Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Pendidikan»Teknologi Tepat Guna Tingkatkan Kualitas Produksi Keripik Singkong di Grati

Teknologi Tepat Guna Tingkatkan Kualitas Produksi Keripik Singkong di Grati

Agathon AgnarAgathon Agnar Pendidikan 17 September 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Pasuruan (beritajatim.id) – Sebuah terobosan baru hadir dari sebuah gagasan untuk membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di bidang makanan ringan. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjudul “Penerapan Teknologi Tepat Guna dan Aplikasi Akuntansi SI APIK pada Usaha Keripik Singkong Mekar Sari Grati”.

Sejumlah dosen dan mahasiswa ITB YADIKA Pasuruan bersama ketua pelaksana Abdimas yakni ibu Dina Fahma Sari S.E, S.Pd, M.M yang didukung oleh Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Diktisaintek) memberikan bantuan solusi bagi permasalahan yang kerap dihadapi pengusaha kecil keripik singkong.

Usaha keripik singkong “Mekar Sari” yang dikelola Bapak Munib di Grati menghadapi tantangan umum yang dialami banyak UMKM. Mulai dari manajemen pemasaran yang belum optimal, kualitas dan kuantitas produk yang perlu ditingkatkan, hingga keterbatasan sumber daya manusia dan inovasi produk. Permasalahan paling mendesak terletak pada proses produksi.

Selama ini, proses produksinya masih menggunakan cara sederhana yakni pemotongan singkong dengan manual, juga permasalahan lain yang ditemukan adalah kripik yang mudah tengik walau tanggal kadaluarsa masih lama, yang dispekulasikan terjadi karena proses penirisan minyak yang kurang optimal.

Tak kalah pentingnya, aspek pencatatan dan pengelolaan keuangan juga menjadi kendala serius. Berdasarkan observasi tim pengabdian, pemilik usaha belum memiliki sistem pencatatan keuangan yang terstruktur. Padahal, manajemen keuangan yang baik merupakan kunci keberlangsungan dan pengembangan usaha.

Tim pengabdian masyarakat menghadirkan solusi inovatif berupa teknologi spinner atau mesin peniris minyak. Alat yang bekerja seperti mesin centrifuge ini mampu memutar keranjang berisi keripik goreng pada kecepatan tinggi. Prinsip kerjanya sederhana namun efektif: minyak dan air berlebih akan terlempar keluar melalui celah-celah keranjang dan terkumpul di wadah penampung.

Baca Juga:  4.000 Pohon Ditanam di Kawasan Rawan Tanah Gerak Sempu Pasuruan, Upaya Pulihkan 26 Hektare Lahan Kritis

Hasilnya sangat menggembirakan, keripik yang diproses dengan teknologi spinner menjadi lebih kering, renyah, dan memiliki daya tahan yang lebih lama. Selain meningkatkan kualitas, teknologi ini juga mempercepat proses produksi sehingga kuantitas output bisa ditingkatkan secara signifikan.

Hal lain yang patut disorot adalah, selain mesin spinner yang memiiki fungsi untuk penirisan, tim pengabdian juga memberikan sebuah mesin pemotong. Diharapkan dengan pemberian mesin tersebut, tenaga manusia yang digunakan lebih sedikit sehingga lebih efisien dalam memproduksi jumlah banyak.

Tidak berhenti pada aspek produksi, tim pengabdian juga memperkenalkan Aplikasi SI APIK untuk membantu pengelolaan keuangan usaha. Aplikasi berbasis digital ini dirancang khusus untuk memudahkan UMKM dalam melakukan pencatatan keuangan yang rapi dan terstruktur. Bagus Hari Sugiharto, S.E., M.Ak., salah satu pemateri, menjelaskan pentingnya pengelolaan keuangan bagi keberlangsungan bisnis.

“Banyak UMKM yang gulung tikar bukan karena tidak ada pembeli, tetapi karena tidak tahu persis berapa keuntungan dan kerugian usahanya,” jelasnya.

Melalui penyuluhan, pemilik usaha diajari cara menggunakan aplikasi ini untuk mencatat pemasukan, pengeluaran, hingga analisis laba rugi. Dengan sistem pencatatan yang baik, pengusaha bisa membuat keputusan bisnis yang lebih tepat dan terukur.

Materi selanjutnya yang tak kalah menarik adalah strategi pemasaran melalui internet marketing menggunakan Artificial Intelligence (AI) dan media sosial. Bapak Afif S.Kom selaku pemateri memaparkan pentingnya melek digital, dalam hal ini penggunaan Artificial Intellegence (AI).

Baca Juga:  Tim BPBD Jatim Berhasil Padamkan Karhutla di Penanjakan Gunung Bromo

Era digital menuntut UMKM untuk tidak hanya mengandalkan pemasaran konvensional. Dengan memanfaatkan AI dan media sosial, jangkauan pasar bisa diperluas hingga ke tingkat nasional bahkan internasional. Strategi ini terbukti efektif untuk meningkatkan brand awareness dan penjualan produk.

Puncak kegiatan ditutup dengan sesi testimoni dan uji coba langsung teknologi spinner oleh Bapak Munib. Dengan mata berbinar, pemilik usaha keripik singkong ini mencoba sendiri alat pemotong singkong serta peniris minyak yang baru diterimanya. Serta beliau menyampaikan beribu terima kasih atas kehadiran para tim pengabdian yang memiliki intensi baik dalam membantu usaha keripik singkong milik beliau.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bukan sekadar memberikan bantuan alat dan pelatihan. Lebih dari itu, program ini menjadi contoh nyata bagaimana perguruan tinggi dapat berkontribusi langsung untuk kemajuan ekonomi kerakyatan.

Dengan teknologi tepat guna dan sistem pengelolaan yang baik, UMKM seperti “Mekar Sari” diharapkan dapat berkembang menjadi usaha yang lebih besar dan menyerap lebih banyak tenaga kerja. Ini sejalan dengan visi SDGs untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Program serupa diharapkan dapat diadakan secara berkelanjutan untuk menjangkau lebih banyak UMKM di berbagai sektor. Kolaborasi antara dunia akademis dan pelaku usaha kecil terbukti mampu menghadirkan solusi yang aplikatif dan berdampak nyata.

Melalui inisiatif seperti ini, masa depan UMKM Indonesia tampak semakin cerah. Dengan dukungan teknologi dan manajemen yang baik, usaha kecil dapat berkembang menjadi tulang punggung perekonomian yang tangguh dan berdaya saing. (aga)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
ITB YADIKA Pasuruan keripik singkong Mekar Sari Pasuruan UMKM
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Kemendikdasmen dan BPOM meluncurkan gerakan budaya pangan aman di sekolah untuk membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini menuju Indonesia Emas 2045.

Dukung Generasi Emas 2045, Kemendikdasmen dan BPOM Luncurkan Gerakan Nasional Budaya Pangan Aman di Sekolah

30 Juni 2026 Pendidikan
Axellea Pramestika Hasanah

Pilih Kuliah Vokasi demi Siap Kerja, Instruktur Renang Ini Mantap Bidik D3 Bahasa Inggris UNAIR

28 Juni 2026 Pendidikan
Kemendikdasmen memastikan MPLS 2026 bebas kekerasan dan perundungan melalui Gerakan RANA demi mewujudkan sekolah yang aman dan ramah anak.

Kemendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Bebas Perundungan, Perkuat Gerakan RANA Wujudkan Sekolah Aman untuk Anak

27 Juni 2026 Pendidikan
Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) UNAIR, Dr. Achmad Solihin

Pendaftar Ujian Mandiri UNAIR Tembus 6.335 Peserta, Kedokteran Masih Jadi Prodi Favorit Tahun 2026

26 Juni 2026 Pendidikan
Aleyya Intan Adonia Cinara

Kejar Mimpi Masuk FK UNAIR, Siswi Asal Surakarta Rela Tinggalkan Kursi Kuliah Kedokteran yang Sudah Diraih

26 Juni 2026 Pendidikan
SPMB SD Surabaya 2026 telah selesai. Seleksi SMP kini memasuki jalur afirmasi dan mutasi sebelum berlanjut ke jalur prestasi dan domisili.

SPMB SD Surabaya 2026 Rampung, Seleksi SMP Masuki Jalur Afirmasi dan Mutasi, Simak Jadwal Lengkapnya

26 Juni 2026 Pendidikan
Leave A Reply Cancel Reply

Kemendikdasmen dan BPOM meluncurkan gerakan budaya pangan aman di sekolah untuk membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini menuju Indonesia Emas 2045.

Dukung Generasi Emas 2045, Kemendikdasmen dan BPOM Luncurkan Gerakan Nasional Budaya Pangan Aman di Sekolah

30 Juni 2026
Berita Terbaru
Febri Hendri Antoni Arief

PMI Manufaktur Indonesia Turun ke 46,9, Kemenperin Perkuat Strategi Jaga Daya Saing Industri Nasional

2 Juli 2026
Selat Hormuz

AS dan Iran Gelar Pembicaraan Tidak Langsung di Doha, Fokus pada Selat Hormuz dan Gencatan Senjata Permanen

2 Juli 2026
Dokter Michael Leksodimulyo

Kisah dr. Michael Leksodimulyo, Dari Mengabdi di Gang Sempit Kini Perjuangkan Kesehatan dari DPRD Surabaya

2 Juli 2026

9 Manfaat Mewarnai bagi Anak yang Jarang Disadari, Tak Sekadar Asah Kreativitas tetapi Dukung Tumbuh Kembang

2 Juli 2026
Polresta Sidoarjo bersama Forkopimda menyalurkan 3 ton beras kepada warga dan pengemudi ojol dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Polresta Sidoarjo dan Forkopimda Bagikan 3 Ton Beras untuk Warga pada Hari Bhayangkara ke-80

2 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.