegaskan Kemandirian Teknologi Jadi Kunci Modernisasi China, Fokus pada Talenta dan Inovasi

9 Juli 2026 Internasional
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Sebut Kesepahaman AS-Iran Berakhir, Washington Cabut Izin Penjualan Minyak dan Perketat Tekanan

8 Juli 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.