Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Pendidikan»Wamen Dikti Saintek Tekankan Revitalisasi Pendidikan Tinggi untuk Menjawab Tantangan Sosial

Wamen Dikti Saintek Tekankan Revitalisasi Pendidikan Tinggi untuk Menjawab Tantangan Sosial

Ade MSGAde MSG Pendidikan 7 Februari 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Prof Dr Fauzan MPd.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Prof Dr Fauzan MPd.

Surabaya (beritajatim.id) – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Dikti Saintek) Prof. Dr. Fauzan, M.Pd. menegaskan pentingnya revitalisasi pendidikan tinggi sebagai fondasi utama dalam menjawab berbagai persoalan sosial dan pembangunan bangsa. Hal tersebut disampaikannya dalam sebuah forum akademik di Surabaya, Jawa Timur.

Menurut Fauzan, hanya melalui pendidikan bermutu Indonesia dapat membangun kemandirian nasional dan memperkuat daya saing global. Pendidikan tinggi dipandang memiliki peran strategis dalam merumuskan arah pembangunan, sekaligus menjadi pusat lahirnya solusi atas persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Ia menilai revitalisasi pendidikan tinggi menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan mutu, relevansi, serta akseptabilitas perguruan tinggi. Dalam konteks tersebut, penguatan kelembagaan dan tata kelola tridarma—pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat—perlu dijadikan pedoman utama dalam pengelolaan perguruan tinggi di tengah tantangan nasional dan global yang semakin kompleks.

Fauzan juga menekankan bahwa revitalisasi tidak dapat dilakukan tanpa fondasi data yang kuat. Data empiris diperlukan sebagai dasar perumusan kebijakan dan arah pengembangan pendidikan tinggi agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Pendidikan Tinggi sebagai Penyangga Peradaban

Mengacu pada amanat Pasal 31 Ayat 5 Undang-Undang Dasar 1945, Fauzan mengingatkan bahwa pemerintah memiliki kewajiban memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tetap menjunjung nilai agama dan persatuan bangsa. Dalam kerangka tersebut, pendidikan tinggi dinilai sebagai penyangga utama peradaban dan pusat pembentukan sumber daya manusia berkarakter luhur.

Baca Juga:  Beri Dampak Positif Ibu dan Anak, Dosen Psikologi UNAIR Sambut Baik Pengesahan RUU KIA

Ia menegaskan, kualitas perguruan tinggi akan sangat menentukan kualitas peradaban bangsa. Ketika pendidikan tinggi dikelola secara baik dan unggul, maka kemajuan bangsa akan mengikuti secara alami.

Tantangan Mutu, Relevansi, dan Akses

Dalam paparannya, Fauzan membeberkan sejumlah data pendidikan tinggi nasional. Saat ini Indonesia memiliki 4.416 perguruan tinggi dengan lebih dari 303 ribu dosen dan hampir 10 juta mahasiswa. Namun, sebaran mahasiswa masih didominasi program studi sosial humaniora serta sains dan teknologi, sementara penguatan program berbasis STEM terus didorong pemerintah.

Ia mengungkapkan bahwa pendidikan tinggi Indonesia masih menghadapi tiga tantangan utama, yakni mutu, relevansi, dan akses. Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi nasional masih berada di kisaran 32 persen. Di Jawa Timur, APK tercatat 31,8 persen, sedikit di bawah rata-rata nasional, yang menunjukkan masih besarnya pekerjaan rumah dalam memperluas akses pendidikan tinggi.

Upaya peningkatan APK selama ini banyak bertumpu pada skema beasiswa, seperti Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), beasiswa pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan filantropi. Namun, Fauzan menilai skema tersebut perlu lebih diarahkan untuk menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini belum memiliki akses maupun minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Perguruan Tinggi Harus Lebih Adaptif

Selain persoalan akses, Fauzan menekankan pentingnya adaptasi perguruan tinggi terhadap kebutuhan Generasi Z. Generasi ini dinilai mengharapkan pendidikan yang menawarkan keahlian spesifik dan aplikatif, keterhubungan dengan dunia industri, kepastian kerja pasca-kelulusan, serta sistem pendidikan yang fleksibel dan berkelanjutan.

Baca Juga:  MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

Revitalisasi pendidikan tinggi, lanjutnya, harus diarahkan pada penguatan pengelolaan tridarma agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Perguruan tinggi dituntut untuk terus melahirkan inovasi dan kebaruan, menciptakan nilai kesejahteraan, serta membangun budaya kerja yang sehat dan berkesinambungan.

Keempat aspek tersebut—mutu, relevansi, akses, dan adaptivitas—dipandang menjadi kunci agar pendidikan tinggi Indonesia mampu bertahan, berkembang, dan tetap relevan dalam menghadapi tantangan masa depan. (rio)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026 Pendidikan
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026 Pendidikan

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026 Pendidikan
Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

Dispendik Surabaya Pastikan MPLS SD-SMP Ramah Anak, Bebas Perpeloncoan dan Dipantau Sistem Kementerian

13 Juli 2026 Pendidikan
MPLS Surabaya 2026 dimulai 13 Juli dengan materi literasi digital, antinarkoba, pendidikan karakter, dan cek kesehatan gratis bagi siswa baru.

MPLS Surabaya 2026 Dimulai 13 Juli, Siswa Baru Dibekali Literasi Digital, Antinarkoba, dan Cek Kesehatan Gratis

11 Juli 2026 Pendidikan
Kemendikdasmen mengukuhkan 76 Duta Bintang Sobat SMP 2026 untuk memperkuat budaya sekolah aman, inklusif, dan ramah anak di seluruh Indonesia.

Kemendikdasmen Kukuhkan 76 Duta Bintang Sobat SMP 2026, Perkuat Budaya Sekolah Aman hingga Ruang Digital

11 Juli 2026 Pendidikan
Leave A Reply Cancel Reply

Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Menikah Sederhana di KUA Jadi Tren, Pesta Mewah Ternyata Bukan Penentu Rumah Tangga Bahagia

20 Juli 2026
Kasat Reskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin

Polres Batu Ungkap Pembobolan Gudang Indomarco, Pelaku Gunakan Jasa Ekspedisi untuk Kirim Barang Curian

19 Juli 2026
Polres Kediri Kota menggelar Wayang Cangkrukan sebagai media edukasi kamtibmas berbasis seni budaya untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian warga.

Wayang Cangkrukan Polres Kediri Kota Jadi Media Edukasi Kamtibmas, Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Warga

19 Juli 2026
Pemkot Surabaya memperketat pengawasan parkir tempat usaha agar seluruh lokasi berizin, tarif transparan, dan memberikan perlindungan bagi masyarakat.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Bapenda Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19 Juli 2026
Film Rejoto Nyambung Tresno menjadi media promosi wisata Kota Mojokerto sekaligus bukti keberhasilan pembinaan ekonomi kreatif oleh Pemkot.

Film Rejoto Nyambung Tresno Jadi Media Promosi Wisata Kota Mojokerto dan Bukti Sukses Ekonomi Kreatif

19 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.